Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada 35.697 Rumah Warga Bakal Disita Agen Properti, Kok Bisa?

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 16 September 2025 | 07:58 WIB
Ada 35.697 Rumah Warga Bakal Disita Agen Properti, Kok Bisa?
ilustrasi rumah. (freepik)
Baca 10 detik
  • Penyitaan rumah di AS terus meningkat akibat banyak warga gagal bayar cicilan
  • Tekanan keuangan dipicu oleh suku bunga dan biaya hidup yang tinggi
  • Keterjangkauan perumahan memburuk, membuat banyak pemilik rumah terjebak

Suara.com - Penyitaan kembali meningkat di seluruh Amerika Serikat. Lantaran, banyak warga yang gagal bayar cicilan untuk pelunasan rumahnya.

Ribuan pemilik rumah menghadapi proses hukum kehilangan rumah mereka.

Pada bulan Agustus, terdapat total 35.697 properti di AS yang mengajukan penyitaan dan pemberitahuan gagal bayar hingga lelang terjadwal, atau penyitaan dari bank

“Agustus menandai bulan keenam berturut-turut peningkatan aktivitas penyitaan properti di AS dari tahun ke tahun dan bulan ketiga berturut-turut dengan pertumbuhan tahunan dua digit,” kata Rob Barber, CEO ATTOM dilansir New York Post, Selasa (16/92025).

Penyitaan rumah ini pada intinya adalah mekanisme hukum yang digunakan pemberi pinjaman setelah peminjam gagal membayar hipotek.

"Meskipun tingkat keseluruhan masih di bawah tingkat sebelum pandemi, peningkatan yang berkelanjutan dalam jumlah penyitaan yang dimulai dan selesai menunjukkan bahwa beberapa pemilik rumah mungkin mengalami tekanan keuangan tambahan dalam lingkungan biaya tinggi dan suku bunga tinggi saat ini," katanya.

Setelah pemberi pinjama, seringkali bank—mengambil alih kendali, properti tersebut dapat dijual untuk menutup saldo pinjaman yang belum dibayar.

“Meningkatnya aktivitas penyitaan properti baru-baru ini menggarisbawahi meningkatnya tekanan keterjangkauan, karena semakin banyak rumah tangga yang berjuang untuk bertahan hidup," katanya.

Selain itu, pembelian rumah telah turun dari level tertinggi era pandemi di beberapa pasar.

Lantaran beberapa pemilik berada dalam posisi genting, tidak mampu menanggung biaya perumahan namun tidak dapat menjual tanpa mengalami kerugian

"Meningkatnya penyitaan properti terjadi di tengah situasi perumahan yang masih terkendala keterjangkauan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Properti Bergairah, Penjualan Rumah di Tangerang Tembus 4.000 Unit Semester Pertama

Pasar Properti Bergairah, Penjualan Rumah di Tangerang Tembus 4.000 Unit Semester Pertama

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:31 WIB

Emiten PPRO Mau Kembangkan Ekosistem Properti Bebas Narkoba

Emiten PPRO Mau Kembangkan Ekosistem Properti Bebas Narkoba

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 18:38 WIB

Dahnil Anzar Soroti Kawasan Mandiri Tak Boleh Hanya Jadi Proyek Properti, Harus Jadi Ruang Hidup

Dahnil Anzar Soroti Kawasan Mandiri Tak Boleh Hanya Jadi Proyek Properti, Harus Jadi Ruang Hidup

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 09:59 WIB

SWID Percaya Diri Tatap Masa Depan Properti Usai Cetak Lonjakan Penjualan

SWID Percaya Diri Tatap Masa Depan Properti Usai Cetak Lonjakan Penjualan

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 06:05 WIB

Paramount Petals Dongkrak Nilai Properti, Hunian Rp 1,2 M Kini Tembus Rp 1,4 Miliar

Paramount Petals Dongkrak Nilai Properti, Hunian Rp 1,2 M Kini Tembus Rp 1,4 Miliar

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:39 WIB

Strategi ASG Hadirkan Konsep Multifungsi untuk Hadapi Tantangan Pasar Properti

Strategi ASG Hadirkan Konsep Multifungsi untuk Hadapi Tantangan Pasar Properti

Bisnis | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB