Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 17:26 WIB
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
IHSG anjlok tajam hingga 1,53 persen, atau turun 121,59 poin, dan bertengger di level 7.830. Foto Suara.com
Baca 10 detik
  • IHSG anjlok tajam hingga 1,53 persen, atau turun 121,59 poin, dan bertengger di level 7.830.
  • Founder Stocknow Hendra Wardana menilai pelemahan IHSG kali ini mencerminkan rapuhnya psikologis pelaku pasar terhadap isu politik dan keamanan domestik.
  • Pemerintah berjanji akan terus memastikan berbagai program ekonomi berjalan sesuai rencana, terlepas dari gejolak yang terjadi di lapangan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri akhir pekan dengan performa yang sangat mengecewakan. Pada penutupan perdagangan Jumat (29/8/2025), IHSG anjlok tajam hingga 1,53 persen, atau turun 121,59 poin, dan bertengger di level 7.830.

Angka ini jauh di bawah level pembukaan hari ini yang sempat menyentuh 7.899. Bahkan, IHSG juga tidak mampu mendekati level tertinggi harian di 7.913 dan sempat menyentuh level terendah di 7.765.

Penurunan signifikan ini menghapus seluruh kenaikan yang terjadi di awal pekan. Performa buruk ini juga menjadi sinyal negatif bagi investor. Level 7.830 menunjukkan bahwa IHSG kini berada jauh di bawah rekor tertinggi dalam 52 minggu terakhir, yaitu 8.022.

Kekhawatiran investor terhadap kondisi politik dan keamanan disinyalir kuat menjadi biang keroknya. Aksi unjuk rasa sepanjang pekan ini disebut-sebut para analis menjadi sentimen negatif.

Founder Stocknow Hendra Wardana menilai pelemahan IHSG kali ini mencerminkan rapuhnya psikologis pelaku pasar terhadap isu politik dan keamanan domestik. Aksi massa yang merebak di Jakarta dan sejumlah daerah usai insiden tewasnya pengemudi ojek online di Pejompongan menjadi pemicu utama investor menahan diri.

“Begitu muncul potensi risiko keamanan, investor asing maupun domestik cenderung menunggu, bahkan melepas sebagian portofolio untuk menjaga likuiditas,” ujar Hendra dalam risetnya.

Menurut Hendra, kondisi ini diperparah oleh respons pemerintah yang dinilai belum memberi sinyal stabilitas. Langkah mengimbau anggota DPR untuk bekerja dari rumah (WFH) justru memunculkan kesan bahwa pemerintah menjauh dari aspirasi publik.

Ketidakpastian ini tidak hanya berdampak di pasar modal, tetapi juga menjadi sorotan internasional. Investor global memantau erat perkembangan situasi, yang akhirnya memperburuk aksi jual di bursa.

“Persepsi pasar terhadap stabilitas sering kali lebih kuat daripada fakta di lapangan, dan itu yang menekan IHSG,” jelas Hendra.

Sementara itu Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan jatuhnya IHSG merupakan hal yang wajar, dia menilai hal itu hanya respons jangka pendek. Fundamental ekonomi Indonesia, menurutnya, masih sangat kuat.

"Kita berharap kondisi bisa segera membaik agar stimulus ekonomi yang sudah digelontorkan dapat memberi dampak positif terhadap pertumbuhan kuartal III-2025. Target kita kuartal ini harus lebih tinggi, waktunya tinggal sebulan lagi," jelas Susiwijono di Kantornya, Jumat (29/8/2025).

Pemerintah berjanji akan terus memastikan berbagai program ekonomi berjalan sesuai rencana, terlepas dari gejolak yang terjadi di lapangan. Stimulus fiskal, belanja negara, hingga program prioritas akan tetap digulirkan agar target pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 tercapai.

Susiwijono menegaskan, pemerintah tidak ingin gejolak sosial ini berlarut-larut hingga mengganggu roda perekonomian nasional yang sudah mulai membaik. Stabilitas politik dan keamanan menjadi modal utama agar program-program ekonomi dapat berjalan efektif, dan pada akhirnya, mendatangkan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Rentetan Demo, Kemenko Ekonomi: Yang Penting Damai, Jangan Sampai Bikin Investor Kabur

Ada Rentetan Demo, Kemenko Ekonomi: Yang Penting Damai, Jangan Sampai Bikin Investor Kabur

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:07 WIB

Investor Asing Pelototi Rentetan Demo Hingga Ojol Tewas, Aksi Jual Marak

Investor Asing Pelototi Rentetan Demo Hingga Ojol Tewas, Aksi Jual Marak

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 13:16 WIB

IHSG Ikut Berduka, Anjlok 2,27 Persen Siang Ini

IHSG Ikut Berduka, Anjlok 2,27 Persen Siang Ini

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 12:55 WIB

Terkini

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:04 WIB