Kolaborasi BI, Malaysia, dan Thailand Kurangi Penggunaan Dolar AS, Begini Strateginya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:19 WIB
Kolaborasi BI, Malaysia, dan Thailand Kurangi Penggunaan Dolar AS, Begini Strateginya
Ilustrasi penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bank Indonesia (BI), Bank Negara Malaysia (BNM), dan Bank of Thailand (BOT) melakukan kerja sama dalam penggunaan mata uang lokal

Ketiganya menunjuk bank peserta baru Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) dalam rangka penyelesaian transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal (Local Currency Transaction Framework/LCTF) di ketiga negara. 

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny mengatakan Bank ACCD baru tersebut akan turut memfasilitasi transaksi antarnegara untuk perdagangan barang, jasa, investasi langsung, dan transaksi investasi portofolio. 

"Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan harmonisasi operasional LCTF pada 17 Februari 2025. 

Perluasan peserta Bank ACCD akan memperkuat jangkauan layanan kepada konsumen," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Kerja sama ini  akan meningkatkan akses likuiditas mata uang lokal dan memberikan pelaku usaha keragaman pilihan layanan pembayaran  lintas batas antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Ilustrasi rupiah (Pixabay/Iqbal Nuril Anwar )
Ilustrasi rupiah (Pixabay/Iqbal Nuril Anwar )

Sebelumnya, pada 17 Februari 2025, BI, BNM, dan BOT telah menyepakati harmonisasi Pedoman Operasional Kerangka Kerja Transaksi Bilateral Menggunakan Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction Framework Operational Guidelines/LCTF OG).

Sejalan dengan harmonisasi pedoman operasional dan perluasan cakupan transaksi tersebut, ketiga bank sentral mendorong bank-bank komersial yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dan mendukung perluasan LCTF tersebut.

Perbankan tersebut akan berperan penting dalam memfasilitasi transaksi mata uang lokal. Sejalan dengan itu, perbankan dalam hal ini akan mendapatkan manfaat berupa perluasan kapasitas dan jaringan lintas batas.

Berikut daftar bank ACCD baru pada masing-masing kerja sama LCT:

Bank ACCD Malaysia - AmBank (M) -Berhad - Bank of China (Malaysia) -Berhad OCBC Bank Malaysia Berhad - -Standard Chartered Bank Malaysia Berhad - Sumitomo Mitsui Banking Corporation Malaysia Berhad

  • Bank ACCD Indonesia 
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 
  • PT Bank OCBC NISP Tbk 
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 
  • Bank of China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch

Berikut ini kerja sama MYR-THB LCTF (LCTF antara ringgit Malaysia dan baht Thailand):

Malaysian ACCD Malaysia - AmBank (M) Berhad - Bank of China (Malaysia) Berhad - Hong Leong Bank Berhad 

  • OCBC Bank Malaysia Berhad 
  • Sumitomo Mitsui Banking Corporation Malaysia Berhad
  • Bank ACCD Thailand 
  • Bank of China (Thai) Public Company Limited
  • IDR-THB LCTF (LCTF antara rupiah dan baht Thailand):
  • Bank ACCD Indonesia 
  • PT Bank OCBC NISP Tbk 
  • Bank of China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch

Bank ACCD Thailand 

  • Bank of China (Thai) Public Company Limited

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Terus Beri Amunisi Senilai Rp 376 Triliun untuk Likuiditas Perbankan

BI Terus Beri Amunisi Senilai Rp 376 Triliun untuk Likuiditas Perbankan

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 07:46 WIB

Indonesia Kena Tarif Trump 19 Persen, Gubernur BI: Bagus

Indonesia Kena Tarif Trump 19 Persen, Gubernur BI: Bagus

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:57 WIB

Bos BI: Tarif Trump Bisa Lemahkan Ekonomi Dunia

Bos BI: Tarif Trump Bisa Lemahkan Ekonomi Dunia

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:24 WIB

Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen, Ini Alasannya

Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:18 WIB

Penurunan BI Rate Diyakini Bikin Kurs Rupiah Perkasa dan IHSG Menguat

Penurunan BI Rate Diyakini Bikin Kurs Rupiah Perkasa dan IHSG Menguat

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:42 WIB

Bobby Nasution Sebut Penyelenggaraan Event Picu Pertumbuhan Ekonomi Sumut

Bobby Nasution Sebut Penyelenggaraan Event Picu Pertumbuhan Ekonomi Sumut

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 22:42 WIB

Terkini

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB