Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Farmasi RI Putar Strategi Akuisisi Demi Ekspansi Global

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 01 September 2025 | 08:25 WIB
Emiten Farmasi RI Putar Strategi Akuisisi Demi Ekspansi Global
Ilustrasi. Emiten Farmasi T Pyridam Farma Tbk. (Dok. PYFA)

Suara.com - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) secara resmi memperkenalkan logo dan identitas korporat baru dengan nama PYFA. Perubahan ini menandai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar farmasi, baik di dalam maupun luar negeri. 

Langkah ini juga menjadi simbol penyatuan PYFA dengan tiga anak usahanya yakni PT Holi Pharma, PT Ethica Industri Farmasi, dan perusahaan farmasi asal Australia, Probiotec Pty. Ltd.

Direktur Utama PYFA, Lee Yan Gwan, mengungkapkan bahwa identitas baru ini mencerminkan ambisi perusahaan untuk bertransformasi menjadi entitas bisnis yang lebih modern, dinamis, dan berorientasi global. “Langkah ini merupakan strategi untuk memperkuat identitas perusahaan sekaligus menegaskan komitmen kami dalam memasuki pasar internasional,” ujarnyanya pekan lalu.

Dari sudut pandang ekonomi, perubahan logo ini bukan hanya sekadar estetika, melainkan investasi strategis yang bertujuan meningkatkan nilai merek (brand equity) dan daya saing.

Logo baru ini berfungsi sebagai payung korporasi yang menyatukan semua anak usaha di bawah satu identitas. Hal ini menciptakan sinergi yang lebih kuat, menyederhanakan komunikasi merek, dan dapat mengoptimalkan efisiensi operasional. Dengan satu nama yang dikenal secara global, PYFA dapat lebih mudah membangun kepercayaan dan menarik minat investor serta mitra bisnis potensial.

Akuisisi Probiotec Pty. Ltd. di Australia menunjukkan ambisi PYFA untuk memasuki pasar global. Identitas baru yang “berorientasi global” ini adalah fondasi branding yang esensial untuk mendukung ekspansi tersebut. Logo yang dirancang dengan sentuhan profesional dan modern dapat meningkatkan citra perusahaan di mata konsumen dan regulator internasional.

Komitmen Inovasi dan Presisi: Desain logo dengan simbol tunas yang melambangkan pertumbuhan berkelanjutan dan patahan tegas yang menunjukkan presisi adalah pesan visual yang kuat bagi pasar. Hal ini mengomunikasikan kepada konsumen, mitra, dan investor bahwa PYFA tidak hanya berfokus padaoppp0or pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kualitas produk dan inovasi. Komitmen ini penting dalam industri farmasi di mana kepercayaan adalah aset terbesar.

Yan Gwan menegaskan, dengan identitas baru ini, PYFA siap menjadi pemain utama dalam inovasi farmasi di Asia Pasifik dan global. Perubahan ini menunjukkan kesiapaan perusahaan untuk memghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif dan menunjukkan komitmen untuk membangun masa depan kesehatan yang lebih baik melalui produk-produk berkualitas dan strategi bisnis yang visioner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SWI Perluas Jangkauan Pasar Hingga Afrika Selatan

SWI Perluas Jangkauan Pasar Hingga Afrika Selatan

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 06:58 WIB

Kepala BPOM: Impor Obat Gila-gilaan, Saatnya Indonesia Revolusi Industri Farmasi

Kepala BPOM: Impor Obat Gila-gilaan, Saatnya Indonesia Revolusi Industri Farmasi

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:08 WIB

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB