Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Menkeu Purbaya: Jangan Sampai, Saya Kasih Duit Malah Panik!

M Nurhadi

Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:58 WIB
Menkeu Purbaya: Jangan Sampai, Saya Kasih Duit Malah Panik!
Menteri Keuangan Indonesia: Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram.com/purbayayudhi_official)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengajukan permohonan agar BUMD DKI Jakarta diizinkan mengakses dana stimulus Rp200 triliun.

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa dana tersebut bersifat business-to-business (B2B).

  • Menkeu mempertimbangkan opsi untuk menyalurkan sebagian dana langsung ke Bank Jakarta agar mudah diakses oleh UMKM dan industri lokal.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara resmi mengajukan permohonan kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta diberikan akses untuk memanfaatkan dana stimulus sebesar Rp200 triliun yang saat ini ditempatkan pemerintah pusat melalui Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Permintaan itu disampaikan Pramono saat bertemu di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10/2025). Ia berharap dana besar tersebut juga dapat dialokasikan untuk memperkuat permodalan dan program BUMD yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta.

“Kami ingin memanfaatkan dana Rp200 triliun yang diputuskan oleh Kementerian Keuangan oleh Pak Menteri ke Bank Himbara, kami boleh juga memanfaatkan untuk BUMD-BUMD yang ada di Jakarta,” kata Pramono.

Menkeu: Dana Bersifat Business-to-Business

Menanggapi permintaan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa dana Rp200 triliun yang telah disalurkan ke Bank Himbara pada dasarnya memiliki sifat transaksi business-to-business (B2B).

Dengan demikian, dana tersebut hanya dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak BUMD jika memenuhi kriteria dan dianggap menguntungkan bagi pihak bank penyalur.

“Kalau menguntungkan mereka, bisa langsung datang ke Himbara,” ujar Purbaya, menyarankan agar BUMD DKI dapat langsung bernegosiasi dengan bank-bank Himbara.

Meskipun demikian, Menkeu Purbaya menambahkan bahwa pemerintah pusat juga tengah mempertimbangkan opsi untuk menyalurkan sebagian dana tersebut secara langsung ke Bank Jakarta.

Tujuannya adalah agar dana itu dapat dimanfaatkan lebih mudah oleh sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri lokal yang ada di DKI Jakarta.

baca juga

Purbaya menekankan perlunya perhitungan yang cermat agar proses penyaluran dana tidak menimbulkan kepanikan atau masalah penyerapan di pihak Bank Jakarta. Ia sempat menanyakan langsung kesiapan Bank Jakarta kepada Gubernur.

“Saya tanya tadi ke Pak Gubernur, apakah Bank Jakarta bisa menyerap? Jangan sampai saya kasih duit, panik. Waduh nggak bisa nyalurkan. Kata Pak Gubernur, bisa,” ungkap Purbaya, dikutip via Antara.

Menanggapi optimisme tersebut, Gubernur Pramono Wibowo menyebut bahwa jika alokasi dana yang diberikan berada di kisaran Rp10 triliun hingga Rp20 triliun, jumlah tersebut diyakini akan mampu diserap dan disebarkan secara efektif.

Pramono optimis bahwa dana itu akan menyebar ke UMKM dan berbagai industri lainnya, baik di Jakarta maupun daerah lain di sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Kasih Deadline Serap Anggaran MBG Oktober: Enggak Terpakai Saya Ambil Uangnya

Purbaya Kasih Deadline Serap Anggaran MBG Oktober: Enggak Terpakai Saya Ambil Uangnya

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:01 WIB

Beda Reaksi Warga Sambut Menteri Purbaya Yudhi VS Bahlil Lahadalia di HUT TNI Ke-80

Beda Reaksi Warga Sambut Menteri Purbaya Yudhi VS Bahlil Lahadalia di HUT TNI Ke-80

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:06 WIB

Mau Kucurkan Dana Triliunan ke Bank Jakarta, Menkeu Purbaya: Jangan Sampai Saya Kasih Duit Panik

Mau Kucurkan Dana Triliunan ke Bank Jakarta, Menkeu Purbaya: Jangan Sampai Saya Kasih Duit Panik

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:40 WIB

Terkini

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:21 WIB

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:15 WIB

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih

Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:47 WIB

Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun

Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:46 WIB

Perusahaan AS Jajaki Proyek Gasifikasi Batubara dengan Danantara

Perusahaan AS Jajaki Proyek Gasifikasi Batubara dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:44 WIB

Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan

Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:08 WIB

×