Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Situasi Makin Kondusif, IHSG Ditutup Terbang ke Level 7.801

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 02 September 2025 | 17:01 WIB
Situasi Makin Kondusif, IHSG Ditutup Terbang ke Level 7.801
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG Ditutup Menguat ke Level 7.801
  • Penguatan IHSG Didorong Situasi yang Kondusif
  • Nilai Transaksi Pergadangan Hari Ini Mencapai Rp 1,37 Triliun

Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya rebound dari keterpurkan dengan melonjak sebesar 65 poin atau 0,85 persen ke level 7.801.

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 35,71 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,37 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,98 juta kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 599 saham bergerak naik, sedangkan 133 saham mengalami penurunan, dan 224 saham tidak mengalami pergerakan.

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot di awal sesi perdagangan Senin, 1 September 2025. IHSG melemah menuju level 7.620. (Suara/com/Rina)
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot di awal sesi perdagangan Senin, 1 September 2025. IHSG melemah menuju level 7.620. (Suara/com/Rina)

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ADES, ANTM, BALI, CDBK, COIN, DAAZ, DCII, DSSA, GGRM, INKP, ITMP, LINK.

Sementara saham-saham yang terdaftar top Looser di perdagangan waktu itu diantaranya, AMRT, BBMD, BMAS, BNBA, BREN, DEFI, DNET, IKBI, INDR, JSPT, KONI, MDIY, RDTX.

Phintraco Sekuritas mengungkapkan, kenaikan IHSG didorong oleh situasi keamanan dalam negeri yang lebih kondusif serta penguatan nilai tukar rupiah.

Dalam riset hariannya, meningkatnya kepercayaan investor mendorong aksi beli pada saham-saham berfundamental bagus yang sebelumnya terkoreksi.

Selain itu, ekspektasi penurunan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) dan juga BI Rate turut menjadi sentimen positif.

Meski demikian, menjelang penutupan perdagangan, penguatan IHSG mulai terbatas. Hal ini menandakan investor masih berhati-hati dan cenderung melakukan trading jangka pendek.

Secara teknikal, IHSG dibuka menguat dan stabil di sekitar level 7.830, sebelum akhirnya ditutup di 7.801. Posisi IHSG kini kembali berada di atas MA20 (7.790), yang menjadi sinyal positif.

Indikator Stochastic RSI menunjukkan area oversold, mendukung potensi rebound lanjutan dalam jangka pendek. Namun, indikator MACD masih berada di area pelemahan, sehingga pergerakan indeks diperkirakan akan fluktuatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ditutup Menguat Seiring Meredanya Demonstrasi

IHSG Ditutup Menguat Seiring Meredanya Demonstrasi

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 16:59 WIB

IHSG Perkasa Meski Diguncang Jual Asing dan Gejolak Politik Indonesia, Ini Buktinya

IHSG Perkasa Meski Diguncang Jual Asing dan Gejolak Politik Indonesia, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 15:05 WIB

Dikabarkan Sudah Memberi Surat ke Prabowo di Hambalang, Ini Dampaknya jika Sri Mulyani Mundur

Dikabarkan Sudah Memberi Surat ke Prabowo di Hambalang, Ini Dampaknya jika Sri Mulyani Mundur

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 10:03 WIB

Terkini

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:59 WIB

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:28 WIB

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:27 WIB

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:13 WIB

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:07 WIB