Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Industri Baja Nasional Naik Kelas, Krakatau Posco Dominasi Sektor Kelautan dan Offshore

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 02 Juli 2025 | 12:52 WIB
Industri Baja Nasional Naik Kelas, Krakatau Posco Dominasi Sektor Kelautan dan Offshore
Krakatau Posco sebagai penyedia utama marine grade steel, baja khusus yang digunakan untuk struktur lambung kapal (hull structure) dan struktur lepas pantai.

Suara.com - Dalam era globalisasi dan tantangan geopolitik yang semakin kompleks, kekuatan maritim menjadi salah satu aspek krusial bagi ketahanan nasional.

Di tengah kebutuhan akan industri galangan kapal dan pengembangan infrastruktur energi lepas pantai, Krakatau Posco masih bertindak sebagai penyedia utama marine grade steel, baja khusus yang digunakan untuk struktur lambung kapal (hull structure) dan struktur lepas pantai (offshore structures).

Dengan teknologi dari Posco Korea dan produksi dalam negeri bersama Krakatau Steel, Krakatau Posco memenuhi kebutuhan baja berstandar internasional untuk berbagai aplikasi kelautan.

"Produk ini dirancang untuk menghadapi beban dinamis dan kondisi ekstrem yang umum di lingkungan laut terbuka, dengan perlindungan terhadap korosi yang diperoleh melalui proses pelapisan (coating), sehingga ideal untuk pembangunan kapal niaga, kapal perang, maupun platform pengeboran migas lepas pantai," tulis Manajemen, Rabu (2/7/2025).

Salah satu tonggak penting adalah keterlibatan Krakatau Posco dalam proyek Frigate Combatant, kapal perang pertama yang didesain dan dibangun di dalam negeri oleh PT PAL Indonesia (Persero).

Kapal ini menggunakan baja laut LR higher Strength Steel grade, salah satu produk Krakatau Posco, yang memiliki kekuatan tarik tinggi dan ketahanan las untuk struktur utama lambung kapal (hull).

Selain itu, produk marine grade steel Krakatau Posco juga digunakan dalam pembangunan kapal logistik seperti SEJAHTERA 35 yang dibuat oleh PT Bandar Victory Shipyard, serta proyek ekspor untuk kapal tanker kelas 115.000 DWT yang diproduksi Hyundai Vietnam Shipbuilding.

Selain shipbuilding, marine grade steel juga memainkan peran dalam pembangunan struktur offshore, seperti platform pengeboran migas, platform produksi, dan fasilitas bawah laut lainnya.

Untuk itu, Krakatau Posco memproduksi offshore structure plate yang memenuhi standar internasional, termasuk API 2W Grade 50, EN S355MLO, dan standar kustom lainnya berdasarkan spesifikasi pelanggan.

Proses produksi menggunakan teknologi Thermomechanical Controlled Processing (TMCP) dengan fasilitas accelerated cooling, menghasilkan baja dengan ukuran butir lebih halus, kekuatan tinggi, dan ketangguhan yang sangat baik, menjadikannya cocok untuk penggunaan pada proyek-proyek energi di laut lepas.

Beberapa proyek strategis yang telah menggunakan baja offshore dari Krakatau Posco antara lain:

- Bukit Tua Phase 2 / Petronas – EN-S355G series (MLO) – 2020
- Malong-Belida Field / MEDCO E&P NATUNA – API 2W Grade 50 – 2021
- West Belut Define Project / MEDCO E&P NATUNA – API 2W Grade 50 – 2022
- Manpatu Project / Pertamina Hulu Mahakam – S355K series – 2024
- Hidayah Field / Petronas – EN-S355G series (MLO) – 2024.

Tak hanya itu, marine grade steel dari Krakatau Posco juga dapat digunakan untuk pengembangan proyek CCS/CCUS (Carbon Capture, Utilization and Storage), yang menjadi salah satu pilar dalam transisi energi menuju target Net Zero Emission Indonesia 2060.

Struktur bawah laut untuk penyimpanan karbon memerlukan baja berkekuatan tinggi dan ketangguhan pada temperatur rendah (hingga -40°C), spesifikasi yang sepenuhnya dapat dipenuhi oleh produk Krakatau Posco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Baja Hijau, Krakatau Posco Integrasikan ESG dalam Strategi Bisnis lewat Konservasi Mangrove

Industri Baja Hijau, Krakatau Posco Integrasikan ESG dalam Strategi Bisnis lewat Konservasi Mangrove

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 14:56 WIB

Lewat Energi Terbarukan dan Inovasi Sosial, Krakatau Posco Bangun Ekosistem Bisnis Berkelanjutan

Lewat Energi Terbarukan dan Inovasi Sosial, Krakatau Posco Bangun Ekosistem Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2025 | 14:13 WIB

Industri Baja Tak Sekadar Untung, Krakatau Posco Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penyelamat Hidup

Industri Baja Tak Sekadar Untung, Krakatau Posco Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penyelamat Hidup

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 13:43 WIB

Terkini

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB