Antam Raup Pendapatan Rp 59 Triliun

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 29 September 2025 | 16:07 WIB
Antam Raup Pendapatan Rp 59 Triliun
Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam, Achmad Ardianto mengatakan pendapatan perusahaan hingga Juni 2025 sudah mencapai nyaris Rp 60 triliun. (Suara.com Achmad Fauzi).
  • Pendapatan Antam hingga Juni 2025 sudah mendekati pendapatan penuh perusahaan selama satu tahun pada 2024.
  • Antam mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,14 triliun. 
  • Aset Antam juga naik menjadi Rp48,378 triliun per Juni 2025.

Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat pendapatan hingga Rp59,02 triliun atau nyaris Rp60 triliun hingga Juni 2025, naik bila dibandingkan dengan pendapatan perusahaan pada Juni 2024 yang sebesar Rp23,189 triliun.

Dengan demikian, pendapatan Antam per Juni 2025 mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat apabila dibandingkan dengan Juni 2024.

“Sampai bulan Juni, kami sudah mencapai hampir Rp60 triliun,” ucap Direktur Utama Antam Achmad Ardianto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, yang membidangi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Ardianto menyampaikan bahwa pendapatan per Juni 2025 juga sudah mendekati pendapatan penuh perusahaan selama satu tahun pada 2024, yang per Desember 2024 mencapai Rp69,19 triliun.

Peningkatan pendapatan tersebut juga tercermin pada peningkatan laba bersih Antam. Per Juni 2025, Antam mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,14 triliun, melampaui laba bersih perusahaan selama setahun pada 2024, yang tercatat sebesar Rp3,85 triliun per Desember 2024.

“Tentu saja harapannya kami bisa mencapai yang lebih baik lagi di akhir tahun,” kata Ardianto.

Melalui paparannya, Ardianto juga menjelaskan meningkatnya aset perusahaan, yakni dari Rp39,18 triliun per Juni 2024, naik menjadi Rp48,378 triliun per Juni 2025. Ekuitas perusahaan juga menunjukkan peningkatan dari Rp29,69 triliun per Juni 2024, naik menjadi Rp33,7 triliun per Juni 2025.

Dengan demikian, Ardianto menyimpulkan bahwa kinerja keuangan Antam terus mengalami peningkatan pada setiap tahunnya.

Pada Juni lalu, Antam membagikan dividen sebesar Rp3,6 triliun atau Rp151,77 per lembar saham pada tahun buku 2024.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Antam juga diungkapkan bahwa perusahaan mencatatkan pertumbuhan Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar 3 persen menjadi Rp6,73 triliun, dari sebelumnya Rp6,55 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Terbang Tinggi, Harga Per Gram Sentuh Rp 2.198.000

Emas Antam Terbang Tinggi, Harga Per Gram Sentuh Rp 2.198.000

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 09:41 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Emas Antam Bertahan di Rp 2.290.000

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Emas Antam Bertahan di Rp 2.290.000

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 08:01 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi Didorong Geopolitik: Waktunya Akumulasi?

Harga Emas Antam Naik Lagi Didorong Geopolitik: Waktunya Akumulasi?

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Melandai: Sinyal Beli atau Tahan Dulu?

Harga Emas Antam Hari Ini Melandai: Sinyal Beli atau Tahan Dulu?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 10:47 WIB

Harga Emas Antam Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Rp2,175 Juta Per Gram

Harga Emas Antam Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Rp2,175 Juta Per Gram

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 09:58 WIB

Terkini

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:28 WIB

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:26 WIB

Ramai Pengendara Isi Bensin Full Tank Jelang Pengumuman Kenaikan BBM

Ramai Pengendara Isi Bensin Full Tank Jelang Pengumuman Kenaikan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:24 WIB

Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara

Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:11 WIB

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:32 WIB

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:27 WIB

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:45 WIB

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:32 WIB

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB