Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Pilot Dapat Ancaman Bom, Pesawat Saudi Arlines Rute Jeddah-Soetta Mendarat Darurat di Kualanamu

Achmad Fauzi

Selasa, 17 Juni 2025 | 14:32 WIB
Pilot Dapat Ancaman Bom, Pesawat Saudi Arlines Rute Jeddah-Soetta Mendarat Darurat di Kualanamu
Ilustrasi Pesawat Saudi Airlines

Suara.com - Pesawat penumpang Saudi Airlines SV-5726 dikabarkan mendapatkan ancaman bom. Pesawat dengan rute Jeddah-Soekarno-Hatta itu mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Dalam hal ini, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menjalankan prosedur kontingensi dalam penanganan ancaman keamanan dan keselamatan terhadap pesawat Saudia SV-5726.

Setelah Pilot mendapatka ancaman keamanan dan keselamatan bom, maka diputuskan untuk mengalihkan pendaratan ke bandara terdekat.

PGS. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Anak Agung Ngurah Pranajaya mengatakan, seluruh bandara InJourney Airports siap menangani keadaan darurat keamanan atau emergency.

"Bandara terdekat saat Saudia SV-5726 melintas adalah Bandara Kualanamu. Pesawat tersebut kemudian melakukan pendaratan di Bandara Kualanamu sekitar pukul 10.44 WIB untuk menjalankan prosedur keamanan dan keselamatan," kata dia.

Di saat bersamaan, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) terdiri dari unsur Komite Keamanan Bandar Udara (Airport Security Committee) untuk memastikan prosedur Airport Contingency Plan berjalan baik dan sesuai ketentuan.

“Fokus utama setiap saat adalah memastikan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang dan juga pengguna jasa bandara,” kata Anak Agung Ngurah Pranajaya.

Untuk diketahui, Penyelenggaraan penerbangan haji tahun 2025 untuk jemaah asal Indonesia berjalan lancar dalam dua gelombang besar yang mencakup fase keberangkatan ke Tanah Suci dan fase pemulangan kembali ke tanah air. Proses ini melibatkan ribuan jemaah yang diterbangkan secara terstruktur melalui bandara-bandara embarkasi di berbagai wilayah Indonesia.

Gelombang pertama keberangkatan jemaah haji Indonesia dimulai pada 2 Mei 2025 bertepatan dengan 4 Zulkaidah 1446 Hijriah. Kelompok terbang pertama diberangkatkan dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG-01) menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada pukul 00.45 WIB dengan tujuan Madinah. Maskapai lain seperti Lion Air juga turut ambil bagian dalam melayani keberangkatan jemaah, termasuk untuk 15 kloter dari Embarkasi Padang yang mulai diberangkatkan pada 3 Mei hingga 30 Mei 2025 menggunakan pesawat Airbus 330.

Keberangkatan gelombang pertama berlangsung dari 1 hingga 16 Mei 2025, dengan jemaah terlebih dahulu masuk ke asrama haji sebelum diberangkatkan ke Madinah. Sementara itu, gelombang kedua berlangsung dari 17 hingga 31 Mei 2025, di mana jemaah langsung diterbangkan menuju Makkah. Hingga penutupan proses keberangkatan pada 31 Mei, tercatat sebanyak 125.279 jemaah dari 323 kelompok terbang telah tiba di Arab Saudi.

Dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan keberangkatan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai turut menyiagakan layanan di 14 bandara embarkasi. Melalui sosialisasi intensif serta penerapan regulasi terbaru seperti PMK No. 4/2025 dan PMK No. 34/2025, Bea Cukai memberikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) untuk barang kiriman jemaah haji, masing-masing maksimal dua kali kiriman dengan nilai hingga USD 1.500 per kiriman. Selain itu, untuk barang bawaan pribadi, jemaah haji reguler diberikan pembebasan bea masuk penuh, sedangkan jemaah haji khusus diberikan pembebasan hingga nilai USD 2.500. Di bandara, Bea Cukai menyediakan layanan khusus, sistem pemeriksaan x-ray, dan penilaian risiko untuk memastikan keamanan dan kenyamanan proses keberangkatan dan pemulangan.

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia dimulai pada 11 Juni 2025. Pada hari pertama pemulangan ini, sebanyak 2.764 jemaah dan petugas dari tujuh kloter diberangkatkan dari Arab Saudi kembali ke Indonesia melalui bandara di Madinah dan Jeddah. Gelombang pertama kepulangan dijadwalkan berlangsung dari 11 hingga 25 Juni 2025 dan mencakup 266 kloter, dengan 258 kloter diberangkatkan dari Jeddah dan delapan dari Madinah. Selanjutnya, gelombang kedua pemulangan dijadwalkan berlangsung dari 26 Juni hingga 10 Juli 2025. Kloter terakhir dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 11 Juli 2025.

Rangkaian proses penerbangan haji tahun ini dikelola dengan sistem dan jadwal yang ketat untuk menjamin kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan jemaah. Pemerintah melalui Kementerian Agama, maskapai penerbangan, serta institusi terkait seperti OJK dan Bea Cukai bekerja sama dalam memastikan setiap aspek administratif dan logistik berjalan sesuai standar, sehingga ibadah haji tahun 2025 dapat terlaksana dengan tertib dan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Pemilik Air India yang Kecelakaan, Punya Harta Kekayaan Capai Rp 6.520 Triliun

Sosok Pemilik Air India yang Kecelakaan, Punya Harta Kekayaan Capai Rp 6.520 Triliun

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 07:43 WIB

Pemerintah Berikan Insentif PPN 6 Persen untuk Tiket Pesawat

Pemerintah Berikan Insentif PPN 6 Persen untuk Tiket Pesawat

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 13:56 WIB

Pilot dan Pramugari Garuda Indonesia Dibebastugaskan Usai Penumpang Kehilangan HP di Pesawat

Pilot dan Pramugari Garuda Indonesia Dibebastugaskan Usai Penumpang Kehilangan HP di Pesawat

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 10:02 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB