Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hadapi Tantangan Industri, USNI Rancang Kurikulum Berbasis Kewirausahaan dan Digital

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 11:06 WIB
Hadapi Tantangan Industri, USNI Rancang Kurikulum Berbasis Kewirausahaan dan Digital
USNI resmi meluncurkan transformasi besar dalam dunia pendidikan sebagai respons terhadap perubahan zaman dan dinamika kebutuhan industri yang semakin kompleks. 

Suara.com - Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) resmi meluncurkan transformasi besar dalam dunia pendidikan sebagai respons terhadap perubahan zaman dan dinamika kebutuhan industri yang semakin kompleks. 

Mengusung tagline #JadiVersiTerbaikDiri, transformasi ini bukan sekadar pembaruan kurikulum, melainkan juga mencakup peningkatan sistem pengajaran, penguatan karakter, hingga penguasaan keterampilan digital yang selaras dengan era Industri 5.0.

Menyadari tantangan itu, USNI telah melakukan riset bersama Kadence International sejak 2022. Riset ini memetakan kesenjangan keterampilan lulusan dengan kebutuhan industri melalui diskusi bersama praktisi BUMN, platform rekrutmen, hingga pelaku industri.

Hasil riset menunjukkan bahwa ada kesenjangan signifikan dalam hal keterampilan berpikir kritis, kepemimpinan, literasi digital, komunikasi efektif, hingga penguasaan bahasa Inggris. 

Temuan ini diperkuat oleh literature review dari riset global McKinsey dan World Economic Forum, yang menegaskan relevansi transformasi pendidikan USNI dengan arah global.

Rektor USNI, Dr. Sihar P.H. Sitorus, B.S.B.A., MBA, menegaskan bahwa pendidikan hari ini harus mampu mencetak lulusan yang adaptif, berpikir kritis, dan terus belajar secara mandiri.

“Transformasi ini dirancang agar lulusan USNI siap bersaing secara global, namun tetap mengenali dan mengembangkan keunikan dirinya,” ujarnya.

Dr. Sihar, mengatakan, USNI juga menyadari pentingnya memahami karakter mahasiswa Gen Z sebagai subjek utama transformasi. Generasi ini dikenal penuh semangat dan berjiwa besar, namun juga rentan terhadap tekanan sosial (peer pressure) dan FOMO (fear of missing out), serta minim pemahaman terhadap dunia kerja dan potensi dirinya.

"Merespons kondisi tersebut, USNI merancang kurikulum berbasis kewirausahaan yang kreatif dan kolaboratif, sekaligus menyusun program pendampingan sistemik selama empat tahun," ucapnya.

Dr. Sihar, mengungkapkan, program ini meliputi: -Tahun Pertama: Self-Discovery & Time Management. -Tahun Kedua: Mental Health Management & Confidence Building. -Tahun Ketiga: Growth Mindset & Global Mindset. -Tahun Keempat: Career Options & Professional Networking.

Wakil Rektor II USNI, Dr. Yosi Stefani, SE., MM, menambahkan, transformasi USNI juga diwujudkan dalam peluncuran logo baru kampus. Logo ini bukan sekadar simbol visual, melainkan penanda arah dan semangat baru USNI. 

“Logo baru ini mencerminkan semangat perubahan dan nilai-nilai inti institusi,” ujarnya.

Transformasi USNI juga menyentuh sisi pengajaran, dengan menghadirkan dosen-dosen lulusan luar negeri dari universitas top dunia seperti Harvard, Monash, Glasgow, UCL, dan Leiden. Mereka adalah penerima beasiswa LPDP yang kini membawa semangat dan perspektif global ke dalam kelas.

“Kami ingin mahasiswa tumbuh bersama dosen, mendapatkan wawasan global yang membumi, serta terinspirasi untuk terus berkontribusi bagi bangsa,” kata, Dr. Dian Alanudin, MBA., GRCE., Wakil Rektor I dan III USNI.

Untuk mendukung kesiapan lulusan di dunia kerja, lanjut, Dr Dian, USNI aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Di dalam negeri, USNI menggandeng Telkom Indonesia, Metrodata, OJK, Pegadaian, Bank Mandiri, MNC Sekuritas, dan lainnya. Di tingkat global, kerja sama terjalin dengan YOU-I Japan, Shaanxi Polytechnic University (Tiongkok), dan INTI International University (Malaysia).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilusi Data BPS: Benaran atau Pesanan?

Ilusi Data BPS: Benaran atau Pesanan?

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:29 WIB

Industri Manufaktur RI Bangkit dari Kubur, Begini Datanya

Industri Manufaktur RI Bangkit dari Kubur, Begini Datanya

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:17 WIB

Musik Kami Bukan Amunisi: Gelombang Boikot, Beberapa Musisi Cabut dari Spotify

Musik Kami Bukan Amunisi: Gelombang Boikot, Beberapa Musisi Cabut dari Spotify

Entertainment | Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:34 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB