Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

BUMN RI dan Malaysia Sepakat Jual Beli Gas dari Blok Ketapang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 19 Juni 2025 | 12:21 WIB
BUMN RI dan Malaysia Sepakat Jual Beli Gas dari Blok Ketapang
Ilustrasi gas alam - energi terbarukan. (Photo by Pixabay/Pexels)

Suara.com - Petrokimia Gresik anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan PC Ketapang II Ltd, anak perusahaan Petronas perusahaan BUMN asal Malaysia untuk rencana jual-beli gas dari Blok Ketapang.

Kesepakatan penting ini ditandatangani oleh Petrokimia Gresik bersama Direktur Utama PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof, dan disaksikan langsung oleh Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Penandatanganan HoA ini menjadi sinyal kuat bahwa Petrokimia Gresik tak hanya mengamankan pasokan energi, tetapi juga membuka jalan bagi ekspansi ambisius perusahaan.

SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo menjelaskan bahwa melalui kesepakatan dengan PC Ketapang II Ltd ini, Petrokimia Gresik berharap mendapatkan tambahan suplai gas hingga 25 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) saat Blok Ketapang mulai berproduksi (onstream).

Tambahan pasokan gas ini vital, tak hanya untuk memenuhi kebutuhan eksisting produksi pupuk, tetapi juga untuk mendukung rencana pengembangan perusahaan di masa depan.

Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui penyediaan pupuk bersubsidi. Untuk menjalankan komitmen tersebut secara berkelanjutan, Petrokimia Gresik membutuhkan tambahan gas guna mengamankan kebutuhan eksisting dan proyek pengembangan.

"Dengan tambahan gas ini, Petrokimia Gresik bisa merealisasikan rencana pengembangan perusahaan untuk kemajuan Petrokimia Gresik di masa yang akan datang," ujar Adit, Kamis (19/6/2025).

Salah satu rencana pengembangan yang akan segera direalisasikan adalah pembangunan Pabrik Soda Ash. Proyek ini bahkan telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan masuk dalam daftar indikasi Proyek Strategis Nasional (PSN) program hilirisasi garam. Dengan adanya tambahan gas dari Blok Ketapang, yang terletak di perairan utara Madura, Petrokimia Gresik semakin leluasa dalam merealisasikan target-target pengembangan ini.

"Produksi pupuk bersubsidi untuk swasembada pangan nasional juga semakin terjamin," tambah Adit, menunjukkan dampak positif yang luas dari ketersediaan gas ini, mulai dari industri hulu hingga ketahanan pangan di tingkat petani.

Tidak hanya dengan PC Ketapang II Ltd, Adityo Wibowo juga mengungkapkan bahwa Petrokimia Gresik telah mengambil langkah proaktif lainnya untuk mengamankan pasokan gas. Sebelumnya, perusahaan ini juga telah menandatangani HoA dengan KrisEnergy (Satria) Ltd untuk mendapatkan pasokan gas dari Lapangan Lengo Blok Bulu, Tuban Jawa Timur. Dalam HoA ini, Petrokimia Gresik berpotensi mendapatkan tambahan suplai gas sebesar 60 MMSCFD.

Total potensi penambahan suplai gas ini mencapai 85 MMSCFD, sebuah angka yang signifikan untuk mendukung ambisi Petrokimia Gresik.

"Dengan penambahan suplai gas ini, kami optimis Petrokimia Gresik semakin siap menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi serta memenuhi kebutuhan pupuk nasional melalui pasar komersial dengan baik," pungkas Adit.

Informasi saja, pada tahun lalu PC Ketapang II Ltd telah mendapatkan perpanjangan Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC) selama 20 tahun untuk Wilayah Kerja (WK) atau Blok Ketapang yang terletak di Laut Jawa.

Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Executive Officer Hulu Petronas, Datuk Adif Zulkifli, mengatakan perpanjangan PSC ini memungkinkan Petronas untuk terus memanfaatkan portofolio di Indonesia melalui proyek-proyek strategis utama yang telah direncanakan untuk Blok Ketapang.

Adif memastikan Petronas akan terus membina kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Indonesia dan mitra untuk berkontribusi terhadap pencapaian target produksi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Gelar Audisi Massal Pemain Argentina, 37 Orang Siap Dinaturalisasi

Malaysia Gelar Audisi Massal Pemain Argentina, 37 Orang Siap Dinaturalisasi

Bola | Kamis, 19 Juni 2025 | 09:14 WIB

Ramai-ramai BUMN Garap Proyek 3 Juta Rumah Prabowo

Ramai-ramai BUMN Garap Proyek 3 Juta Rumah Prabowo

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 19:42 WIB

Pupuk Indonesia Rombak Susunan Pengurus, Timses Prabowo Hingga Yovie Widianto Jadi Komisaris

Pupuk Indonesia Rombak Susunan Pengurus, Timses Prabowo Hingga Yovie Widianto Jadi Komisaris

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:44 WIB

Terkini

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB