Pakar Dorong Pemerintah Teruskan Insentif Pembelian Motor Listrik

Achmad Fauzi

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:36 WIB
Pakar Dorong Pemerintah Teruskan Insentif Pembelian Motor Listrik
Ilustrasi Motor Listrik (Freepik)

Suara.com - Rencana pemerintah untuk kembali menggulirkan insentif pembelian sepeda motor listrik mendapat dukungan dari pakar transportasi dan energi. Stimulus ini dinilai mampu mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat industri kendaraan listrik dalam negeri.

Pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menilai langkah tersebut penting sebagai dorongan agar masyarakat mulai beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil.

"Insentif jelas akan mendorong masyarakat kelas menengah ke bawah untuk beralih dari sepeda motor berbahan bakar fosil ke teknologi listrik. Hal itu bisa mempercepat program transisi energi Indonesia di sektor transportasi," ujar Yannes seperti dikutip, Sabtu (16/8/2025).

Motor Listrik Subsidi Terbaik 2025. [ChatGPT]
Motor Listrik Subsidi Terbaik 2025. [ChatGPT]

Menurutnya, kebijakan ini dapat menjadi katalis transformasi sistemik. Mulai dari peningkatan daya beli masyarakat, pembangunan industri hijau, hingga fondasi ekonomi rendah karbon di masa depan.

Yannes menekankan, harga awal motor listrik masih menjadi hambatan utama dalam adopsi kendaraan listrik roda dua. Karena itu, insentif diyakini bisa menjadi solusi.

"Kebijakan ini berpotensi memberi manfaat ekonomi jangka panjang yang signifikan," katanya.

Ia mengungkapkan, penjualan motor listrik di Indonesia selama 2025 sempat mengalami perlambatan tajam akibat ketidakpastian insentif. "Kalau tidak salah, penurunannya sampai 70–80 persen," ungkap Yannes.

Dengan stimulus kembali diberlakukan, Yannes percaya harga motor listrik akan lebih terjangkau dan penjualan meningkat. Dampaknya, industri dalam negeri, termasuk sektor komponen pendukung, akan ikut terdorong.

"Segmentasi pasar terbesarnya adalah kelompok masyarakat lower income class yang sangat sensitif terhadap harga beli awal. Stimulus dapat menjawab hal itu dan membangun kembali kepercayaan konsumen," jelasnya.

baca juga

Yannes juga menyoroti dampak ketidakpastian kebijakan terhadap pelaku industri lokal. Ia menyebut, beberapa startup kendaraan listrik sudah menutup usaha, sementara lainnya mulai melakukan pemutusan hubungan kerja.

"Padahal, startup seperti mereka itu yang bisa menjadi motor pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional. Kalau tidak didukung, kita hanya akan menjadi pasar produk impor," imbuhnya.

Ia menambahkan, dominasi sepeda motor dalam sistem transportasi Indonesia membuat transisi ke kendaraan listrik menjadi langkah strategis.

"Dengan stimulus yang tepat, kita tidak hanya mengatasi polusi udara, tapi juga membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat posisi Indonesia di industri kendaraan listrik global," pungkas Yannes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGE Area Lahendong Gaungkan Panas Bumi untuk Transisi Energi dan Ketahanan Pangan di TIFF 2025

PGE Area Lahendong Gaungkan Panas Bumi untuk Transisi Energi dan Ketahanan Pangan di TIFF 2025

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:30 WIB

Gelar AJP 2025, Pertamina Ajak Jurnalis Sumbagsel Unjuk Prestasi

Gelar AJP 2025, Pertamina Ajak Jurnalis Sumbagsel Unjuk Prestasi

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 11:31 WIB

Beralih ke Gas Pertamina, RSUP Hasan Sadikin Bandung Sukses Lakukan Efisiensi

Beralih ke Gas Pertamina, RSUP Hasan Sadikin Bandung Sukses Lakukan Efisiensi

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:16 WIB

Terkini

Suahasil Tambah Anggaran BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun, Cair Oktober 2026

Suahasil Tambah Anggaran BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun, Cair Oktober 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:09 WIB

Beras MBG Tak Lagi Disebut Fortifikasi, Bulog Ganti Kemasan

Beras MBG Tak Lagi Disebut Fortifikasi, Bulog Ganti Kemasan

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:08 WIB

Cara Mengatasi Rayap di Rumah agar Perabotan Kayu Tidak Cepat Rusak

Cara Mengatasi Rayap di Rumah agar Perabotan Kayu Tidak Cepat Rusak

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 12:05 WIB

Uji Pasal Santet Ditarik, MK Hentikan Perkara dan Larang Pemohon Ajukan Lagi

Uji Pasal Santet Ditarik, MK Hentikan Perkara dan Larang Pemohon Ajukan Lagi

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:04 WIB

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:03 WIB

Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar

Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:02 WIB

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:00 WIB

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:58 WIB

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

×