Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Alasan Stok BBM Kosong di SPBU BP-AKR dan Shell, Imbas Pembatasan Impor?

M Nurhadi

Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:26 WIB
Alasan Stok BBM Kosong di SPBU BP-AKR dan Shell, Imbas Pembatasan Impor?
SPBU BP - AKR (bp.com)
Kesimpulan
  • BBM swasta langka, utamanya Shell dan BP.
  • Shell dan BP-AKR minta maaf, janji pulihkan stok.
  • Koordinasi intensif dengan pemerintah untuk distribusi.

Suara.com - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai terasa di sejumlah SPBU, khususnya yang dikelola oleh perusahaan swasta seperti Shell dan BP-AKR.

Terpantau sejak 26 Agustus lalu, laporan dari berbagai lokasi menunjukkan beberapa jenis BBM di SPBU tersebut tidak tersedia.

Jenis-jenis BBM yang mengalami kekosongan ini mencakup Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+, sementara di SPBU BP-AKR, produk BP 92 dan BP Ultimate juga dikabarkan kosong.

Menanggapi keluhan dari para pelanggan, manajemen dari kedua perusahaan tersebut akhirnya angkat bicara.

Shell Indonesia melalui President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, mengakui adanya permasalahan stok tersebut.

Dalam pernyataan resminya, ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Meskipun beberapa produk premium mereka kosong, Ingrid memastikan bahwa SPBU Shell akan tetap beroperasi normal dan melayani pelanggan dengan produk yang masih tersedia, seperti Shell V-Power Diesel.

Layanan lain seperti Shell Select, Shell Recharge, serta bengkel dan penjualan pelumas juga dipastikan tetap berjalan.

Di sisi lain, Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura, juga membenarkan laporan mengenai kekosongan stok di jaringan SPBU mereka.

Vanda menyebutkan bahwa ada "keterbatasan stok" untuk produk BP Ultimate dan BP 92, yang menyebabkan beberapa SPBU tidak dapat menyediakan produk secara lengkap.

baca juga

Terkait kelangkaan BBM ini,Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah sudah menambah kuota impor mereka.

"Saya ingin mengatakan bahwa semua perusahaan-perusahaan swasta itu telah mendapatkan kuota impor yang jumlahnya sama dengan 2024 ditambah dengan 10 persen," kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (27/8/2025) lalu.

Sedangkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa kelangkaan BBM bukan karena pembatasan izin impor. Menurut dia, hal ini terjadi karena tingginya permintaan konsumen.

Upaya Pemulihan Stok dan Koordinasi dengan Pemerintah

Baik Shell maupun BP-AKR menegaskan bahwa mereka tidak tinggal diam. Keduanya tengah berupaya keras untuk memastikan kelancaran distribusi produk agar stok BBM dapat kembali tersedia secepatnya.

Shell, misalnya, menyatakan bahwa mereka terus berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ketersediaan bahan bakar di seluruh jaringan SPBU mereka, sehingga pelanggan dapat kembali mendapatkan produk yang mereka butuhkan tanpa kendala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Karena Izin Ditahan, Wamen ESDM Jelaskan Alasan Stok BBM Shell Kosong

Bukan Karena Izin Ditahan, Wamen ESDM Jelaskan Alasan Stok BBM Shell Kosong

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 08:16 WIB

Shell Kehabisan BBM, Bahlil Malah Ingin Perkuat Pertamina

Shell Kehabisan BBM, Bahlil Malah Ingin Perkuat Pertamina

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:42 WIB

Stok BBM Shell Kosong Lagi, Kapan Kembali Tersedia?

Stok BBM Shell Kosong Lagi, Kapan Kembali Tersedia?

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:56 WIB

BBM di SPBU Shell dan BP Langka, Menteri Bahlil Bilang Begini...

BBM di SPBU Shell dan BP Langka, Menteri Bahlil Bilang Begini...

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:54 WIB

5 Mobil Sedan Bekas untuk Wanita: Murah, Irit BBM, dan Minim Biaya Perawatan

5 Mobil Sedan Bekas untuk Wanita: Murah, Irit BBM, dan Minim Biaya Perawatan

Otomotif | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:39 WIB

Mobil Beli Pertalite Tanpa Barcode, Emang Bisa? Cek Tutorial Dapat Barcode Agustus 2025!

Mobil Beli Pertalite Tanpa Barcode, Emang Bisa? Cek Tutorial Dapat Barcode Agustus 2025!

Otomotif | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 20:01 WIB

Terkini

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:40 WIB

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

×