Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

The Fed Diramal Bakal Pangkas Suku Bunga Dua Kali

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 24 Juli 2025 | 17:09 WIB
The Fed Diramal Bakal Pangkas Suku Bunga Dua Kali
Gedung The Federal Reserve. [Shutterstock]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus mencermati perkembangan ekonomi global yang masih belum mereda. Salah satunya, adalah mengenai suku bunga The Fed yang akan turun pada tahun ini.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter (DKEM), Bank Indonesia (BI), Firman Mochtar meramal The Fed akan turun pada bulan September dan Oktober. Hal ini dikarenakan tekanan gejolak ekonomi global yang belum mereda.

"The fed akan turun dua kali di bulan September dan Oktober karena ekonomi dunia yang dikisaran 3 persen," katanya dalam Taklimat Media, Kamis (24/7/2025).

Menurut dia, ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menurun membuat inflasi tertekan. Hal ini tentu membuat aliran modal asing keluar dari Amerika dan bisa masuk ke negara berkembang termasuk Indonesia.

"Aliran modal masih menjadi peralihan karena dampak risiko fiskal. Mengalirnya ke mana ke emas, mengalirnya ke Eropa. Dua bulan terkahir mulai mengalir ke emerging market," katanya.

Tidak hanya itu, BI juga masih mewaspadai ekonomi dunia yang bisa menekan Indonesia. Apalagi mengenai tarif Trump bisa membuat ekonomi dunia tertekan termasuk Indonesia.

"Perkembangan Tarif dari Trump kami memperhitungkan dari bulan ke bilan yang ini menjadi cermatan kami sebelumnya ada ketegangan geopolitik isreal dan iral setelah itu mereda karena gencatan senjata. Lalu ditambah tarif yang diumumkan oleh Trump," jelasnya.

Sebelumnya, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed memberikan sinyal kuat terhadap pemangkasan suku bunga di akhir bulan ini sebesar 25 bps ditengah meningkatnya pertumbuhan dan risiko pasar tenaga kerja.

Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan pihaknya yakin harus memangkas suku bunga di tengah meningkatnya risiko-risiko pada ekonomi, termasuk kemungkinan kuat bahwa inflasi yang dipicu oleh tarif tidak akan mendorong kenaikan tekanan harga yang terus-menerus.

"Masuk akal untuk memangkas suku bunga kebijakan FOMC sebesar 25 basis poin dua minggu dari sekarang," kata Waller.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen, Ini Alasannya

Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:18 WIB

BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Imbas Indonesia Kena Tarif Tinggi AS

BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Imbas Indonesia Kena Tarif Tinggi AS

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 07:10 WIB

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen Demi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen Demi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:37 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB