Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Importa Raih Top Brand Award 2025, Incar Ekspansi Global

Arif Budi

Senin, 06 Oktober 2025 | 13:25 WIB
Importa Raih Top Brand Award 2025, Incar Ekspansi Global
Importa raih Top Brand 2025. (Dok. Importa)
baca 10 detik
  • Importa kembali meraih Top Brand Award 2025 dengan indeks 39,6%

  • Kesuksesan Importa berawal dari inovasi lemari berbahan dasar besi yang tahan rayap dan jamur sejak 2017

  • Dengan 4.500 mitra toko dan 22 gudang, Importa menargetkan Filipina sebagai langkah awal menuju pasar global.

Suara.com - Sebagai pelopor lemari pakaian berbahan dasar besi, Import sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan kembali meraih Top Brand Award 2025 untuk kategori Furniture Besi.

Penghargaan bergengsi yang diserahkan di Intercontinental Bali Resort, Jimbaran (12/8/2025) ini menjadi penegasan atas dominasi Importa sebagai pemimpin pasar.

Dengan Top Brand Index mencapai 39,6%, angka ini merefleksikan kepercayaan solid dari jutaan keluarga di Indonesia.

Namun, di balik kilau penghargaan ini, tersimpan sebuah kisah perjuangan, inovasi, dan konsistensi yang dibangun dari nol.

Kisah Importa dimulai dari sebuah ruko sederhana berukuran 8x12 meter di Temanggung. Di sanalah sang pendiri sekaligus CEO Importa Group, Nizar Bawazier, merintis mimpinya.

Ia melihat sebuah celah di pasar: masyarakat mendambakan furniture yang tidak hanya stylish dan fungsional, tetapi juga awet dan terjangkau.

“Kami bisa menyebut pemimpin pasar di kategori ini (furniture dengan bahan dasar besi). Kami menghadirkan yang stylist, fungsional, dan harga terjangkau. Stylist dapat fungsi dapat harga murah,” ujar Nizar Bawazier.

Perjalanan Nizar menemukan formula kesuksesan tidaklah instan. Pada tahun 2009, berbekal tekad besar dan modal seadanya, ia nekat berangkat ke China untuk belajar langsung dari pameran furniture terbesar di dunia.

"Yang penting berangkat dulu. Cah SMA modal wani wae (berani saja)," kenangnya.

baca juga

Dari perjalanannya di China, Nizar membawa pulang sebuah gagasan revolusioner. Ia melihat pasar furniture Indonesia saat itu didominasi oleh produk particle board yang rentan rusak oleh jamur dan rayap di iklim tropis. Ia tahu, harus ada solusi.

Pada tahun 2017, ia memperkenalkan sebuah terobosan: lemari pakaian berbahan dasar besi. Sebuah solusi anti rayap dan anti jamur yang pada awalnya justru ditertawakan. Meski idenya dianggap aneh, Nizar tak goyah.

"Aku bilang ini lemari masa depan. Awalnya sales kecil, lalu aku mulai printing pattern biar tampilannya beda. Lama-lama laku juga," kata Nizar.

Keyakinannya terbukti. Inovasi ini menjadi titik balik. Dengan harga yang terjangkau, tampilan menarik, dan daya tahan yang superior, lemari besi Importa booming di pasaran, terutama di segmen menengah ke bawah yang selama ini minim pilihan berkualitas.

Membangun Ekosistem, Merangkul Mimpi Global

Kesuksesan Importa tidak dibangun seorang diri. Nizar secara sadar membangun sebuah ekosistem kemitraan yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didukung Ekosistem Digital Telkom, UMKM Pekalongan Tembus Pasar Global

Didukung Ekosistem Digital Telkom, UMKM Pekalongan Tembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 28 September 2025 | 14:00 WIB

Gunakan Font Multibahasa untuk Menembus Pasar Global

Gunakan Font Multibahasa untuk Menembus Pasar Global

Tekno | Rabu, 03 September 2025 | 10:40 WIB

SWI Perluas Jangkauan Pasar Hingga Afrika Selatan

SWI Perluas Jangkauan Pasar Hingga Afrika Selatan

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 06:58 WIB

Pesta Rakyat Brisbane 2025: Pertamina Bawa UMKM Tembus Pasar Global

Pesta Rakyat Brisbane 2025: Pertamina Bawa UMKM Tembus Pasar Global

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 20:12 WIB

5 Merek HP Terlaris di Pasar Global 2025: Samsung Nomor Satu, Xiaomi Peringkat Ketiga

5 Merek HP Terlaris di Pasar Global 2025: Samsung Nomor Satu, Xiaomi Peringkat Ketiga

Tekno | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:24 WIB

Terkini

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:59 WIB

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:51 WIB

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:21 WIB

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:11 WIB

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:04 WIB

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:44 WIB

Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG

Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:25 WIB

Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya

Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:40 WIB

Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul

Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:02 WIB

×