Strategi Emiten MKTR Cari Pendapatan Baru di Bisnis Keberlanjutan

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 23 Juni 2025 | 08:19 WIB
Strategi Emiten MKTR Cari Pendapatan Baru di Bisnis Keberlanjutan
Ilustrasi. PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR), entitas yang merupakan bagian dari Maktour Group mencoba putar otak dengan menerapkan prinsip berkelanjutan.

Suara.com - PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR), entitas yang merupakan bagian dari Maktour Group mencoba putar otak dengan menerapkan prinsip berkelanjutan (sustainability) dalam operasional bisnis dengan mengelola limbah sawit menjadi sumber pendapatan baru.

Direktur Sustainability & Partnership MKTR M. A. Pahlevi Pangerang mengatakan berbagai inisiatif dalam program corporate social responsibility (CSR) perseroan adalah menitikberatkan pada keseimbangan tiga aspek yakni perusahaan, pemerintah, dan masyarakat yang dikenal sebagai Trimitra Harmoni.

“Hal ini kami jalankan mengacu pada amanah pemangku kepentingan utama perusahaan yang diwakili Komisaris agar MKTR mampu menciptakan manfaat lebih luas secara berkelanjutan,” kata Pahlevi di Jakarta, Senin (23/6/2025).

Lebih lanjut, Pahlevi menegaskan keyakinan manajemen MKTR bahwa implementasi Trimitra Harmoni dalam CSR perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek sosial semata, tetapi juga akan berdampak positif secara signifikan terhadap aspek bisnis dan ekonomi. 

Dengan pendekatan ini, MKTR berupaya menghasilkan keuntungan yang sehat sekaligus memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari karyawan, pemegang saham, hingga komunitas sekitar wilayah operasional.

Manfaat yang sama, menurut Pahlevi, juga akan memberikan dampak positif terhadap aspek lingkungan dan sosial, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan. "Maka program CSR MKTR menyentuh akar kehidupan masyarakat mulai dari pemberdayaan ekonomi lokal, akses pendidikan dan kesehatan, konservasi alam, dan pertanian regeneratif," jelasnya.

Menurutnya pendekatan holistik ini memastikan bahwa upaya keberlanjutan MKTR tidak hanya bersifat kosmetik, melainkan meresap ke dalam setiap sendi operasional dan interaksi dengan lingkungan serta masyarakat.

Salah satu pilar utama keberhasilan MKTR dalam menerapkan prinsip keberlanjutan adalah melalui inovasi. Perseroan telah melahirkan produk-produk ramah lingkungan yang tidak hanya menyelesaikan masalah limbah, tetapi juga membuka peluang pendapatan baru yang signifikan.

"Inovasi yang kami lakukan bukan sekadar mengatasi persoalan lingkungan akibat tumpukan tandan kosong (tankos) akan tetapi menciptakan sumber pendapatan baru," tambah Pahlevi, menyoroti bagaimana MKTR melihat limbah bukan sebagai masalah, melainkan sebagai potensi yang belum tergali.

baca juga

Produk unggulan yang menjadi pionir dalam inovasi ini adalah pupuk organik GreenGrow. Pupuk ini merupakan inovasi terkemuka di industri sebagai pupuk organik berbentuk granul yang diolah dari bahan baku produk samping (limbah) kelapa sawit, yaitu tandan kosong (tankos). 

Pemanfaatan tankos ini tidak hanya mengurangi timbunan limbah yang mencemari lingkungan, tetapi juga menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yang sangat dibutuhkan oleh sektor pertanian. GreenGrow menjadi solusi inovatif yang mendorong pertanian berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan mengembalikan kesuburan tanah secara alami.

Selain GreenGrow, MKTR juga telah merambah ke produksi EFB Pellet. Dengan kapasitas produksi 2 ton per hari sejak November 2024, produk EFB Pellet yang dihasilkan MKTR telah memenuhi standar Biomass yang ketat, sesuai dengan kebutuhan industri energi. 

Produk ini memiliki kadar kalori yang tinggi, rendah potasium, rendah klorin, serta kadar moisture yang sesuai, menjadikannya bahan bakar yang aman dan efisien untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Pemanfaatan EFB Pellet ini adalah langkah strategis MKTR untuk berkontribusi pada diversifikasi energi dan mendukung penggunaan energi terbarukan, sekaligus memberikan solusi bagi pengelolaan limbah kelapa sawit yang efektif dan bernilai ekonomis.

Segala upaya itu telah membuat MKTR meraih apresiasi TOP CSR Award 2025 yang diterima baru-baru ini. Nadhif Kasyvilla, Komisaris MKTR, saat menerima penghargaan menyatakan, "Penghargaan ini bukan hanya menjadi pencapaian simbolik tetapi juga merupakan wujud apresiasi sekaligus pengakuan dari pihak eksternal atas sejumlah inovasi yang telah dilakukan perusahaan dalam menerapkan prinsip sustainability secara konkret," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bidik Target Penjualan Rp5,3 Triliun, PANI Gencar Jualan Properti Mewah

Bidik Target Penjualan Rp5,3 Triliun, PANI Gencar Jualan Properti Mewah

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 23:29 WIB

PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Catatkan Lonjakan Laba Bersih 129 Persen di Tahun 2024

PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Catatkan Lonjakan Laba Bersih 129 Persen di Tahun 2024

Foto | Jum'at, 20 Juni 2025 | 20:17 WIB

Tren Pernikahan Masa Depan: Generasi Muda Pilih Undangan Digital Demi Bumi yang Lebih Baik

Tren Pernikahan Masa Depan: Generasi Muda Pilih Undangan Digital Demi Bumi yang Lebih Baik

Lifestyle | Jum'at, 20 Juni 2025 | 14:13 WIB

Terkini

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

×