Mengapa Pakar Bilang Investasi Kripto Justru Makin Menarik di 2025

Muhammad Yunus

Kamis, 24 Juli 2025 | 20:17 WIB
Mengapa Pakar Bilang Investasi Kripto Justru Makin Menarik di 2025
Ilustrasi: crypto winter—badai koreksi brutal yang membuat banyak investor pemula kapok dan menelan ludah

Suara.com - Ingat hiruk pikuk kripto beberapa tahun lalu? Saat harga Bitcoin meroket ke langit, dan semua orang mendadak jadi "pakar" blockchain.

Lalu datanglah crypto winter—badai koreksi brutal yang membuat banyak investor pemula kapok dan menelan ludah.

Pasar yang tadinya penuh euforia berubah menjadi senyap, diiringi narasi bahwa "gelembung kripto telah pecah".

Namun, di tengah kesunyian itu, sesuatu yang menarik terjadi. Para pemain besar, para ahli keuangan, dan institusi raksasa justru diam-diam masuk.

Kini, setelah badai sedikit mereda, banyak pakar yang justru berpendapat bahwa investasi kripto tidak hanya masih relevan, tetapi mungkin berada di babak baru yang jauh lebih menarik dan matang.

Lupakan sejenak hype soal "cuan kilat". Mari kita bedah mengapa, menurut para ahli, aset digital ini masih menjadi arena yang sangat potensial, lengkap dengan ranjau yang harus diwaspadai.

1. Peluang: Ini Bukan Lagi Permainan Anak Kemarin Sore

Daya tarik kripto di era sekarang bukan lagi sekadar soal spekulasi liar. Para pakar menunjuk pada tiga pilar fundamental yang mengubah permainan:

Validasi Institusional: Ini adalah pembeda terbesar. Raksasa manajer investasi seperti BlackRock dan Fidelity telah meluncurkan produk Bitcoin ETF (Exchange-Traded Fund) di Amerika Serikat.

baca juga

Ini ibarat membuka gerbang tol bagi dana triliunan dolar dari investor institusional yang tadinya ragu-ragu.

"Ketika uang pintar mulai masuk, itu bukan lagi sekadar aset spekulatif, melainkan kelas aset yang diakui," ungkap seorang analis aset digital.

Perkembangan Teknologi Nyata (Utility): Di balik fluktuasi harga Bitcoin, teknologi blockchain terus berkembang.

Kita melihat kebangkitan DeFi (Decentralized Finance) yang menawarkan layanan perbankan tanpa perantara, NFT yang berevolusi menjadi bukti kepemilikan digital yang sah, dan smart contract yang menjadi fondasi aplikasi desentralisasi (dApps).

Nilai kripto masa depan tidak lagi diukur dari kelangkaannya saja, tapi dari kegunaan nyatanya.

Siklus Makroekonomi (Bitcoin Halving): Khusus untuk Bitcoin, ada peristiwa terprogram yang disebut halving—di mana imbalan bagi para penambang dipotong setengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Rp100 Ribu Bisa Jadi Jutawan? Ternyata Ini Kuncinya

Modal Rp100 Ribu Bisa Jadi Jutawan? Ternyata Ini Kuncinya

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 19:30 WIB

Heboh Transfer Data Pribadi, Airlangga Ungkap 12 Perusahaan AS Investasi Pusat Data ke RI

Heboh Transfer Data Pribadi, Airlangga Ungkap 12 Perusahaan AS Investasi Pusat Data ke RI

Tekno | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:54 WIB

Investasi Emas atau Saham: Mana yang Lebih Cuan di Tengah Badai Ekonomi 2025?

Investasi Emas atau Saham: Mana yang Lebih Cuan di Tengah Badai Ekonomi 2025?

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:14 WIB

Terkini

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×