Laba Penjualan Labubu Meroket Tembus Rp 652 Triliun

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 17 Juli 2025 | 07:36 WIB
Laba Penjualan Labubu Meroket Tembus Rp 652 Triliun
Boneka Labubu. (popmart.com)

Suara.com - Pop Mart, perusahaan mainan China di balik boneka Labubu yang sangat populer mencatat keuntungan, yang terlihat dari catatan laba melonjak selama enam bulan pertama tahun ini.

Perusahaan yang berbasis di Beijing ini memperkirakan laba untuk periode tersebut akan melonjak setidaknya 350 persen karena pendapatan meningkat lebih dari tiga kali lipat.

Dilansir dari laman BBC, Kamis (17/7/2025) Pop Mart telah mendapatkan keuntungan pasar saham lebih dari 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 652 triliun.

Perusahaan mengatakan, profitabilitas telah didorong oleh meningkatnya pengakuan merek secara global dan pengendalian biaya.

Laba ini diperoleh dikarenakan, para kolektor terobsesi dengan boneka Labubu yang viral - makhluk fiktif seperti peri dengan deretan gigi bergerigi - yang telah laris manis di pasaran dan memicu antrean panjang di toko-toko di seluruh dunia.

Pop Mart terkenal karena menjual mainan dalam "kotak buta" - sejenis kemasan yang menyembunyikan isinya hingga dibuka. Taktik pemasaran ini telah menuai kritik karena mendorong perilaku seperti berjudi dan pembelian kompulsif.

Diluncurkan pada tahun 2019, boneka Labubu telah membantu perusahaan ini menjadi peritel besar, mengoperasikan lebih dari 2.000 mesin penjual otomatis dan toko di seluruh dunia.

Pop Mart mulai menjual sahamnya di Bursa Efek Hong Kong pada tahun 2020. Valuasi pasar saham perusahaan telah melonjak hampir 600 persen dalam setahun terakhir.

Boneka Labubu. (popmart.com)
Boneka Labubu. (popmart.com)

Penjualan dari luar China daratan berkontribusi hampir 40 persen dari total pendapatannya pada tahun 2024.

baca juga

Banyak toko di seluruh dunia terpaksa menghentikan penjualan boneka Labubu karena permintaan yang sangat tinggi.

Labubu telah melejit, terutama di AS, berkat dukungan selebritas seperti Kim Kardashian dan Lisa dari grup K-pop Blackpink.

Kemitraan Pop Mart dengan nama-nama besar seperti Coca-Cola dan waralaba manga One Piece juga telah meningkatkan profil Labubu di seluruh dunia.

Pada bulan Juni, penjualan Labubu di AS naik 5.000 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut perkiraan dari perusahaan riset ekuitas M Science.

"Saya belum pernah melihat hal seperti ini dari perusahaan mainan lain," ujar analis senior M Science, Vinci Zhang, kepada BBC.

"Perusahaan ini memiliki potensi besar di AS dengan sekitar 40 toko, dibandingkan dengan sekitar 400 toko di China," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Boneka Labubu, Wang Ning Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia

Jual Boneka Labubu, Wang Ning Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia

Bisnis | Minggu, 15 Juni 2025 | 12:11 WIB

Boneka Labubu Seukuran Manusia Dijual Rp 2,4 Miliar, Ada yang Beli?

Boneka Labubu Seukuran Manusia Dijual Rp 2,4 Miliar, Ada yang Beli?

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 12:40 WIB

Penjualan Boneka Labubu di Inggris Diberhentikan, Ini Penyebabnya

Penjualan Boneka Labubu di Inggris Diberhentikan, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 08:28 WIB

Industri Otomotif RI "Meriang": Penjualan Mobil April 2025 Anjlok Terparah dalam Setahun!

Industri Otomotif RI "Meriang": Penjualan Mobil April 2025 Anjlok Terparah dalam Setahun!

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 13:00 WIB

BI Ramal Penjualan Eceran Bakal Loyo, Ini Faktornya

BI Ramal Penjualan Eceran Bakal Loyo, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 12:45 WIB

CBDK Kantongi Penjualan Rp239 Miliar di Kuartal I 2025

CBDK Kantongi Penjualan Rp239 Miliar di Kuartal I 2025

Bisnis | Senin, 12 Mei 2025 | 07:39 WIB

Terkini

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

×