Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Bank Indonesia Buka Suara Disebut Jual Cadangan Emas 11 Ton

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 07 Oktober 2025 | 07:47 WIB
Bank Indonesia Buka Suara Disebut Jual Cadangan Emas 11 Ton
Ilustrasi Bank Indonesia [Antara]
  • Bank Indonesia membantah laporan World Gold Council yang menyebut telah menjual emas sebanyak 11 ton.
  • BI menegaskan tidak ada penjualan emas dan meminta publik merujuk pada data resmi di situsnya.
  • Laporan WGC mencatat beberapa bank sentral menambah cadangan emas pada Agustus 2025, sementara Rusia dan BI disebut sebagai penjual.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) buka suara disebut menjual emas sebanyak 11 ton. 

Adapun, penjualan emas  tersebut disampaikan Analis Senior EMEA World Gold Council, Krishan Gopaul dalam laporan Central bank gold statistics: Central bank gold buying rebounds pada 3 Oktober lalu.

Menurut dia, bank sentral menambah cadangan emas global bersih sebesar 15 ton pada Agustus 2025, berdasarkan data yang dilaporkan oleh IMF dan masing-masing bank sentral

Sanggahan itu disampaikan Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny.

Dia mengatakan bahwa BI tidak melakukan penjualan emas yang disebutkan oleh Analis Senior EMEA World Gold Council, Krishan Gopaul

"Merespon pertanyaan mengenai BI melakukan penjualan emas sebanyak 11 ton yang beredar, dapat kami sampaikan bahwa Bank Indonesia tidak melakukan penjualan emas sebagaimana disebutkan," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

BI pun menyarankan agar informasi yang benar bisa dilihat dalam situs resmi. 

Salah satunya laporan mengenai cadangan devisa yang selalu diumumkan oleh Bank Indonesia

"Mohon teman-teman media dapat mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan cadangan devisa Indonesia melalui website Bank Indonesia," katanya.

Sebagai informasi, tujuh bank sentral yang menambahkan cadangan emas global secara bersih pada Agustus 2025 mencapai total seberat 15 ton.

Penambahan itu menurut World Gold Council menandakan kembalinya pola pembelian setelah cadangan emas global tidak berubah pada Juli.

Bank sentral pertama yang tercatat menambahkan stok emas nya ialah Bank Nasional Kazakhstan, dengan total pembelian mencapai 8 ton. 

Kepemilikan emas nya kini 316 ton, lebih tinggi 32 ton dibanding akhir 2024.

Kedua, ialah penambahan cadangan emas Bank Nasional Bulgaria sebesar 2 ton. 

Pembelian terbaru ini menjadikan catatan peningkatan bulanan terbesar sejak Juni 1997 (8 ton), menjadi 43 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Bakal Evaluasi Skema Bagi Beban dengan Pemerintah, Buat Biayai Program Prabowo

Bank Indonesia Bakal Evaluasi Skema Bagi Beban dengan Pemerintah, Buat Biayai Program Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 07:51 WIB

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik Lagi Jadi Rp 2.338.000, UBS di Pegadaian Cetak Rekor!

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik Lagi Jadi Rp 2.338.000, UBS di Pegadaian Cetak Rekor!

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 07:29 WIB

Rupiah Anjlok Rp 16.800, Menko Airlangga Akui Belum Bertemu Gubernur BI! Ada Apa?

Rupiah Anjlok Rp 16.800, Menko Airlangga Akui Belum Bertemu Gubernur BI! Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:19 WIB

Emas Antam Terus Melonjak, Hari Ini Seharga Rp 2.237.000 per Gram

Emas Antam Terus Melonjak, Hari Ini Seharga Rp 2.237.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 09:02 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam Naik Jadi Rp 2.335.000, Emas UBS Lagi Turun!

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam Naik Jadi Rp 2.335.000, Emas UBS Lagi Turun!

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 07:16 WIB

Emas Meroket! Ini 3 Alasan di Balik Kenaikan Harga Mineral Pada September

Emas Meroket! Ini 3 Alasan di Balik Kenaikan Harga Mineral Pada September

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 06:18 WIB

Terkini

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:27 WIB

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:23 WIB

Masuk Sandbox OJK, Amanode Siap Dorong Akses Likuiditas Berbasis Aset Kripto

Masuk Sandbox OJK, Amanode Siap Dorong Akses Likuiditas Berbasis Aset Kripto

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:21 WIB

Tak Kuat Tekanan Aksi Jual Asing Buat IHSG Ambruk, Balik ke Level 6.130

Tak Kuat Tekanan Aksi Jual Asing Buat IHSG Ambruk, Balik ke Level 6.130

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:09 WIB

Luhut Klarifikasi soal Tugas Bea Cukai Diganti BUMN Ekspor PT DSI

Luhut Klarifikasi soal Tugas Bea Cukai Diganti BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:58 WIB

10 Raksasa Sawit Diduga Manipulasi Ekspor, Nama-nama Konglomerat Ini Diincar Kejagung?

10 Raksasa Sawit Diduga Manipulasi Ekspor, Nama-nama Konglomerat Ini Diincar Kejagung?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:51 WIB

Purbaya Bantah Luhut, Tugas Bea Cukai Tak Diganti BUMN Ekspor PT DSI!

Purbaya Bantah Luhut, Tugas Bea Cukai Tak Diganti BUMN Ekspor PT DSI!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:14 WIB