Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Proyek LRT Velodrome-Manggarai Sudah Capai 61,79 Persen dan Habiskan 19 Ribu Ton Semen

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 04 September 2025 | 13:46 WIB
Proyek LRT Velodrome-Manggarai Sudah Capai 61,79 Persen dan Habiskan 19 Ribu Ton Semen
Suasana pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B di kawasan Pasar Pramuka, Jakarta, Kamis (24/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Proyek pembangunan LRT Velodrome-Manggarai terus dikebut pekerjaanya.
  • Proyek ini sudah mencapai 61,79 persen dan ditargetkan kelar pada 2026.
  • Pembangunan kereta ringan ini sudah menghabiskan ribuan ton semen.

Suara.com - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Fase 1B rute Velodrome-Manggarai menunjukkan kemajuan pesat. Terhitung hingga Juli 2025, proyek yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai ini telah mencapai progres 61,79 persen. Pembangunan ini didukung penuh oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang memasok ribuan ton bahan bangunan.

Proyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada 2026, yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga Jakarta dan mengurai kemacetan. Menurut Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, perusahaannya bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan ini dengan memasok 19.190 ton semen.

LRT Velodrome-Manggarai adalah bagian krusial dari upaya pemerintah untuk menciptakan sistem transportasi terintegrasi di Jakarta. Dengan lima stasiun (Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai), jalur ini akan terhubung langsung dengan Stasiun Manggarai yang dipersiapkan menjadi stasiun sentral pertama di Indonesia. Tak hanya itu, jalur LRT ini juga akan terintegrasi dengan Transjakarta.

“LRT Rute Velodrome – Manggarai menjadi solusi transportasi terintegrasi yang lebih cepat sehingga mendukung kelancaran mobilitas warga Jakarta, sekaligus mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan,” kata Vita, Rabu (4/9/2025).

Keterlibatan SIG dalam proyek ini membuktikan kepercayaan publik terhadap kualitas produknya. Semen SIG digunakan untuk fondasi utama, termasuk bor pile dan pile cap yang menopang struktur bangunan di atasnya.

Dalam proyek ini, SIG memasok dua produk andalannya, SprintPro dan UltraPro. SprintPro merupakan semen yang dirancang untuk kecepatan tinggi, ideal untuk mencapai kuat tekan awal beton dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas. Produk ini telah digunakan di berbagai proyek besar, seperti MRT Jakarta Fase II, Tol Cisumdawu, dan Bandara Kediri.

Sementara itu, UltraPro adalah semen dengan kekuatan optimal untuk menjaga kekokohan konstruksi dalam jangka panjang. Produk ini adalah "langganan" proyek-proyek prestisius, termasuk LRT Jakarta sebelumnya, Jakarta International Stadium, hingga Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC).

“Dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, produk-produk semen SIG telah menghasilkan infrastruktur dan bangunan ikonik di Indonesia yang hingga saat ini masih berdiri kokoh,” pungkas Vita, menekankan kualitas produk SIG sebagai pilihan utama untuk mendukung pembangunan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Semen RI Ketat, SMGR Putar Otak Andalkan Mitra

Industri Semen RI Ketat, SMGR Putar Otak Andalkan Mitra

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 10:04 WIB

Laga Persita Tangerang vs Semen Padang Ditunda

Laga Persita Tangerang vs Semen Padang Ditunda

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:21 WIB

Alasan Laga Persita vs Semen Padang Juga Ditunda

Alasan Laga Persita vs Semen Padang Juga Ditunda

Bola | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB