Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ilusi Data BPS: Benaran atau Pesanan?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:29 WIB
Ilusi Data BPS: Benaran atau Pesanan?
Rilis data pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2025 yang mencapai 5,12 persen (y-on-y) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) memicu kegaduhan. Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Rilis data pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2025 yang mencapai 5,12 persen (y-on-y) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) memicu kegaduhan.

Angka fantastis ini terasa janggal dan menuai keraguan dari berbagai lembaga ekonomi, baik di dalam maupun luar negeri.

Banyak pihak meragukan validitas data tersebut. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI, misalnya, meramalkan pertumbuhan hanya di kisaran 4,78 persen.

Sementara Bank Indonesia memproyeksikan antara 4,7 persen hingga 5,1 persen. Bahkan, lembaga multilateral seperti IMF dan Bank Dunia pun meramalkan angka di bawah 5 persen.

Muhammad Anwar, peneliti Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS), mengaku terkejut.

"Pertumbuhan ini justru terasa kontras dengan berbagai indikator makro lain yang menunjukkan sinyal perlambatan," komentarnya.

Senada, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, terang-terangan tidak percaya.

"Pertumbuhan ekonomi triwulan II 2025 penuh kejanggalan dan tanda tanya publik. Saya tidak percaya dengan data yang disampaikan mewakili kondisi ekonomi yang sebenarnya," tegasnya.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menanggapi keraguan ini dengan tenang.

Ia menegaskan, BPS menggunakan metode standar internasional dan data pendukung yang sudah matang.

"Kan sudah ada standar internasional," ujar Amalia singkat usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Rabu (6/8/2025).

Pembelaan paling gamblang justru datang dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dalam konferensi pers, Selasa (5/8/2025), Sri Mulyani 'membongkar' rahasia di balik angka pertumbuhan yang mengagetkan itu.

Menurutnya, pertumbuhan ini ditopang fondasi kuat dari konsumsi rumah tangga yang solid (4,97 persen), didukung inflasi yang terjaga di 2,18 persen.

Kenaikan belanja masyarakat ini, kata Menkeu, bukan terjadi begitu saja. Peran pemerintah terlihat dari pemberian stimulus seperti diskon tarif transportasi dan penurunan PPN saat libur sekolah dan hari besar keagamaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ukuran Kemiskinan Bukan Sekadar Pengeluaran! Kritik Pedas The Prakarsa untuk BPS

Ukuran Kemiskinan Bukan Sekadar Pengeluaran! Kritik Pedas The Prakarsa untuk BPS

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:19 WIB

Menkeu Terbitkan PMK Soal Efisiensi, 15 Item Belanja Kena Pangkas dari Rapat Hingga Souvenir

Menkeu Terbitkan PMK Soal Efisiensi, 15 Item Belanja Kena Pangkas dari Rapat Hingga Souvenir

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:00 WIB

Viral Lagi, Klaim Sri Mulyani soal Internet Gratis saat Pandemi Digeruduk Warganet: Data dari Mana?

Viral Lagi, Klaim Sri Mulyani soal Internet Gratis saat Pandemi Digeruduk Warganet: Data dari Mana?

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:08 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB