Awas! Ikan di Laut Jawa Telah Tercemar Sampah, Kesehatan Manusia Terganggu

Achmad Fauzi

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:47 WIB
Awas! Ikan di Laut Jawa Telah Tercemar Sampah, Kesehatan Manusia Terganggu
Pekerja melakukan bongkar muat ikan di Dermaga Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Selasa (6/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merasa miris dengan kondisi laut di sekitara Pulau Jawa. Sebab, laut-laut di Pulau Jawa telah tercemar oleh sampah.

Hal ini yang menyebabkan, populasi ikan di Laut Jawa juga tinggal sedikit. Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara, menjelaskan kondisi laut Jawa kini tidak layak untuk reproduksi ikan.

"Di daerah tengah di laut jawa ini ada indikasi ikan di Laut Jawa yang tinggal Sedikit. Karena sudah tidak sehat lagi untuk pemijahan untuk bertambahnya populasi ikan," ujarnya dalam media briefing di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Menurut Koswara, kondisi terumbu karang di laut Jawa juga sangat mengkhawatirkan. Apalagi, penahan pencemaran laut, seperti mangrove juga sudah jarang terlihat di laut Jawa.

Pekerja melakukan bongkar muat ikan di Dermaga Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Selasa (6/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja melakukan bongkar muat ikan di Dermaga Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Selasa (6/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Sudah hilang mangrovenya. Sudah tidak ada terumbu karangnya, sudah rusak karena memang salah satunya oleh sampah," imbuhnya.

Koswara melihat, para nelayan juga telah beralih ke perairan lain untuk menangkap ikan. saat ini, para nelayan mulai mencari ikan di wilayah laut Timur Indonesia.

"Ikan tangkap itu gesernya ke timur, daerah Maluku, ke arah Papua, sama ke barat Ke arah Riau, Anambas. Itu kapal-kapal itu ngumpulnya di daerah timur, di daerah barat sama di daerah selatan Itu ngumpul di situ," imbuhnya.

Berdasarkan data KKP, saat ini sebanyak 20 juta ton sampah per tahun telah memenuhi perairan Indonesia. Maka itu, KKP tengah berusaha menurunkan 40 persen sampah di perairan menjadi 8 juta ton per tahun

“Dampak sampah laut ini sangat serius, mulai dari terganggunya rantai makanan biota laut hingga kerusakan ekosistem pesisir yang berdampak pada sektor perikanan dan pariwisata," pungkas Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP, Ahmad Aris.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KKP Banyak Temukan Pulau Kecil Jadi Tambang Ilegal di Riau dan Kepulauan Riau

KKP Banyak Temukan Pulau Kecil Jadi Tambang Ilegal di Riau dan Kepulauan Riau

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 15:45 WIB

Bolehkah Secara Aturan Crazy Rich Beli Pulau-pulau Kecil? Ini Penjelasannya

Bolehkah Secara Aturan Crazy Rich Beli Pulau-pulau Kecil? Ini Penjelasannya

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 19:06 WIB

Tingkatkan Ekonomi Nelayan, Desa Energi Berdikari Pertamina Sulap Limbah Ikan Jadi Cuan

Tingkatkan Ekonomi Nelayan, Desa Energi Berdikari Pertamina Sulap Limbah Ikan Jadi Cuan

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×