Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Kondisi Makin Kondusif, IHSG Terus Lanjutkan Tren Penguatan di Rabu Pagi

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 03 September 2025 | 09:15 WIB
Kondisi Makin Kondusif, IHSG Terus Lanjutkan Tren Penguatan di Rabu Pagi
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG Masih Kuat Bertahan Menguat di Awal Perdagangan Rabu
  • Kondisi Kondusif Jadi Pendorong IHSG Bisa Bergerak Perkasa
  • IHSG Diproyeksikan Lanjutkan Tren Penguatan

Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona hijau pada perdagangan awal, Rabu, 3 September 2025. IHSG dibuka menguat ke level 7.843.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG hingga pukul 09.03 WIB masih terus menghijau ke level 7.855 atau naik 54.23 poin atau secara persentase 0,70 persen.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,69 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,50 triliun, serta frekuensi sebanyak 117.700 kali.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 335 saham bergerak naik, sedangkan 123 saham mengalami penurunan, dan 498 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ADES, ANTM, ARTA, BRAM, CDBK, CPIN, DCII, DSSA, GGRM, INDF, INTP.

Sementara saham-saham yang terdaftar top Looser di perdagangan waktu itu diantaranya, AGII, BBCA, BRPT, BUAH, JECC, KBLM, KETR, MKPI, MORA. MTWI, PRAY, SILO.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu (3/9/2025). Riset harian CGS International Sekuritas Indonesia menyebut, dukungan datang dari kondisi domestik yang semakin kondusif serta kenaikan harga emas dan sejumlah komoditas utama.

Dalam laporannya, analis menilai IHSG berpotensi bergerak di kisaran support 7.735/7.670 dan resistance 7.870/7.935.

"Semakin kondusifnya situasi di dalam negeri dan kembali naiknya harga emas serta beberapa komoditas lain diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan,"tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya.

Dari pasar global, bursa Wall Street dibuka bulan September dengan pelemahan. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,55 persen ke 45.295,81, S&P 500 melemah 0,69 persen ke 6.415,54, sementara FTSE 100 juga terkoreksi 0,87 persen ke 9.116,69. Adapun indeks Nikkei di Jepang justru menguat 0,29 persen ke level 42.310,49.

Tekanan di pasar AS dipicu kekhawatiran investor terhadap kebijakan tarif impor serta naiknya imbal hasil obligasi pemerintah. Hal ini tak lepas dari putusan pengadilan federal Amerika yang menyatakan kebijakan tarif impor era Donald Trump sebagian besar ilegal karena merupakan kewenangan kongres.

Meski begitu, Trump menegaskan akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung, sehingga tarif impor masih tetap berlaku hingga ada keputusan final. Spekulasi kemungkinan pengembalian tarif impor yang telah dibayarkan importir ikut memicu lonjakan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun dan 30 tahun ke 4,27 persen dan 4,97 persen.

Sementara itu, dari pasar komoditas, harga emas dunia tercatat naik 1,64 persen ke USD 3.533,16 per troy ounce, minyak menguat 2,47 persen ke USD 65,59 per barel, sementara CPO juga menguat 1,74 persen ke 4.383. Kenaikan ini diprediksi memberi sentimen positif tambahan bagi IHSG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situasi Makin Kondusif, IHSG Ditutup Terbang ke Level 7.801

Situasi Makin Kondusif, IHSG Ditutup Terbang ke Level 7.801

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 17:01 WIB

IHSG Ditutup Menguat Seiring Meredanya Demonstrasi

IHSG Ditutup Menguat Seiring Meredanya Demonstrasi

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 16:59 WIB

IHSG Perkasa Meski Diguncang Jual Asing dan Gejolak Politik Indonesia, Ini Buktinya

IHSG Perkasa Meski Diguncang Jual Asing dan Gejolak Politik Indonesia, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 15:05 WIB

Terkini

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:59 WIB

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:28 WIB

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:27 WIB

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:13 WIB

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:07 WIB