Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pertamina Patra Niaga Jual 105 Juta Kilo Liter BBM di Sepanjang 2024

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 10:51 WIB
Pertamina Patra Niaga Jual 105 Juta Kilo Liter BBM di Sepanjang 2024
Pertamina Patra Niaga mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024 dengan volume penjualan di semua segmen yang mencapai 105 juta kilo liter.

Suara.com - Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan pada Senin (23/6) di Jakarta, PT Pertamina Patra Niaga mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024 dengan volume penjualan di semua segmen (retail, korporat dan anak perusahaan) yang mencapai 105 juta kilo liter. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini menunjukkan peran strategis perusahaan sebagai garda terdepan dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan energi bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok negeri.

Peningkatan volume penjualan ini ditopang oleh penguatan jaringan distribusi dan optimalisasi infrastruktur energi nasional.

Hingga akhir 2024, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan lebih dari 15.000 titik ritel BBM dan 260.000 pangkalan LPG di seluruh Indonesia.

Selain itu, program BBM Satu Harga telah terealisasi di 573 lokasi wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), menjadikan akses energi makin merata dan setara bagi masyarakat.

“Peningkatan penyaluran BBM ini tidak hanya menjadi indikator pertumbuhan permintaan, tetapi juga mencerminkan efektivitas distribusi dan keandalan infrastruktur yang kami kelola. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga ketahanan energi nasional dengan prinsip pemerataan dan keterjangkauan,” ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, Selasa (24/6/2025).

Sejalan dengan komitmen transisi energi, Pertamina Patra Niaga juga terus mengembangkan inisiatif energi bersih.

Pada 2024, perusahaan memperluas outlet Pertamax Green 95, membangun infrastruktur EV Charging Station dan Battery Swapping Station, serta meluncurkan produk ramah lingkungan seperti Sustainable Aviation Fuel (SAF) untuk sektor penerbangan dan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) untuk kebutuhan industri.

Seluruh upaya ini didukung oleh tata kelola berkelanjutan yang ditunjukkan dengan perolehan rating Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan rating BBB serta 12 penghargaan PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Dengan capaian tahun 2024 ini, Pertamina Patra Niaga akan fokus memperkuat keandalan distribusi energi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas kolaborasi strategis di sektor niaga, industri, dan transportasi untuk mendorong transformasi berkelanjutan,” tutup Heppy.

Pertamina Patra Niaga merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang memegang peranan krusial dalam mendistribusikan energi ke seluruh pelosok Indonesia.

Sebagai garda depan Pertamina, Patra Niaga bertanggung jawab memastikan ketersediaan dan kelancaran pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, avtur, serta produk petrokimia lainnya.

Jangkauan operasional Patra Niaga sangat luas, meliputi jaringan distribusi darat, laut, dan udara. Perusahaan ini mengelola terminal BBM, depot LPG, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), serta agen dan pangkalan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melalui infrastruktur yang kompleks ini, Patra Niaga berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Selain mendistribusikan energi, Pertamina Patra Niaga juga berfokus pada pengembangan bisnis ritel dan komersial.

Perusahaan terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang lebih baik dan produk yang berkualitas, termasuk pengembangan BBM ramah lingkungan dan program kemitraan dengan pelaku usaha mikro dan kecil.

Di era transisi energi, Patra Niaga juga turut berperan dalam mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.

Perusahaan aktif dalam mengembangkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik (charging station) dan mendorong penggunaan energi bersih.

Dengan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan mendukung pembangunan berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga terus berupaya menjadi perusahaan energi terdepan dan terpercaya di Indonesia.

Keberadaannya sangat vital dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Minta Semua Waspada Harga BBM Pertalite Bisa Naik Imbas Konflik Iran-Israel

Pengamat Minta Semua Waspada Harga BBM Pertalite Bisa Naik Imbas Konflik Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 10:40 WIB

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah: Awas Harga BBM Bisa Melambung Tinggi!

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah: Awas Harga BBM Bisa Melambung Tinggi!

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:01 WIB

Mendag Sambangi SPBE Rewulu, Pastikan Ketepatan Takaran LPG 3 Kg

Mendag Sambangi SPBE Rewulu, Pastikan Ketepatan Takaran LPG 3 Kg

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 13:54 WIB

Terkini

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB