Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Prediksi IHSG Hari Ini Usai Pelemahan Wall Street, Cek Saham-saham Rekomendasi

M Nurhadi

Rabu, 30 Juli 2025 | 07:37 WIB
Prediksi IHSG Hari Ini Usai Pelemahan Wall Street, Cek Saham-saham Rekomendasi
IHSG Bursa Efek Indonesia [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Suara.com - Pergerakan pasar saham global menunjukkan dinamika yang kompleks pada awal pekan ini. Wall Street ditutup melemah karena sejumlah laporan laba perusahaan yang mengecewakan, sementara bursa Asia bergerak bervariasi di tengah antisipasi perundingan dagang AS-Tiongkok. Sedangkan, IHSG hari ini, Rabu (30/7/2025) diprediksi lanjutkan rebound.

Wall Street Tertekan Laporan Kinerja dan Menanti The Fed

Pada perdagangan Selasa (29/7/2025), Wall Street ditutup melemah. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,46%, S&P 500 melemah 0,30%, dan Nasdaq Composite melemah 0,38%. Pelemahan ini sebagian besar disebabkan oleh laporan kinerja kuartalan beberapa emiten yang di luar ekspektasi pasar.

Saham UnitedHealth merosot 7,5%, Boeing turun 4,4%, dan Merck melemah 1,7% setelah merilis hasil kuartalan yang mengecewakan. Selain itu, United Parcel Service anjlok 10,6% karena perusahaan pengiriman paket tersebut menolak merilis proyeksi pendapatan dan margin tahunan. Whirlpool juga mengalami penurunan signifikan sebesar 13,4% setelah memangkas proyeksi pendapatan dan dividen tahunannya, dengan alasan tekanan dari peningkatan impor. Sementara itu, Procter & Gamble turun 0,3% karena memperkirakan hasil tahunan di bawah perkiraan dan berencana menaikkan harga beberapa produk akibat tarif.

Investor juga masih menunggu pernyataan kebijakan dari Federal Reserve yang akan merilis keputusannya minggu ini. Laporan keuangan dari perusahaan megacap seperti Meta, Microsoft, Amazon, dan Apple juga akan menjadi sorotan utama di sisa minggu ini.

Bursa Asia Bervariasi, Fokus Negosiasi Dagang AS-Tiongkok 

Sementara itu, bursa saham Asia Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam pada perdagangan Selasa (29/7), seiring investor mencermati perundingan dagang antara AS dan Tiongkok.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,79% dan Topix melemah 0,75%. Namun, di Korea Selatan, Kospi menguat 0,66% dan Kosdaq naik tipis 0,01%. Pasar saham Tiongkok menunjukkan penguatan, dengan Shanghai Composite bertambah 0,33%, meskipun Hang Seng Hong Kong berkurang 0,15%. Di Australia, ASX 200 naik 0,08%. Namun, indeks di Asia Tenggara cenderung melemah, dengan FTSE Straits Times turun 0,28% dan FTSE Malay KLCI melemah 0,36%.

Sentimen pasar Asia-Pasifik secara keseluruhan masih diliputi kehati-hatian, menanti hasil perundingan perdagangan AS-Tiongkok yang sedang berlangsung. Di samping itu, beberapa laporan keuangan penting dari perusahaan besar di Jepang, seperti Advantest, Keyence, Tokyo Electron, Nintendo, ANA Holdings, dan Japan Airlines, juga akan menjadi perhatian pasar.

Proyeksi IHSG: Berpotensi Uji Level Support 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup naik tipis 0,04%, namun disertai dengan net sell asing sebesar sekitar Rp449 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, ICBP, BBNI, dan AMRT.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG berpotensi menguji level support di 7550. Jika mampu bertahan di area tersebut, IHSG diperkirakan akan melanjutkan rebound-nya. Level support IHSG berada di rentang 7550-7580, sedangkan level resist berada di 7630-7670.

Berikut adalah beberapa rekomendasi saham hari ini berdasarkan kajian BNI Sekuritas pada Rabu (30/7/2025) pagi, diantaranya:

BBCA: Spec Buy di area beli 8300-8400, cutloss di bawah 8150. Target dekat di 8500-8625.
DEWA: Spec Buy di area beli 228-232, cutloss di bawah 226. Target dekat di 236-250.
KRAS: Spec Buy di area beli 276-282, cutloss di bawah 272. Target dekat di 294-300.
PANI: Spec Buy di area beli 15500-15700, cutloss di bawah 15500. Target dekat di 16050-16300.

Desclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini ("Artikel") bersifat umum dan bertujuan untuk tujuan informasi semata. Artikel Suara.com ini BUKAN merupakan nasihat investasi, rekomendasi jual beli saham, tawaran penawaran sekuritas, atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apa pun. Investasi saham, termasuk rekomendasi yang mungkin disebutkan dalam Artikel ini, mengandung risiko tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya sebagian atau seluruh modal investasi Anda. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Masuk FCA, Harga Saham CDIA Terus Terbang

Meski Masuk FCA, Harga Saham CDIA Terus Terbang

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:18 WIB

Saham Ini Terbang 90 Persen, Manajemen Buka Suara

Saham Ini Terbang 90 Persen, Manajemen Buka Suara

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 15:05 WIB

Pasar Modal RI Lagi Sumringah, Bos Danantara: Semua Lagi Positif!

Pasar Modal RI Lagi Sumringah, Bos Danantara: Semua Lagi Positif!

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 14:51 WIB

Ada Aksi Jual dan Borong di Balik Meroketnya Harga Saham CDIA

Ada Aksi Jual dan Borong di Balik Meroketnya Harga Saham CDIA

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 13:08 WIB

Trading Saham Harian: Cuan Kilat atau Jebakan Maut? Panduan Wajib untuk Pemula

Trading Saham Harian: Cuan Kilat atau Jebakan Maut? Panduan Wajib untuk Pemula

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:00 WIB

Gerai Tinggal 26, Stok Expired Menggunung! Akuisisi TGUK Penuh Drama

Gerai Tinggal 26, Stok Expired Menggunung! Akuisisi TGUK Penuh Drama

Bisnis | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:59 WIB

Terkini

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:14 WIB

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:50 WIB

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:44 WIB

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:15 WIB

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:11 WIB

Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen

Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:04 WIB

IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI

IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:58 WIB

MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan

MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:52 WIB

Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris

Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:45 WIB