Emas Antam Loyo, Harganya Balik ke 1,8 Juta per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 30 Juni 2025 | 09:30 WIB
Emas Antam Loyo, Harganya Balik ke 1,8 Juta per Gram
Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 30 Juni 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.880.000 per gram.

Harga emas Antam anjlok sebesar Rp 4.000 dibandingkan hari Minggu, 29 Juni 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.724.000 per gram.

Harga buyback itu juga merosot Rp 4.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Minggu kemarin.

Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp 990.000
  • Emas 1 Gram Rp 1.880.000
  • Emas 2 gram Rp 3.700.000
  • Emas 3 gram Rp 5.525.000
  • Emas 5 gram Rp 9.175.000
  • Emas 10 gram Rp 18.295.000
  • Emas 25 gram Rp 45.612.000
  • Emas 50 gram Rp 91.145.000
  • Emas 100 gram Rp 182.212.000
  • Emas 250 gram Rp 455.265.000
  • Emas 500 gram Rp 910.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.820.600.000

Harga Emas Dunia Merosot

Harga emas melanjutkan tren penurunan pada perdagangan awal pekan ini, turun ke level terendah dalam hampir satu bulan di kisaran USD 3.265 per troy ounce pada sesi Asia, Senin (30/6).

Seperti dilansir dari FXstreet, pelemahan harga logam mulia ini dipicu oleh meningkatnya selera risiko investor menyusul perkembangan positif dari kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China serta gencatan senjata antara Iran dan Israel.

Kesepakatan dagang yang dicapai pekan lalu antara AS dan China, yang mencakup percepatan pengiriman logam tanah jarang ke Negeri Paman Sam, dianggap sebagai sinyal membaiknya hubungan bilateral dan mengurangi kekhawatiran geopolitik. Hal ini berdampak langsung pada turunnya daya tarik emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven.

"Perlambatan geopolitik telah memberikan peluang bagi investor untuk mulai mengambil untung karena prospek ke depan dari semacam perang kinetik dengan Tiongkok dan perkembangan di Timur Tengah,"ujar Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan pasar bahwa stabilisasi ketegangan global mendorong pergeseran investasi dari aset aman seperti emas ke instrumen yang lebih berisiko.

Gencatan senjata antara Iran dan Israel yang dicapai pekan lalu turut memperkuat sentimen positif di pasar global, mempercepat aksi ambil untung dari investor yang sebelumnya mengandalkan emas sebagai pelindung nilai terhadap ketidakpastian kawasan.

Meskipun ketegangan geopolitik mulai mereda, arah kebijakan moneter Amerika Serikat menjadi perhatian utama investor. Pasar saat ini menantikan pidato pejabat Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan pada hari Senin malam waktu setempat, yang diharapkan dapat memberikan sinyal lebih jelas terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Meningkatnya ekspektasi akan pelonggaran kebijakan moneter juga dapat menjadi sentimen positif bagi emas dalam jangka menengah. Data ekonomi AS yang dirilis Jumat lalu menunjukkan penurunan tak terduga dalam belanja konsumen, memperkuat spekulasi bahwa The Fed mungkin perlu memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

harga emas hari ini di Palembang, Sumatera Selatan
harga emas hari ini di Palembang, Sumatera Selatan

Di sisi lain, analis memperingatkan bahwa jika muncul ketidakpastian baru di pasar global, baik melalui eskalasi geopolitik atau ketegangan perdagangan yang dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump, maka permintaan terhadap emas bisa kembali meningkat seiring dengan lonjakan pembelian oleh bank sentral dan investor ritel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Terpuruk, Harga Anjlok Jadi Rp 1.932.000/Gram

Emas Antam Terpuruk, Harga Anjlok Jadi Rp 1.932.000/Gram

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 10:05 WIB

Emas Antam Stagnan di Harga Rp 1.942.000 per Gram

Emas Antam Stagnan di Harga Rp 1.942.000 per Gram

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 09:37 WIB

Bagaimana Prospek Bitcoin saat Harga Emas Tertekan Akibat Perang Iran-Israel?

Bagaimana Prospek Bitcoin saat Harga Emas Tertekan Akibat Perang Iran-Israel?

Bisnis | Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:48 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB