Prediksi IHSG Hari Ini Usai Pelemahan Wall Street, Cek Saham-saham Rekomendasi

M Nurhadi

Rabu, 30 Juli 2025 | 07:37 WIB
Prediksi IHSG Hari Ini Usai Pelemahan Wall Street, Cek Saham-saham Rekomendasi
IHSG Bursa Efek Indonesia [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Suara.com - Pergerakan pasar saham global menunjukkan dinamika yang kompleks pada awal pekan ini. Wall Street ditutup melemah karena sejumlah laporan laba perusahaan yang mengecewakan, sementara bursa Asia bergerak bervariasi di tengah antisipasi perundingan dagang AS-Tiongkok. Sedangkan, IHSG hari ini, Rabu (30/7/2025) diprediksi lanjutkan rebound.

Wall Street Tertekan Laporan Kinerja dan Menanti The Fed

Pada perdagangan Selasa (29/7/2025), Wall Street ditutup melemah. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,46%, S&P 500 melemah 0,30%, dan Nasdaq Composite melemah 0,38%. Pelemahan ini sebagian besar disebabkan oleh laporan kinerja kuartalan beberapa emiten yang di luar ekspektasi pasar.

Saham UnitedHealth merosot 7,5%, Boeing turun 4,4%, dan Merck melemah 1,7% setelah merilis hasil kuartalan yang mengecewakan. Selain itu, United Parcel Service anjlok 10,6% karena perusahaan pengiriman paket tersebut menolak merilis proyeksi pendapatan dan margin tahunan. Whirlpool juga mengalami penurunan signifikan sebesar 13,4% setelah memangkas proyeksi pendapatan dan dividen tahunannya, dengan alasan tekanan dari peningkatan impor. Sementara itu, Procter & Gamble turun 0,3% karena memperkirakan hasil tahunan di bawah perkiraan dan berencana menaikkan harga beberapa produk akibat tarif.

Investor juga masih menunggu pernyataan kebijakan dari Federal Reserve yang akan merilis keputusannya minggu ini. Laporan keuangan dari perusahaan megacap seperti Meta, Microsoft, Amazon, dan Apple juga akan menjadi sorotan utama di sisa minggu ini.

Bursa Asia Bervariasi, Fokus Negosiasi Dagang AS-Tiongkok 

Sementara itu, bursa saham Asia Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam pada perdagangan Selasa (29/7), seiring investor mencermati perundingan dagang antara AS dan Tiongkok.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,79% dan Topix melemah 0,75%. Namun, di Korea Selatan, Kospi menguat 0,66% dan Kosdaq naik tipis 0,01%. Pasar saham Tiongkok menunjukkan penguatan, dengan Shanghai Composite bertambah 0,33%, meskipun Hang Seng Hong Kong berkurang 0,15%. Di Australia, ASX 200 naik 0,08%. Namun, indeks di Asia Tenggara cenderung melemah, dengan FTSE Straits Times turun 0,28% dan FTSE Malay KLCI melemah 0,36%.

Sentimen pasar Asia-Pasifik secara keseluruhan masih diliputi kehati-hatian, menanti hasil perundingan perdagangan AS-Tiongkok yang sedang berlangsung. Di samping itu, beberapa laporan keuangan penting dari perusahaan besar di Jepang, seperti Advantest, Keyence, Tokyo Electron, Nintendo, ANA Holdings, dan Japan Airlines, juga akan menjadi perhatian pasar.

baca juga

Proyeksi IHSG: Berpotensi Uji Level Support 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup naik tipis 0,04%, namun disertai dengan net sell asing sebesar sekitar Rp449 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, ICBP, BBNI, dan AMRT.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG berpotensi menguji level support di 7550. Jika mampu bertahan di area tersebut, IHSG diperkirakan akan melanjutkan rebound-nya. Level support IHSG berada di rentang 7550-7580, sedangkan level resist berada di 7630-7670.

Berikut adalah beberapa rekomendasi saham hari ini berdasarkan kajian BNI Sekuritas pada Rabu (30/7/2025) pagi, diantaranya:

BBCA: Spec Buy di area beli 8300-8400, cutloss di bawah 8150. Target dekat di 8500-8625.
DEWA: Spec Buy di area beli 228-232, cutloss di bawah 226. Target dekat di 236-250.
KRAS: Spec Buy di area beli 276-282, cutloss di bawah 272. Target dekat di 294-300.
PANI: Spec Buy di area beli 15500-15700, cutloss di bawah 15500. Target dekat di 16050-16300.

Desclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini ("Artikel") bersifat umum dan bertujuan untuk tujuan informasi semata. Artikel Suara.com ini BUKAN merupakan nasihat investasi, rekomendasi jual beli saham, tawaran penawaran sekuritas, atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apa pun. Investasi saham, termasuk rekomendasi yang mungkin disebutkan dalam Artikel ini, mengandung risiko tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya sebagian atau seluruh modal investasi Anda. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Masuk FCA, Harga Saham CDIA Terus Terbang

Meski Masuk FCA, Harga Saham CDIA Terus Terbang

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:18 WIB

Saham Ini Terbang 90 Persen, Manajemen Buka Suara

Saham Ini Terbang 90 Persen, Manajemen Buka Suara

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 15:05 WIB

Pasar Modal RI Lagi Sumringah, Bos Danantara: Semua Lagi Positif!

Pasar Modal RI Lagi Sumringah, Bos Danantara: Semua Lagi Positif!

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 14:51 WIB

Ada Aksi Jual dan Borong di Balik Meroketnya Harga Saham CDIA

Ada Aksi Jual dan Borong di Balik Meroketnya Harga Saham CDIA

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 13:08 WIB

Trading Saham Harian: Cuan Kilat atau Jebakan Maut? Panduan Wajib untuk Pemula

Trading Saham Harian: Cuan Kilat atau Jebakan Maut? Panduan Wajib untuk Pemula

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:00 WIB

Gerai Tinggal 26, Stok Expired Menggunung! Akuisisi TGUK Penuh Drama

Gerai Tinggal 26, Stok Expired Menggunung! Akuisisi TGUK Penuh Drama

Bisnis | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:59 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×