Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Utang RI Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai: Masih Prudent dan Terukur

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2025 | 15:23 WIB
Utang RI Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai: Masih Prudent dan Terukur
Realisasi belanja bunga utang pemerintah yang membengkak hingga proyeksi mencapai Rp552,1 triliun di 2025 tak membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kebakaran jenggot.

Suara.com - Realisasi belanja bunga utang pemerintah yang membengkak hingga proyeksi mencapai Rp552,1 triliun di 2025 tak membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kebakaran jenggot.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-24 masa persidangan IV, Selasa (15/7/2025), Sri Mulyani dengan tenang memastikan bahwa profil utang Indonesia saat ini masih prudent dan terukur.

Meskipun mengakui adanya perhatian dari Fraksi PKB dan PKS terkait realisasi belanja bunga utang 2024 yang mencapai Rp488,4 triliun, Sri Mulyani menegaskan bahwa angka tersebut akan terus dikelola dengan hati-hati.

"Pemerintah memastikan profil utang akan terus dikelola prudent dan terukur," tegasnya di hadapan para anggota DPR RI di Gedung Parlemen.

Bendahara negara itu juga menambahkan bahwa pihaknya akan tetap mewaspadai berbagai indikator kesehatan utang, termasuk risiko-risiko yang mungkin muncul di kemudian hari. Ini menunjukkan adanya antisipasi dari pemerintah di tengah gejolak ekonomi global.

"Berbagai indikator kesehatan utang kami akan terus waspadai. Risiko suku bunga utang, nilai tukar, risiko refinancing terus kami monitor dan tetap berada di dalam batas aman untuk jangka pendek dan jangka menengah," ucapnya, memberikan jaminan kepada publik.

Data memang menunjukkan bahwa belanja bunga utang pemerintah diperkirakan akan lebih tinggi pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang Januari-Juni 2025, pemerintah telah menghabiskan Rp257,08 triliun untuk membayar bunga utang. Jika tren ini berlanjut, hingga akhir tahun, pembayaran bunga utang diperkirakan mencapai Rp552,1 triliun, atau hampir 16% dari outlook belanja negara. Angka ini nyaris menyentuh pagu yang ditetapkan dalam APBN 2025 sebesar Rp552,9 triliun.

Laporan Pemerintah tentang Pelaksanaan APBN Semester I 2025 juga mencatat, realisasi pembayaran bunga utang sampai semester I 2025 telah mencapai 46,5% dari pagu APBN 2025. Yang menarik, realisasi pembayaran bunga utang pemerintah ini naik 7,13% dibandingkan pembayaran bunga utang di periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan ini sebagian besar disumbang oleh pembayaran bunga utang dalam negeri yang naik 7,89%, mencapai Rp235,15 triliun di semester I 2025. Sementara itu, kabar baiknya, realisasi pembayaran bunga utang luar negeri justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,45%, dari Rp22 triliun di semester I-2024 turun menjadi Rp21,9 triliun di periode yang sama tahun ini.

Pembayaran bunga utang ini sendiri terdiri dari berbagai komponen, termasuk pembayaran kupon Surat Berharga Negara (SBN), bunga atas pinjaman, dan biaya-biaya lain yang muncul dari program pengelolaan utang pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ojol hingga Penjual Pulsa Tak Kena Pajak E-commerce dalam Aturan Baru PMK

Ojol hingga Penjual Pulsa Tak Kena Pajak E-commerce dalam Aturan Baru PMK

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 08:41 WIB

Bongkar Isi Aturan Pajak E-commerce Sri Mulyani: Siapa Saja yang Kena dan Berapa Besarannya?

Bongkar Isi Aturan Pajak E-commerce Sri Mulyani: Siapa Saja yang Kena dan Berapa Besarannya?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 08:04 WIB

Sah! Pemerintah Mulai Pungut Pajak dari Pedagang E-commerce

Sah! Pemerintah Mulai Pungut Pajak dari Pedagang E-commerce

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 16:23 WIB

Terkini

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 19:46 WIB

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:39 WIB

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:31 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:09 WIB

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:07 WIB

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:56 WIB