Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada Rentetan Demo, Kemenko Ekonomi: Yang Penting Damai, Jangan Sampai Bikin Investor Kabur

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:07 WIB
Ada Rentetan Demo, Kemenko Ekonomi: Yang Penting Damai, Jangan Sampai Bikin Investor Kabur
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa situasi yang kondusif dan damai menjadi kunci utama agar gejolak sosial ini tidak mengganggu stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor. Foto Suara.com
Baca 10 detik
  • Kemenko Perekonomian menyebut situasi yang kondusif dan damai menjadi kunci utama
  • Aspirasi masyarakat sudah dicatat dan akan ditindaklanjuti oleh pemerintah.
  • Fundamental ekonomi Indonesia, menurutnya, masih sangat kuat.

Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa situasi yang kondusif dan damai menjadi kunci utama agar gejolak sosial ini tidak mengganggu stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.

Hal itu dikatakan Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso merespons rentetan demo yang terjadi di Jakarta sepanjang pekan ini.

Susi panggilan akrabnya berharap rangkaian demo yang terjadi dapat segera berakhir. Ia menyebut, aspirasi masyarakat sudah dicatat dan akan ditindaklanjuti oleh pemerintah. Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta masyarakat tetap tenang menjadi landasan bagi pemerintah untuk memastikan situasi terkendali.

Aksi massa yang belakangan terjadi sempat membuat pasar keuangan merespons negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terpantau melemah. Susiwijono mengakui pergerakan ini wajar, namun ia menilai itu hanya respons jangka pendek. Fundamental ekonomi Indonesia, menurutnya, masih sangat kuat.

"Kita berharap kondisi bisa segera membaik agar stimulus ekonomi yang sudah digelontorkan dapat memberi dampak positif terhadap pertumbuhan kuartal III-2025. Target kita kuartal ini harus lebih tinggi, waktunya tinggal sebulan lagi," jelas Susiwijono.

Pemerintah berjanji akan terus memastikan berbagai program ekonomi berjalan sesuai rencana, terlepas dari gejolak yang terjadi di lapangan. Stimulus fiskal, belanja negara, hingga program prioritas akan tetap digulirkan agar target pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 tercapai.

Susiwijono menegaskan, pemerintah tidak ingin gejolak sosial ini berlarut-larut hingga mengganggu roda perekonomian nasional yang sudah mulai membaik. Stabilitas politik dan keamanan menjadi modal utama agar program-program ekonomi dapat berjalan efektif, dan pada akhirnya, mendatangkan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR, Pagar Beton, dan WFH: Ironi di Balik "Gedung Wakil Rakyat"

DPR, Pagar Beton, dan WFH: Ironi di Balik "Gedung Wakil Rakyat"

Your Say | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Mal Atrium Senen Tutup Operasional Imbas Demo Jakarta, Kapan Buka Kembali?

Mal Atrium Senen Tutup Operasional Imbas Demo Jakarta, Kapan Buka Kembali?

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:51 WIB

Waketum Golkar Desak Hendropriyono Bongkar Dalang Demo Pihak Asing: Ini Menyangkut Kepentingan...

Waketum Golkar Desak Hendropriyono Bongkar Dalang Demo Pihak Asing: Ini Menyangkut Kepentingan...

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:49 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB