Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis EBT Dinilai Bisa Tingkatkan Ekonomi Desa

Achmad Fauzi

Rabu, 03 September 2025 | 09:02 WIB
Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis EBT Dinilai Bisa Tingkatkan Ekonomi Desa
Ilustrasi PLTS (Foto ist)
Baca 10 detik
  • PLTS Bisa Tingkatkan Ekonomi Desa
  • Penggunaaan PLTS Bisa Hemat Biaya Listrik untuk Usaha

Suara.com - Pembangunan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dinilai tidak hanya membawa manfaat lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Melalui program Desa Energi Berdikari yang digagas Pertamina NRE, sejumlah desa di Sumatera Selatan telah merasakan dampak nyata dari pemanfaatan energi bersih.

Di Desa Singapure, Kabupaten Muara Enim, warga kini menikmati listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2,2 kWp yang dibangun sejak 2023. Energi matahari tersebut tidak hanya menerangi fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi penggerak usaha produktif warga.

PLTS kini dimanfaatkan untuk pengeringan kopi dengan solar dryer dome hingga mendukung budidaya ikan lele dan nila menggunakan sistem bioflok.

PLTS Terapung di Waduk Muara Nusa Dua, Bali banyak menyita perhatian karena keandalan dan estetikanya.
PLTS Terapung di Waduk Muara Nusa Dua, Bali banyak menyita perhatian karena keandalan dan estetikanya.

Inovasi ini membuat desa mampu menghemat biaya listrik hingga Rp87 juta per tahun serta menekan emisi karbon hingga 50,28 ton CO2ek per tahun.

Manager Corporate Communication and Stakeholder Management Pertamina NRE, Rika Gresia, mengatakan keberhasilan program Desa Energi Berdikari menjadi bukti bahwa energi bersih mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami percaya bahwa kolaborasi antara teknologi energi terbarukan dan inovasi masyarakat dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi lingkungan dan ekonomi lokal," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Selain Singapure, Desa Rantau Dedap juga memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Kapasitasnya yang ditingkatkan menjadi 47 kWh kini menjadi sumber energi untuk rumah produksi olahan kentang dan stroberi.

Produk bernilai tambah seperti donat kentang, serbuk stroberi, dan puding segar berhasil membuka lapangan kerja baru dan menambah pendapatan warga.

Tak hanya itu, potensi wisata juga berkembang. Agroeduwisata Danau Dedunghuk kini menjadi destinasi berbasis energi bersih yang ikut menggerakkan ekonomi lokal.

Pertamina NRE memastikan pembangunan pembangkit berbasis EBT akan terus diperluas ke berbagai wilayah Indonesia. Selain mendukung transisi energi, langkah ini diyakini bisa menciptakan kemandirian desa dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Siasat BUMN Dongkrak Ekonomi Desa di Sektor Petanian Hingga UMKM

Siasat BUMN Dongkrak Ekonomi Desa di Sektor Petanian Hingga UMKM

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2025 | 14:29 WIB

Pakai Energi Terbarukan, PIS Pasok Air Bersih dengan Pompa Tenaga Surya

Pakai Energi Terbarukan, PIS Pasok Air Bersih dengan Pompa Tenaga Surya

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 22:46 WIB

Terkini

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB