Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Tak Jadi 1 Januari 2026, Pemerintah Mundurkan Rencana Peluncuran BBM Baru

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:00 WIB
Tak Jadi 1 Januari 2026, Pemerintah Mundurkan Rencana Peluncuran BBM Baru
Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiyani Dewi. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Pemerintah tampaknya memundurkan rencana peluncuran Bahan Bakar Minyak Baru (BBM) yaitu Biodiesel 50 persen atau B50. Pasalnya, uji jalan BBM campuran solar dengan minyak kelapa sawit (CPO) ini belum berlangsung.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiyani Dewi, menjelaskan butuh waktu 6-8 bulan dalam uji jalan BBM B50 tersebut. Hingga kini, pemerintah baru masih tahap persiapan untuk uji jalan.

"Kalau pengalaman sih antara 6 sampai 8 bulan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/8/2025).

Infografis peta jalan implementasi biodiesel. [Indonesialeaks]
Infografis peta jalan implementasi biodiesel. [Indonesialeaks]

Atas alasan itu, pemerintah terpaksa memundurkan peluncuran BBM baru tersebut. Apalagi, bilang Eniya, sebelum melakukan uji jalan, butuh persiapan lain, sehingga program B50 berjalan maksimal.

"Kalau itu (penerapan B50 pada 1 Januari 2026) sepertinya belum. Karena kan masih butuh persiapan," tegasnya.

Adapun, B50 merupakan bahan bakar solar yang dicampur dengan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) sebesar 50 persen.

Pada saat ini, pemerintah memberlakukan B40 pada awal tahun 2025 ini. Sebelum, diberlakukan, pemerintah akan mengevaluasi program B40 yang sudah berjalan.

"Untuk B50, kita evaluasi untuk implementasi B40 tahun ini dan juga kita harapkan untuk implementasi tahun depan B50 segera bisa diakses," ujar Wakil Menteri ESDM, Yuliot, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Meski dalam tahap rencana, Yuliot merasa yakin program B50 bisa dijalankan tahun depan. Program bahan bakar baru terbarukan itu merupakan mandat dalam rencana awal pemerintah untuk transisi energi.

"Ya, seperti ini, perintah pada awal tahun," tegasnya singkat.

Sebelumnya, Yuliot mengatakan bahwa produksi Solar B40 tahap pertama mencapai 15,6 juta kiloliter yang akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun.

"Enggak (secara langsung semua), itu kan bertahap sampai dengan akhir tahun (2025)," kata Yuliot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Pengelolaan Blok Minyak di Ambalat Hanya Gagasan Bahlil Belaka

Ternyata Pengelolaan Blok Minyak di Ambalat Hanya Gagasan Bahlil Belaka

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 08:37 WIB

Setor PNBP Jumbo ke Negara, Bahlil Senggol Sri Mulyani Soal Anggaran

Setor PNBP Jumbo ke Negara, Bahlil Senggol Sri Mulyani Soal Anggaran

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 17:57 WIB

Bahlil Sebut Pasokan Gas RI Melimpah, Tapi Tahan Ekspor

Bahlil Sebut Pasokan Gas RI Melimpah, Tapi Tahan Ekspor

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 16:13 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB