Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Prajogo Pangestu Jual 1 Miliar Saham CUAN di Tengah Isu Masuk MSCI Global

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:39 WIB
Prajogo Pangestu Jual 1 Miliar Saham CUAN di Tengah Isu Masuk MSCI Global
Taipan pemilik Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Prajogo Pangestu dilaporkan telah menjual 1 miliar lembar saham perusahaan dengan harga Rp1.450 per lembar. Foto Ist.

Suara.com - Sebuah manuver besar dilakukan oleh konglomerat Prajogo Pangestu. Taipan pemilik Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) ini dilaporkan telah menjual 1 miliar lembar saham perusahaan dengan harga Rp1.450 per lembar, senilai total Rp1,45 triliun pada 5 Agustus 2025.

Aksi jual ini, menurut Sekretaris Perusahaan CUAN, Robertus Maylando Siahaya, bertujuan untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar di publik (free float) di pasar. Meski demikian, Robertus menegaskan bahwa Prajogo Pangestu tetap mempertahankan kendali penuh atas perusahaan tambang batu bara dan mineral tersebut.

“Jumlah kepemilikan Prajogo Pangestu menjadi 94.517.650.000 lembar atau 84,076 persen dari sebelum transaksi sebanyak 95.517.650.000 helai atau 84,966 persen porsi saham CUAN,” tulis Robertus dikutip Kamis (7/8/2025).

Aksi Prajogo Pangestu ini terjadi menjelang pengumuman penting yang ditunggu-tunggu pelaku pasar. CUAN digadang-gadang akan masuk indeks MSCI Global, yang akan diumumkan pada 7 Agustus 2025.

Menurut analisis Mirae Asset Sekuritas, saham-saham seperti CUAN, BREN, PTRO, dan DSSA memiliki peluang besar untuk masuk ke indeks bergengsi tersebut. Alasannya, saham-saham ini dinilai telah memenuhi kriteria yang ditetapkan, yaitu likuiditas memadai, kapitalisasi pasar disesuaikan dengan free float, dan struktur kepemilikan saham yang tersebar.

Aksi jual saham oleh Prajogo Pangestu, yang secara langsung meningkatkan free float saham CUAN, tampaknya menjadi langkah strategis untuk memenuhi kriteria terakhir tersebut.

Sentimen positif ini langsung disambut baik oleh pasar. Pada penutupan perdagangan, saham CUAN naik 80 poin atau 5,5 persen ke level Rp1.530 per lembar, dengan total nilai transaksi mencapai Rp813,5 miliar. Kenaikan ini menunjukkan optimisme investor yang menanti keputusan MSCI.

Jika CUAN benar-benar masuk dalam indeks MSCI Global, ini akan menjadi tonggak penting bagi perusahaan dan berpotensi menarik lebih banyak investor institusi global.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Ambruk pada Akhir Perdagangan, Tapi Saham COIN Masih Berjaya

IHSG Berbalik Ambruk pada Akhir Perdagangan, Tapi Saham COIN Masih Berjaya

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:09 WIB

Apa Itu Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan MSCIWorld: Ini Penjelasannya

Apa Itu Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan MSCIWorld: Ini Penjelasannya

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:07 WIB

IHSG Hari Ini Meroket: COIN Top Gainers, CUAN Siap Menyusul

IHSG Hari Ini Meroket: COIN Top Gainers, CUAN Siap Menyusul

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×