Lahan Tidur di Banyuasin Disulap Jadi Pertanian Tanaman Herbal

Achmad Fauzi

Kamis, 04 September 2025 | 17:43 WIB
Lahan Tidur di Banyuasin Disulap Jadi Pertanian Tanaman Herbal
Ilustrasi Lahan Tidur.
Baca 10 detik

Suara.com - Desa Merah Mata, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kini tak lagi identik dengan lahan tidur dan problem sosial ekonomi. Melalui inovasi sosial bertajuk 'Kampung Laos Serumpun', PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan PLTG Borang mengubah kawasan itu menjadi sentra budidaya tanaman herbal laos (Alpinia galanga).

Program yang resmi diluncurkan ini menjadi wujud komitmen PLN IP dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan dengan pendekatan berkelanjutan dan inklusif. Saat ini, lahan seluas 60 hektar telah digarap oleh 53 warga, termasuk kelompok perempuan, lansia produktif, dan keluarga pra-sejahtera.

"Kampung Laos Serumpun adalah wujud nyata sinergi antara energi dan kehidupan. Kami tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga harapan dan keberdayaan. Melalui pendekatan regeneratif dan kolaboratif, kami ingin memastikan bahwa setiap tetes keringat masyarakat Desa Merah Mata berbuah kesejahteraan," ujar Dirut PLN IP,  Bernadus Sudarmanta seperti dikutip Kamis (4/9/2025).

Dalam program ini, PLN Indonesia Power merumuskan konsep Serumpun sebagai landasan utama. Serumpun bukan sekadar akronim, melainkan arah besar untuk memastikan Desa Merah Mata tumbuh sejahtera sekaligus berkelanjutan.

Prinsip Sejahtera diwujudkan dengan meningkatkan pendapatan kelompok rentan melalui budidaya laos dan pengembangan produk turunannya. Rimbun berarti menjaga ekologi dengan cara memulihkan lahan gambut, menggunakan sistem fertigasi, serta mengolah limbah menjadi pupuk organik.

Lalu ada Mandiri, yang menekankan pentingnya pelatihan dan pendampingan agar masyarakat memiliki keterampilan memadai dan mampu berdiri di atas kaki sendiri. Prinsip Produktif hadir dengan mendorong lahirnya usaha mikro kreatif, seperti abon, donat, hingga pangsit berbahan dasar laos.

Terakhir, Unggul menjadi cita-cita besar: menjadikan Desa Merah Mata sebagai desa percontohan berbasis komoditas lokal yang mampu bersaing dan menginspirasi daerah lain.

Tak hanya sebatas menanam, program ini juga membuka peluang usaha baru melalui pengembangan produk turunan herbal. Dari laos, masyarakat bisa mengolah aneka produk kuliner hingga bahan kesehatan yang memiliki nilai tambah.

Dengan roadmap sejak 2022 hingga 2026, PLN IP menargetkan Kampung Laos Serumpun menjadi model inovasi sosial terintegrasi yang dapat direplikasi di daerah lain.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatihan Pembuatan Tepung & Biskuit bagi Perempuan Adat Kasimle

Pelatihan Pembuatan Tepung & Biskuit bagi Perempuan Adat Kasimle

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14:31 WIB

PNM Perkuat Ekonomi Akar Rumput Lewat Olahan Singkong

PNM Perkuat Ekonomi Akar Rumput Lewat Olahan Singkong

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:18 WIB

Tak Hanya Bangun Hunian, LPCK Berdayakan Ekonomi Masyarakat Lokal

Tak Hanya Bangun Hunian, LPCK Berdayakan Ekonomi Masyarakat Lokal

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:03 WIB

Terkini

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×