Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investor Kabur Bawa Rp 1,12 Triliun ke Luar Negeri, BEI: Mereka Akan Balik Lagi

Liberty Jemadu | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 01 September 2025 | 16:57 WIB
Investor Kabur Bawa Rp 1,12 Triliun ke Luar Negeri, BEI: Mereka Akan Balik Lagi
Sebanyak Rp 1,12 triliun dibawa keluar Indonesia setelah demonstrasi besar pada pekan terakhir Agustus 2025. Foto: Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) yakin para investor yang telah pergi dari Indonesia dengan membawa modal senilai Rp 1,12 trilin akibat demonstrasi pada pekan kemarin akan kembali lagi ke Tanah Air.

Diwartakan sebelumnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell hingga Rp 1,12 triliun saat demo tiga hari berlangsung di Indonesia.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Irvan Susandy mengatakan aliran modal asing yang keluar itu hanya bersifat sementara. Sebab, nantinya arus modal asing akan masuk ke Indonesia lagi.

"Tapi saya yakin dengan fundamental kuat negara kita, market kita bagus mereka akan balik lagi," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Dia menekankan  fundamental pasar modal domestik Indonesia masih cukup baik. Apalagi,  beberapa emiten Indonesia juga masuk sebagai penghuni indeks global MSCI.

Indeks MSCI menjadi acuan penting bagi investor institusi global, baik yang mengelola dana pasif maupun aktif. Indeks seperti MSCI Emerging Markets, MSCI Asia ex-Japan, atau MSCI Indonesia, berfungsi sebagai tolok ukur dalam mengalokasikan dana ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Fundamentally negara kita bagus ya. Sebenernya sekarang kan indeks kita juga kemarin kan sudah MSCI rebalance weight kita naik," bebernya.

Dengan masuknya emiten di indeks global MSCI ini menandakan kepercayaan global terhadap pasar modal Indonesia. Namun, ia mengaku akan tetap memantau perkembangan dinamika keamanan domestik.

"Nah ini dinamika yang ini, yang kita coba pantau dan mudah-mudahan tidak mengakibatkan yang sudah baik ini kembali lagi, gitu ya. Kita berharap bahwa terus ini akan terus membaik," bebernya.

Menurutnya, capaian ini menandakan kepercayaan global terhadap pasar modal Indonesia. Namun, ia mengaku akan tetap memantau perkembangan dinamika keamanan domestik.

"Nah ini dinamika yang ini, yang kita coba pantau dan mudah-mudahan tidak mengakibatkan yang sudah baik ini kembali lagi, gitu ya. Kita berharap bahwa terus ini akan terus membaik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Arah! Simak Sentimen Pasar Jelang Pidato Jerome Powell

IHSG Berbalik Arah! Simak Sentimen Pasar Jelang Pidato Jerome Powell

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 09:47 WIB

Analisis IHSG Hari Ini di Tengah Pelemahan Wall Street

Analisis IHSG Hari Ini di Tengah Pelemahan Wall Street

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 06:52 WIB

Bisnis Penjualan Mobil Melemah, BEI Turunkan Target Penjualan Mobil Tahun 2025

Bisnis Penjualan Mobil Melemah, BEI Turunkan Target Penjualan Mobil Tahun 2025

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 06:43 WIB

Antrean IPO: 8 Emiten Saham Siap Melantai, Sektor Apa Saja yang Menarik?

Antrean IPO: 8 Emiten Saham Siap Melantai, Sektor Apa Saja yang Menarik?

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:01 WIB

BEI Beri Peringatan Kepada 167 Emiten, Imbas Lambatnya Lapor Keuangan

BEI Beri Peringatan Kepada 167 Emiten, Imbas Lambatnya Lapor Keuangan

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:55 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB