Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Perencanaan dan e-RDKK yang Tepat Jadi Kunci Optimalisasi Penyerapan Pupuk Subsidi di Aceh

Fabiola Febrinastri

Rabu, 08 Oktober 2025 | 20:11 WIB
Perencanaan dan e-RDKK yang Tepat Jadi Kunci Optimalisasi Penyerapan Pupuk Subsidi di Aceh
Ilustrasi pupuk bersubsidi (Dok: Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kebijakan penyaluran pupuk subsidi agar penyalurannya semakin tepat sasaran, mudah diakses, dan mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa pemerintah terus berkomitmen menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani.

“Pupuk bersubsidi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani yang berhak. Pemerintah menjamin ketersediaan pupuk dengan memperkuat sistem e-RDKK agar perencanaan dan distribusi lebih tepat serta transparan,” ujar Amran.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh, T.A. Khalid, menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan pupuk subsidi tersebut. Ia menilai langkah Kementan sudah tepat, serta mengingatkan bahwa perencanaan kebutuhan pupuk harus dilakukan dengan cermat karena data e-RDKK menjadi kunci utama dalam memastikan penyaluran pupuk tepat sasaran.

“Kebijakan pupuk subsidi ini sudah sangat baik, terus kita awasi dan perbaiki perencanaannya. Administrasi jangan sampai salah, e-RDKK harus benar-benar diinput sesuai kebutuhan di lapangan. Data yang tepat akan menentukan keberhasilan penyaluran pupuk,” tegas T.A. Khalid, Selasa (7/10/2025).

Ia juga mendorong seluruh pihak di Aceh untuk mengoptimalkan penyerapan pupuk subsidi, mengingat alokasi yang tersedia saat ini dipastikan mencukupi hingga Desember. Menjelang musim tanam Oktober–Maret (OKMAR), ia berharap para petani segera melakukan penebusan pupuk subsidi yang telah disiapkan pemerintah agar kebutuhan pemupukan dapat terpenuhi tepat waktu dan tidak menghambat proses tanam.

“Pemerintahan Pak Prabowo sangat fokus terhadap ketahanan pangan. Saya ingin Aceh menjadi lumbung pangan nasional. Maka semua pihak harus berkoordinasi mulai dari pemerintah daerah, penyuluh, kios, hingga kelompok tani, agar tidak ada pupuk yang tersisa. Mari benahi bersama dari sisi administrasi dan lapangan,” ujar Khalid.

Ia menambahkan, Aceh memiliki potensi besar sebagai sentra produksi tanaman. Dengan dukungan sarana produksi yang cukup, pendampingan penyuluh, serta penyaluran pupuk yang tertib, daerah ini bisa berkontribusi signifikan terhadap visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

“Saya bangga kepada petani Aceh yang terus bersemangat. Pemerintah pusat sudah hadir melalui kebijakan pupuk subsidi ini, sekarang saatnya kita memastikan pelaksanaannya benar-benar dirasakan di tingkat petani,” lanjutnya.

baca juga

Sementara itu, Sukri, seorang petani dari Desa Glee Gogo, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, mengaku dirinya sudah merasakan langsung kemudahan dalam menebus pupuk subsidi tahun ini.

“Saya rencana akan mulai tanam di awal November, akhir Oktober ini mulai olah lahan. Pupuk akan saya tebus segera. Alhamdulillah sekarang mudah, dan saya membeli dengan harga sesuai HET. Kuota saya juga aman dan sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Sukri.

Menurut Khalid, pengakuan seperti yang disampaikan Sukri menunjukkan bahwa kebijakan pupuk subsidi semakin membaik di lapangan. Ia berharap praktik baik tersebut bisa diperluas ke seluruh kabupaten di Aceh.

“Inilah yang kita harapkan petani mudah menebus pupuk, harga sesuai HET, dan ketersediaan mencukupi. Dengan sinergi dan kerja bersama, Aceh akan benar-benar menjadi lumbung pangan nasional,” tutupnya.(YR) ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Makin Transparan, Kementan Pastikan Tepat Sasaran

Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Makin Transparan, Kementan Pastikan Tepat Sasaran

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 14:09 WIB

Pemerintah Beberkan Fakta di Balik Kenaikan Harga Ayam dan Telur

Pemerintah Beberkan Fakta di Balik Kenaikan Harga Ayam dan Telur

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 14:13 WIB

Stok Beras Bulog Menguning, Komisi IV DPR 'Sentil' Kebijakan Kementan dan Bapanas

Stok Beras Bulog Menguning, Komisi IV DPR 'Sentil' Kebijakan Kementan dan Bapanas

News | Sabtu, 20 September 2025 | 17:50 WIB

Pupuk Indonesia Sediakan 11.384 Ton Pupuk Subsidi di Sultra, Sambut Musim Tanam

Pupuk Indonesia Sediakan 11.384 Ton Pupuk Subsidi di Sultra, Sambut Musim Tanam

News | Jum'at, 19 September 2025 | 18:15 WIB

Ancaman Serius dari DPR, Distributor Pupuk Subsidi Bermasalah Siap-siap Dicabut Izin!

Ancaman Serius dari DPR, Distributor Pupuk Subsidi Bermasalah Siap-siap Dicabut Izin!

News | Kamis, 18 September 2025 | 18:19 WIB

Produsen Beras Curang Oplos Mutu dan Volume? Kapolri: Kami Usut Tuntas!

Produsen Beras Curang Oplos Mutu dan Volume? Kapolri: Kami Usut Tuntas!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:31 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

×