Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Sepekan, Aliran Modal Asing Sudah Hengkang Rp 7,90 Triliun

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Minggu, 13 Juli 2025 | 10:52 WIB
Sepekan, Aliran Modal Asing Sudah Hengkang Rp 7,90 Triliun
Ilustrasi aliran modal asing.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat ada aliran modal asing yang keluar sepekan ini. Keluarnya modal asing ini seiring dengan pengumuman Presiden Donald Trump yang menetapkan tarifnya berlaku 1 Agustus mendatang.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny mengatakan aliran modal keluar terdiri dari jual neto sebesar Rp5,41 triliun SRBI, Rp2,34 triliun di pasar saham dan Rp160 miliar di pasar SBN.

"Berdasarkan data transaksi 7 s.d 10 Juli 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp7,90 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp5,41 triliun SRBI, Rp2,34 triliun di pasar saham dan Rp0,16 triliun di pasar SBN," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (13/7/2025).

Kata dia, selama tahun 2025, berdasarkan data setelmen s.d. 10 Juli 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp56,24 triliun di pasar saham, Rp35,08 triliun di SRBI. Lalu beli neto sebesar Rp59,27 triliun di SBN.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, premi Credit Default Swaps (CDS) Indonesia lima tahun per 10 Juli 2025 sebesar 73,03 basis poin (bps). Angka ini relatif stabil dibanding dengan 4 Juli 2025 sebesar 73,74 bps.

Adapun rupiah ditutup di level Rp16.215 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 10 Juli 2025. Yield SBN 10 tahun turun ke 6,56 persen.

Indeks Dolar (DXY) menguat ke level 97,65, sedangkan Yield US Treasury (UST) Note 10 tahun naik ke level 4,350 persen. Pada Jumat pagi, 11 Juli 2025, rupiah dibuka pada level (bid) Rp16.215 per dolar AS. Yield SBN 10 tahun stabil di 6,56 persen.

Sebelumnya, Kinerja perusahaan eceran diperkirakan meningkat pada Juni 2025. Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 2,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya, sehingga mencapai level 233,7.

baca juga

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny mengatakan kinerja tersebut terutama bersumber dari Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Suku Cadang dan Aksesori, serta Subkelompok Sandang.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Juni 2025 juga diprakirakan tumbuh sebesar 0,5% (mtm) didorong oleh peningkatan penjualan di sebagian besar kelompok barang.

"Terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Barang Budaya dan Rekreasi," katanya.

Selain itu, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh faktor musiman, seperti libur sekolah, Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha, dan program potongan harga tengah tahun (mid season sale).

Pada Mei 2025, IPR tercatat 232,4 atau secara tahunan tumbuh sebesar 1,9% (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat kontraksi sebesar 0,3% (yoy). Hal ini terutama didukung oleh pertumbuhan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Barang Budaya dan Rekreasi.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Mei 2025 mengalami perbaikan dengan mencatat kontraksi sebesar 1,3% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi sebesar 5,1% (mtm) pada bulan sebelumnya sejalan dengan terjaganya permintaan karena periode libur cuti bersama HBKN Waisak dan Kenaikan Yesus Kristus.

Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga dan enam bulan yang akan datang, yaitu pada Agustus 2025 diprakirakan menurun, sementara pada November 2025 diprakirakan meningkat.

Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Agustus 2025 sebesar 139,6, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya sebesar 141,9.

Sementara itu, IEH November 2025 diprakirakan meningkat menjadi sebesar 151,3 dari bulan sebelumnya sebesar 144,5.

Sebelumnya, Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juni 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi terjaga. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2025.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny mengatakan IKK tetap berada pada level optimis (indeks >100) sebesar 117,8. Hal ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

"Ini lebih tinggi dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 117,5," katanya.

Terjaganya keyakinan konsumen pada Juni 2025 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). IKE Juni 2025 tercatat sebesar 106,7, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 106,0.

Sementara itu, IEK Juni 2025 tercatat sebesar 128,9, relatif stabil dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 129,0.

Lalu, berdasarkan kelompok usia, IKK juga tetap di level optimis pada seluruh kelompok usia, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun (122,1), 31-40 tahun (118,5), dan 41-50 tahun (117,9).

Secara spasial, peningkatan IKK terjadi di beberapa kota, dengan peningkatan tertinggi di Medan, diikuti oleh Makassar dan Surabaya. Sementara itu, sejumlah kota mengalami penurunan IKK, terutama di Semarang, Mataram, dan Palembang.

Membaiknya IKE Juni 2025 didukung oleh Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang berada pada level optimis masing-masing tercatat sebesar 120,2 dan 105,9, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 118,1 dan 104,1.

Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) tercatat di level pesimis sebesar 94,1. Secara spasial, beberapa kota mencatatkan peningkatan IKE seperti Makassar, Surabaya, dan Medan.

Sejumlah kota mengalami penurunan IKE, terutama Bandar Lampung, Semarang, dan Banten. Keyakinan konsumen terhadap penghasilan terindikasi meningkat untuk beberapa kelompok konsumen.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, peningkatan indeks tertinggi tercatat pada responden pengeluaran Rp3,1-4 juta (119,7) diikuti Rp2,1-3 juta (114,7). Dari sisi usia, peningkatan indeks tertinggi tercatat pada responden 41-50 tahun (119,1) diikuti 31-40 tahun (121,1).

Lebih lanjut, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan tetap terjaga. Hal ini tercermin dari IEK Juni 2025 sebesar 128,9, meski sedikit lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 129.

Tetap terjaganya IEK bersumber dari komponen Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU) dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK) pada Juni 2025 tercatat masing-masing sebesar 129,3 dan 124,1 lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 127,8 dan 123,8.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Asing Kabur, Pasar Saham Terkoreksi: OJK Ungkap Tekanan Geopolitik dan Buyback Emiten

Modal Asing Kabur, Pasar Saham Terkoreksi: OJK Ungkap Tekanan Geopolitik dan Buyback Emiten

Bisnis | Selasa, 08 Juli 2025 | 17:22 WIB

Cadangan Devisa Naik Tipis, Rupiah Aman? Ini Kata Bank Indonesia

Cadangan Devisa Naik Tipis, Rupiah Aman? Ini Kata Bank Indonesia

Bisnis | Senin, 07 Juli 2025 | 12:50 WIB

Libur Panjang, Aliran Modal Asing Masuk Rp 2,83 Triliun

Libur Panjang, Aliran Modal Asing Masuk Rp 2,83 Triliun

Bisnis | Minggu, 29 Juni 2025 | 11:02 WIB

Terkini

Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti

Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:46 WIB

Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama

Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:40 WIB

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:39 WIB

Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika

Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:36 WIB

UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit

UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:36 WIB

Chery Q Bakal Hadirkan Fitur 'Sultan' dalam Segmen Compact EV yang Gak Masuk Akal!

Chery Q Bakal Hadirkan Fitur 'Sultan' dalam Segmen Compact EV yang Gak Masuk Akal!

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:35 WIB

5 Rekomendasi Laptop Gaming Murah yang Sekaligus Bisa untuk Produktivitas Tinggi

5 Rekomendasi Laptop Gaming Murah yang Sekaligus Bisa untuk Produktivitas Tinggi

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:34 WIB

PGRI Jateng Dukung Putusan MK: Anggaran MBG Jangan Lagi Ambil Jatah Pendidikan

PGRI Jateng Dukung Putusan MK: Anggaran MBG Jangan Lagi Ambil Jatah Pendidikan

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:30 WIB

Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit

Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 31 Juli 2026, Hoki Apa yang Menantimu?

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 31 Juli 2026, Hoki Apa yang Menantimu?

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:29 WIB

×