Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Indo Defence 2025 Buka Peluang Ekspor Teknologi Pertahanan RI

Iwan Supriyatna

Jum'at, 20 Juni 2025 | 07:39 WIB
Indo Defence 2025 Buka Peluang Ekspor Teknologi Pertahanan RI
Indo Defence 2025 mampu menarik 42 negara peserta dari empat benua.

Suara.com - Sebagai ajang terbesar di Asia Tenggara untuk pameran industri militer, Indo Defence 2025 mampu menarik 42 negara peserta dari empat benua, dengan tema “Defence Partnerships for Global Peace & Stability”, MultiIntegra Technology Group tidak tanggung tanggung menghadirkan perangkat militer dan teknologi dari hampir 50 pabrikan yang menjadi mitra dan/atau prinsipalnya dengan membuka booth dengan luas 240 M2 pada ajang ini.

Sesuai dengan temanya, kancah global ini bisa menjadi forum untuk mengedepankan kemitraan dalam pertahanan dan industri militer yang bertujuan untuk memperkuat perdamaian dan stabilitas global.

MultiIntegra Technology Group dengan pengalaman 20 tahun memghadirkan perangkat-perangkat elektronik dan siber yang mendukung tugas dan operasional di tingkat personil maupun komunikasi aman dan lancar antar tim dan sistem pengawasan untuk pencegahan dan pengamanan tentunya, untuk operasi militer, paramiliter dan sipil.

"MultiIntegra Technology Group memiiki sumber daya manusia dengan penguasaan dan kemampuan teknik untuk pengujian, instalasi dan pemeliharaan perangkat dan sistem yang dipakai oleh cabang militer, paramiliter dan kalangan sipil di Indonesia," kata Aloys Sutarto, CEO MultiIntegra Technology Group ditulis Jumat (20/6/2025).

Selain penguasaan teknologi yang tidak berhenti berinovasi, adaptasi dan integrasi dengan kondisi lapangan di seluruh penjuru Indonesia merupakan pembelajaran dan pengalaman dengan berbagai implementasi yang sudah berhasil diselesaikan seperti yang tergambar pada salah satu dinding dengan grafis besar peta Indonesia di booth MultiIntegra Technology Group.

Ketika teknologi anti-drone sedang berkembang, yang tidak kasat mata tetapi yang tidak kalah pentingnya untuk menjaga keamanan perimeter atau lokasi adalah perangkat intelijen kontra intelijen, yang berguna untuk sektor militer dan bisnis pengamanan.

Alat kontra intelijen ini meliputi jammer (penghalang sinyal transmisi), detektor kamera tersembunyi, sinyal selular dan frekuensi radio. Ini semua berkaitan dengan kebocoran informasi yang menimbulkan dampak merugikan secara finansial dan hilangnya keunggulan kompetitif.

Dengan satu perangkat yang sudah sangat portable saat ini hampir semua sinyal, suara dan frekuensi tersembunyi bisa terdeteksi.

Selain itu Multiintegra Technology Group juga memajang peralatan peralatan tempur yang sudah berbasis AI (Artificial Intelligence) untuk mendukung Autonomous Warfare.

baca juga

Salah satu anak Perusahaan MITG, Panorama Graha Teknologi yang bersertifikasi InHan (Industri Pertahanan) sudah terjun dalam pengembangan radar nasional GCI (Ground Control Intercept) untuk pembuatan beberapa modul seperti bekam controller, digital beam foaming, branching network dan sebagainya bersama Balitbang Kementerian Pertahanan.

Di bidang penerbangan, MITG menyediakan perangkat untuk pemeliharaan sistem avionik, atau disebut avionic testing system, yang meliputi peralatan navigasi dan komunikasi pesawat, yang diperlukan untuk kalibrasi dan perbaikan sistem avionik untuk mendukung kesiapan operasi pesawat.

Dalam pameran ini, MITG juga menunjukkan bahwa dengan satu perangkat perantara yang ringkas komunikasi taktis dapat berjalan dengan mulus apakah melalui access point, IP network, intercom, UHF, VHF, HF, antar gawai, yang diteruskan ke tank atau pun ke kapal perang.

Perangkat yang terhubung secara kontiniu dan real-time ini menjadi kunci untuk menjaga koordinasi yang baik dan semua elemen operator manusia mendapat feed yang terkini dan sama untuk mengambil putusan pada bidang tugasnya sehar-hari dan pada saat operasi lapangan yang intensif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Negara Adidaya Militer: Siapa Saja Penguasa Langit, Darat dan Laut Selain Iran dan Israel?

10 Negara Adidaya Militer: Siapa Saja Penguasa Langit, Darat dan Laut Selain Iran dan Israel?

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:28 WIB

Adu Kuat di Langit dan Darat, Siapa Paling Perkasa Jika Perang Total Iran vs Israel Terjadi?

Adu Kuat di Langit dan Darat, Siapa Paling Perkasa Jika Perang Total Iran vs Israel Terjadi?

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:30 WIB

Beda dari KDM, Rano Karno Lebih Pilih Gandeng Ulama untuk Bina Remaja Pelaku Tawuran

Beda dari KDM, Rano Karno Lebih Pilih Gandeng Ulama untuk Bina Remaja Pelaku Tawuran

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 22:03 WIB

Terkini

SBY Absen di Sidang Tahunan 2026, AHY Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah di Luar Negeri

SBY Absen di Sidang Tahunan 2026, AHY Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah di Luar Negeri

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Hadapi Demokrasi Mahal dan Krisis Iklim, DPD Usung Gagasan Green Democracy

Hadapi Demokrasi Mahal dan Krisis Iklim, DPD Usung Gagasan Green Democracy

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?

Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100

Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?

Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:40 WIB

KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang di Balik Kasus Korupsi DJKA, Pemeriksa BPK Ikut Diperiksa

KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang di Balik Kasus Korupsi DJKA, Pemeriksa BPK Ikut Diperiksa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?

Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?

Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×