Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Emiten Makanan Bayi (NAZY) Rajin Diversifikasi Demi Genjot Kinerja

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 25 Agustus 2025 | 12:21 WIB
Emiten Makanan Bayi (NAZY) Rajin Diversifikasi Demi Genjot Kinerja
Ilustrasi. Emiten makanan bayi PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) atau HBS Food terus memperluas jangkauan pasar mereka dengan melakukan relaunching produk andalannya.

Suara.com - Emiten makanan bayi PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) atau HBS Food terus memperluas jangkauan pasar mereka dengan melakukan relaunching produk andalannya.

Langkah diversifikasi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar di tengah melonjaknya permintaan produk makanan sehat untuk anak selain itu untuk memperkuat pertumbuhan kinerja.

Direktur Hassana Boga Sejahtera, Bambang Setiadji, mengatakan relaunching produk menyasar MPASI Nayz yang sudah dikenal luas. Namun, dengan formula baru ini, produk tersebut hadir kembali dengan nilai tambah yang signifikan. Tambahan kandungan Omega 3 dan 6 sangat penting untuk mendukung perkembangan otak, fungsi kognitif, kesehatan saraf, serta daya tahan tubuh anak sejak usia dini.

"Relaunching ini bukan sekadar memperkenalkan kembali produk lama, tetapi inovasi berkelanjutan yang menjawab kebutuhan orang tua yang semakin selektif. Dengan formula baru ini, kami yakin Bumbu Khusus MPASI Nayz memberikan nilai tambah bagi tumbuh kembang anak," ujar Bambang dalam keterangan pers, Senin (25/8/2025).

Menurut Bambang, relaunching ini sejalan dengan misi besar HBS Food untuk menjadi penyedia makanan sehat terdepan di Indonesia. Ia melihat adanya peluang emas di pasar MPASI sehat, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan gizi anak, tren gaya hidup sehat, dan tingginya angka kelahiran.

Dengan jaringan distribusi yang sudah kuat, baik secara offline maupun online, NAYZ optimis produknya bisa menjangkau lebih banyak keluarga di berbagai daerah. Inovasi produk ini tidak hanya diharapkan mampu memperkuat pangsa pasar, tetapi juga memberikan dampak positif pada kinerja keuangan perusahaan.

"Dengan keunggulan formula terbaru, HBS Food yakin Bumbu Khusus MPASI Nayz dapat diterima dengan baik oleh pasar dan memperkuat posisinya di segmen makanan sehat anak," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Bunga BI Berpotensi Turun Lagi, BI Ungkap Syarat untuk Dorong Ekonomi

Suku Bunga BI Berpotensi Turun Lagi, BI Ungkap Syarat untuk Dorong Ekonomi

Bisnis | Minggu, 24 Agustus 2025 | 12:03 WIB

OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Solid, Tahan Guncangan Global, Ini Buktinya

OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Solid, Tahan Guncangan Global, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 24 Agustus 2025 | 11:08 WIB

Emiten Kesehatan PRDA Mulai Rambah Bisnis Tes Fungsi Otak

Emiten Kesehatan PRDA Mulai Rambah Bisnis Tes Fungsi Otak

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 22:25 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB