Sejumlah cabang rumah sakit baru HEAL di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan PIK2 masih mencatatkan kerugian masing-masing sekitar Rp 13 miliar dan Rp 8 miliar, terutama karena biaya depresiasi yang dipercepat. Margin EBIT ikut tergerus 390 basis poin menjadi 14,7%, mengindikasikan tekanan struktural pada profitabilitas.