Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Bank Indonesia Bakal Evaluasi Skema Bagi Beban dengan Pemerintah, Buat Biayai Program Prabowo

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 02 Oktober 2025 | 07:51 WIB
Bank Indonesia Bakal Evaluasi Skema Bagi Beban dengan Pemerintah, Buat Biayai Program Prabowo
Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Skema burden sharing antara Bank Indonesia dan pemerintah tetap berjalan dan dievaluasi setiap 3-6 bulan.

  • Realisasi burden sharing dilakukan lewat pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder dengan nilai Rp 200 triliun.

  • Penambahan bunga rekening pemerintah di BI akan dihitung berdasarkan penggunaan SBN untuk program prioritas, namun detail bunga belum diumumkan

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menekankan skema kebijakan berbagi beban atau burden sharing dengan pemerintah masih tetap berjalan.

Nantinya, akan dievaluasi setiap tiga bulan sekali atau enam bulan sekali.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, mekanisme burden sharing tetap berjalan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB).

Dukungan itu diberikan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder dengan realisasi mencapai Rp 200 triliun.

Apalagi, implementasi kerja sama ini sudah ada dasar perjanjian antara Menteri Keuangan dan Gubernur BI, dan akan dieksekusi secara periodik.

"Burden sharing tetap sudah jalan. Nanti kalau nanti ada, kan ini kan baru berjalan ya, nanti kalau ada periodek setiap 3 atau 6 bulan kita bisa akan ada update. Artinya secara kerja, koordinasi antara Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia kan sudah ada perjanjian kerjasamanya dan itu tetap akan dieksekusi," jelasnya di Gedung DPR, Rabu (2/10/2025).

Ilustrasi keuangan (Pixabay/Steve Buissinne)
Ilustrasi keuangan (Pixabay/Steve Buissinne)

Menurut dia, realisasi burden sharing nantinya akan direfleksikan dalam bentuk penambahan bunga pada rekening pemerintah di Bank Indonesia.

Hal ini mengacu pada perhitungan penggunaan Surat Berharga Negara (SBN) yang diarahkan untuk program khusus tertentu.

"Sebenarnya akan ada perhitungan tersendiri, artinya berapa SBN dana SBN yang digunakan untuk program seperti perumahan, kemudian juga Koperasi Merah Putih. Nah, itu tentunya angka itu yang nanti akan dijadikan dasar untuk menambah bunga rekening pemerintah di Bank Indonesia," terang Ramdan Denny Prakoso.

baca juga

Meski sudah ada SBN yang dialokasikan, Denny menegaskan besaran bunga yang akan ditanggung BI belum bisa dibagikan ke publik karena perhitungan masih berlangsung.

"Bank Indonesia tentunya sepakat dengan pemerintah realisasinya itu tentunya akan direalisasikan dalam bentuk penambahan bunga rekening pemerintah di Bank Indonesia," bebernya.

Sebagaimana diketahui, otoritas moneter mengungkapkan skema burden sharing atau berbagi beban terbaru yang dilakukan antara Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.

Burden sharing kali ini dilakukan melalui pembelian surat berharga negara (SBN) dalam jumlah besar, namun tetap di pasar sekunder, bukan primer seperti era Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum 'Adu Geber' di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Merapat ke Istana

Sebelum 'Adu Geber' di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Merapat ke Istana

News | Selasa, 30 September 2025 | 19:50 WIB

CEK FAKTA Foto Presiden Prabowo Terpajang pada Billboard di Israel, Asli atau Palsu?

CEK FAKTA Foto Presiden Prabowo Terpajang pada Billboard di Israel, Asli atau Palsu?

News | Selasa, 30 September 2025 | 15:36 WIB

Menkeu Purbaya ke Istana Bawa Berkas, tapi Ngaku Cuma 'Makan Siang Gratis'

Menkeu Purbaya ke Istana Bawa Berkas, tapi Ngaku Cuma 'Makan Siang Gratis'

News | Selasa, 30 September 2025 | 14:47 WIB

Momen Prabowo Sebut Nama Anies di Munas PKS, Ungkit Skor 11 dari 100: Dia yang Bantu Gue Menang!

Momen Prabowo Sebut Nama Anies di Munas PKS, Ungkit Skor 11 dari 100: Dia yang Bantu Gue Menang!

News | Selasa, 30 September 2025 | 12:35 WIB

Kemlu RI Klarifikasi Foto Prabowo di Israel, Tegaskan Konsistensi Dukung Kedaulatan Palestina

Kemlu RI Klarifikasi Foto Prabowo di Israel, Tegaskan Konsistensi Dukung Kedaulatan Palestina

News | Selasa, 30 September 2025 | 11:59 WIB

Kemlu RI Buka Suara soal Reklame Abraham Shield, Israel Catut Foto Prabowo Buat Alat Propaganda?

Kemlu RI Buka Suara soal Reklame Abraham Shield, Israel Catut Foto Prabowo Buat Alat Propaganda?

News | Selasa, 30 September 2025 | 11:35 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×