Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Sri Mulyani Serukan Globalisasi yang Adil di Forum G20

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:24 WIB
Sri Mulyani Serukan Globalisasi yang Adil di Forum G20
Menkeu Sri Mulyani menyerukan agar upaya-upaya difokuskan pada penciptaan kesejahteraan bersama, di mana semua negara dapat tumbuh bersama tanpa harus mengorbankan kepentingan masing-masing.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan pentingnya upaya untuk mendorong globalisasi yang lebih adil dan menciptakan manfaat kesejahteraan bersama dalam Sesi I Pertemuan Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Zimbali, KwaZulu-Natal, Afrika Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Menkeu Sri Mulyani menyerukan agar upaya-upaya difokuskan pada penciptaan kesejahteraan bersama, di mana semua negara dapat tumbuh bersama tanpa harus mengorbankan kepentingan masing-masing.

Dalam agenda pertama pada forum G20 membahas kondisi perekonomian global di tengah ketidakpastian tinggi, perang tarif dagang dan fragmentasi dunia yang meruncing dan rapuh.

“G20 berusaha terus membangun semangat kolaborasi dan kerjasama seperti yang dikatakan oleh Menteri Keuangan Afrika Selatan, Enoch Godongwana selaku tuan rumah,” ucap Menkeu Sri Mulyani sebagaimana dikutip dari laman Instagram @smindrawati.

Menkeu Sri Mulyani pun mengungkapkan bahwa Indonesia menyambut baik upaya-upaya untuk terus membuka dialog untuk mengembangkan kerjasama saling menguntungkan perdagangan dan investasi untuk menciptakan lapangan kerja, saling memberikan manfaat, dan meningkatkan inovasi dan produktivitas semua negara.

Disisi lain, Sri Mulyani Indrawati mengadakan pertemuan bilateral dengan Australian Treasurer Jim Chalmers pada Jumat (18/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya berdiskusi mengenai dinamika perekonomian global terkini. Salah satu fokus pembahasan adalah langkah-langkah kebijakan yang ditempuh Indonesia dan Australia untuk memitigasi dampak tarif perdagangan terhadap stabilitas ekonomi domestik.

Lebih lanjut, kedua menteri juga mengeksplorasi potensi penguatan kemitraan strategis Indonesia-Australia, khususnya di dua sektor yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo, yakni sektor pangan dan energi.

Menkeu juga berbagi pandangan dengan Jim Chalmers mengenai pentingnya pembiayaan sektor perumahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sektor properti yang kuat sangat penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan,” kata Menkeu.

Di akhir pertemuan, Menkeu Sri Mulyani menyerahkan cinderamata berupa kerajinan perak dari UMKM Yogyakarta kepada Jim Chalmers. Cinderamata tersebut mendapat sambutan hangat dan kekaguman dari pihak Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang RI Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai: Masih Prudent dan Terukur

Utang RI Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai: Masih Prudent dan Terukur

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:23 WIB

Ojol hingga Penjual Pulsa Tak Kena Pajak E-commerce dalam Aturan Baru PMK

Ojol hingga Penjual Pulsa Tak Kena Pajak E-commerce dalam Aturan Baru PMK

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 08:41 WIB

Bongkar Isi Aturan Pajak E-commerce Sri Mulyani: Siapa Saja yang Kena dan Berapa Besarannya?

Bongkar Isi Aturan Pajak E-commerce Sri Mulyani: Siapa Saja yang Kena dan Berapa Besarannya?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 08:04 WIB

Terkini

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:39 WIB

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:38 WIB

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:06 WIB

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:45 WIB

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:36 WIB

QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?

QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:18 WIB

IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I

IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:03 WIB

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 12:58 WIB

BEI Buka Suara: Daftar Saham HSC Bukan Sanksi, Cuma 'Warning' Buat Investor

BEI Buka Suara: Daftar Saham HSC Bukan Sanksi, Cuma 'Warning' Buat Investor

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 12:51 WIB