Update Harga Sembako Hari Ini: Bawang Merah Putih Turun, Daging Ayam Masih Mahal?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 18 September 2025 | 10:21 WIB
Update Harga Sembako Hari Ini: Bawang Merah Putih Turun, Daging Ayam Masih Mahal?
Arsip-Demo di Cirebon Bikin Resah Pedagang Daging Ayam di Cimahi, Harga Melonjak, Penjualan Menurun (Suara.com/Ferry Bangkit)
Baca 10 detik
  • Bapanas melaporkan tren penurunan harga pada sebagian besar komoditas pangan di tingkat eceran, dengan penurunan signifikan pada harga beras dan cabai rawit merah.
  • Beberapa komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, daging sapi, dan telur ayam juga mengalami penurunan harga.
  • Meskipun mayoritas harga turun, ada beberapa komoditas yang harganya naik, seperti ikan kembung dan daging ayam di beberapa wilayah.

Suara.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya tren penurunan harga pada sebagian besar komoditas pangan di tingkat eceran secara nasional.

Data per Kamis, pukul 08.40 WIB, menunjukkan penurunan yang cukup signifikan pada komoditas utama, seperti beras dan cabai.

Harga beras premium turun menjadi Rp15.782 per kilogram dari sebelumnya Rp16.023. Begitu pula dengan cabai rawit merah, yang harganya turun drastis dari Rp48.467 menjadi Rp41.868 per kilogram.

Penurunan harga juga terlihat pada komoditas beras lainnya. Beras medium turun dari Rp13.881 menjadi Rp13.483 per kilogram, sementara beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) turun tipis dari Rp12.562 menjadi Rp12.486.

Selain beras dan cabai, beberapa bahan pokok lainnya juga mengalami penurunan harga, merujuk pada laporan Bapanas, di antaranya:

Bawang Merah: Turun dari Rp41.084 menjadi Rp38.381 per kilogram.
Bawang Putih Bonggol: Turun dari Rp37.443 menjadi Rp36.793 per kilogram.
Daging Sapi Murni: Turun dari Rp134.851 menjadi Rp132.959 per kilogram.
Telur Ayam Ras: Turun dari Rp29.745 menjadi Rp29.695 per kilogram.
Minyak Goreng Kemasan: Turun dari Rp20.910 menjadi Rp20.783 per liter.
Garam Konsumsi: Turun dari Rp11.611 menjadi Rp11.162 per kilogram.

Meskipun sebagian besar komoditas mengalami penurunan, ada beberapa komoditas yang harganya naik, seperti ikan kembung yang naik menjadi Rp42.474 per kilogram dari sebelumnya Rp41.922.

Selain itu, berdasarkan pantauan di lapangan, harga daging ayam di sejumlah kota dan kabupaten terpantau masih berada di kisaran Rp 40.000. HArga ayam yang naik tinggi ini terjadi sejak pekan ini.

Salah satunya terjadi di Sleman dan Kulonprogo yang terpantau berada di kisaran Rp 40.000. 

Sementara itu, harga komoditas lain seperti ikan tongkol dan ikan bandeng justru mengalami penurunan.

Secara keseluruhan, data dari Panel Harga Bapanas menunjukkan stabilitas harga pangan yang positif dengan mayoritas bahan pokok mengalami penurunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YLKI Desak Penyelesaian Masalah Stok dan Harga Beras di Pasaran

YLKI Desak Penyelesaian Masalah Stok dan Harga Beras di Pasaran

News | Sabtu, 06 September 2025 | 09:49 WIB

Harga Beras Naik Terus, Mentan: Itu Anomali!

Harga Beras Naik Terus, Mentan: Itu Anomali!

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 14:47 WIB

Harga Beras Premium Bakal Lebih Murah, Mentan Kerahkan Bulog Guyur Pasokan

Harga Beras Premium Bakal Lebih Murah, Mentan Kerahkan Bulog Guyur Pasokan

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 13:48 WIB

Terkini

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB