Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

JIEP Gencar Perkuat Integritas, Terapkan Sistem Anti Penyuapan Ketat

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 02 Oktober 2025 | 07:27 WIB
JIEP Gencar Perkuat Integritas, Terapkan Sistem Anti Penyuapan Ketat
Ilustrasi. PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP)
  • PT JIEP menegaskan peran vital 30 vendor dalam pengembangan Kawasan Industri Pulogadung.
  • Pihaknya menyosialisasikan pentingnya kepatuhan terhadap Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan prinsip Good Corporate Governance (GCG) demi mewujudkan kerja sama yang berkelanjutan.
  • PT JIEP secara proaktif menggelar sosialisasi K3L, SMAP, dan gratifikasi kepada para mitranya. 

Suara.com - PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) (JIEP) mengambil langkah proaktif untuk memperkuat tata kelola perusahaan.

JIEP resmi membangun kemitraan strategis dengan para penyedia barang dan jasa (vendor), sekaligus menekankan pentingnya Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) demi pertumbuhan Kawasan Industri Pulogadung yang berkelanjutan.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT JIEP, Dharma Satriadi, menegaskan bahwa keberhasilan kawasan industri ini sangat bergantung pada dedikasi dan profesionalisme para vendor.

"Kami tidak hanya menyampaikan apresiasi, tetapi juga berbagi pemahaman mengenai pentingnya kepatuhan, integritas, serta tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dalam setiap proses kerja sama," ujar Dharma dalam keterangan tertulis, Rabu (1/10/2025).

Dalam upaya meningkatkan kesadaran ini, JIEP memberikan sosialisasi intensif kepada 30 vendor terpilih mengenai Keselamatan, Kesehatan, Kerja, dan Lingkungan (K3L), SMAP, serta bahaya gratifikasi. Tujuannya adalah memastikan prinsip integritas, transparansi, dan kepatuhan tertanam dalam setiap aspek kerja sama.

Dharma berharap, melalui kegiatan ini, hubungan antara JIEP dan mitra strategisnya semakin erat. Kemitraan tidak hanya difokuskan pada keuntungan, tetapi juga pada sinergi, kepatuhan, dan integritas yang tinggi.

"Harapan kami agar PT JIEP dan seluruh mitra strategis dapat terus berjalan beriringan, membangun sinergi yang solid serta menjunjung tinggi integritas dalam mewujudkan kemitraan yang berkelanjutan," tutupnya.

Langkah JIEP ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadi entitas bisnis yang bersih dan profesional, di mana pertumbuhan Kawasan Industri Pulogadung didukung oleh fondasi etika dan tata kelola yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Udang Beku Radioaktif di Cikande: Zulhas Klaim Tak Ganggu Ekspor Nasional

Udang Beku Radioaktif di Cikande: Zulhas Klaim Tak Ganggu Ekspor Nasional

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:03 WIB

Geger Cesium-137! KLH Segel Pabrik di Serang yang Diduga Cemari Udang Ekspor, Sanksi Pidana Menanti

Geger Cesium-137! KLH Segel Pabrik di Serang yang Diduga Cemari Udang Ekspor, Sanksi Pidana Menanti

News | Senin, 15 September 2025 | 14:14 WIB

Bikin Onar Ngaku-ngaku Anggota, 2 Pria Mabuk Diamuk Warga di Pulogadung, Satunya Tepar di Jalanan

Bikin Onar Ngaku-ngaku Anggota, 2 Pria Mabuk Diamuk Warga di Pulogadung, Satunya Tepar di Jalanan

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:52 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB