Universitas Stanford PHK 363 Karyawan, Ini Penyebabnya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 11 Agustus 2025 | 09:38 WIB
Universitas Stanford PHK 363 Karyawan, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Universitas Stanford. [Unsplash]

Suara.com - Universitas Stanford bakal memangkas karyawannya, seiring dengan kebijakan Gedung Putih yang mengakibatkan hilangnya ratusan pekerjaan di universitas tersebut.

Laporan negara bagian terbaru mengungkapkan bahwa universitas akan memangkas 363 pekerjaan pada akhir September. Adapun, Stanford saat ini mempekerjakan sekitar 13.000 orang.

Dilansir NBC, Senin (11/8/2025), Universitas menyatakan bahwa mereka menyediakan sumber daya dukungan dan tunjangan PHK bagi karyawan yang memenuhi syarat. 

Karyawan yang memenuhi syarat menerima pemberitahuan pembayaran minimal 60 hari, pesangon berdasarkan masa kerja mereka di Universitas, kontribusi premi tunjangan selama tiga bulan, dan bantuan penempatan kembali.

Apalagi,  Universitas mengakui konsekuensi dari tindakannya yang memengaruhi "rekan kerja dan teman-teman berharga" yang telah memberikan kontribusi penting bagi Stanford.

Sebagai informasi, pemangkasan karyawan ini  disebabkan oleh hilangnya 140 juta dolar AS dari anggaran dana umumnya, yang sebagian disebabkan oleh kebijakan federal.

Pemotongan baru-baru ini telah memengaruhi pendanaan yang diperoleh Stanford untuk penelitiannya, dan RUU anggaran yang ditandatangani Presiden Donald Trump meningkatkan pajak dana abadi universitas.

Terlepas dari pemotongan anggaran dan konsekuensi yang akan datang, PHK tersebut mengejutkan banyak anggota staf. Apalagi, banyak karyawan yang sudah bekerja selama puluhan tahun.

“Banyak dari kami pergi makan siang tanpa tahu apa yang terjadi, apa yang sedang terjadi, dan kemudian tiba-tiba beberapa rekan kerja kami pergi begitu saja,” kata karyawan perpustakaan tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka PHK Melonjak! Wamenakar Tuding Perang Dagang Jadi Biang Kerok?

Angka PHK Melonjak! Wamenakar Tuding Perang Dagang Jadi Biang Kerok?

News | Senin, 28 Juli 2025 | 15:56 WIB

Badai PHK Masih Akan Terus Berlanjut

Badai PHK Masih Akan Terus Berlanjut

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 15:16 WIB

Perusahaan IT Ini PHK 12.200 Karyawan

Perusahaan IT Ini PHK 12.200 Karyawan

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 13:56 WIB

Badai PHK Dimana-mana, Cari Kerja Buka Akses Tenaga Kerja Indonesia ke Pasar Global

Badai PHK Dimana-mana, Cari Kerja Buka Akses Tenaga Kerja Indonesia ke Pasar Global

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:55 WIB

Salah Langkah Bisnis, Intel PHK 15 Persen Total Karyawannya

Salah Langkah Bisnis, Intel PHK 15 Persen Total Karyawannya

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:43 WIB

Chevron PHK 575 Karyawan, Terakhir Kerja Bulan September

Chevron PHK 575 Karyawan, Terakhir Kerja Bulan September

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:07 WIB

Terkini

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

×