Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Saham GIAA Naik Lebih dari 100 Persen Usai Disuntik Dana Jumbo Danantara!

M Nurhadi

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:53 WIB
Saham GIAA Naik Lebih dari 100 Persen Usai Disuntik Dana Jumbo Danantara!
Pesawat Garuda Indonesia dengan Livery Khusus Pikachu dan Aksen Batik (Dok GIAA).
baca 10 detik
  • Harga saham Garuda Indonesia (GIAA) melonjak 9,52% hari ini, menjadi level tertinggi tahunan.
  • Kenaikan dramatis ini dipicu rencana private placement jumbo oleh Danantara Asset Management senilai total US$1,84 miliar (Rp30,31 triliun) untuk memperbaiki ekuitas negatif dan likuiditas perseroan.
  • Aksi ini berpotensi mendilusi kepemilikan publik hingga 81,7%.

Suara.com - Harga saham PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mencatatkan kinerja luar biasa pada perdagangan sesi pertama Jumat (10/10/2025), melompat 9,52% ke level Rp115 per lembar.

Kenaikan ini membawa harga GIAA mencapai titik tertinggi sepanjang tahun 2025. Bahkan, dalam periode year to date (sejak awal 2025), harga saham maskapai penerbangan nasional ini telah meroket dua kali lipat, atau sebesar 109,09%.

Lonjakan harga saham yang dramatis ini didorong oleh pengumuman rencana perseroan untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau yang dikenal sebagai private placement.

Suntikan Dana Jumbo Rp30,3 Triliun dari Danantara

Aksi private placement ini akan dipimpin oleh PT Danantara Asset Management (DAM), yang saat ini telah menjadi pemegang saham terbesar di GIAA (64,54%).

Total dana segar yang akan disuntikkan mencapai US$1,84 miliar, atau setara dengan Rp30,31 triliun (menggunakan kurs Rp16.421 per Dolar AS).

Penambahan modal ini akan dilakukan melalui dua skema utama:

  1. Setoran Modal Tunai: Danantara akan menyetor modal tunai sebesar maksimal US$1,44 miliar (sekitar Rp23,66 triliun).
  2. Konversi Pinjaman: Konversi pinjaman pemegang saham (shareholder loan/SHL) menjadi saham baru senilai US$405 juta (sekitar Rp6,65 triliun).

Untuk merealisasikan rencana ini, GIAA diperkirakan akan menerbitkan sekitar 407,89 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp75 per saham.

Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 12 November 2025. 

baca juga

Manajemen GIAA menjelaskan bahwa tujuan utama dari private placement ini adalah untuk memperbaiki kondisi keuangan perseroan yang sedang tertekan. Hingga akhir Juni 2025, GIAA masih mencatat:

  • Ekuitas Negatif: Liabilitas GIAA mencapai US8,01miliar,melebihiasetUS6,51 miliar. Hal ini menyebabkan ekuitas perseroan negatif sebesar US$1,49 miliar.
  • Rugi Bersih Membengkak: Perseroan juga mencatat kerugian bersih yang diatribusikan kepada pemilik induk sebesar US$143,7 juta pada Semester I 2025, membengkak 41,36% secara tahunan.

Tiga tujuan utama private placement ini adalah: memperbaiki nilai ekuitas, memperkuat likuiditas dan struktur permodalan, serta membantu keberlangsungan usaha perseroan di masa depan. 

Meskipun injeksi modal ini vital bagi perbaikan keuangan GIAA, private placement ini membawa risiko signifikan bagi investor publik. Seluruh saham baru akan diserap oleh Danantara Asset Management selaku investor sekaligus kreditur perseroan.

Tanpa adanya hak memesan efek, aksi ini diperkirakan akan menyebabkan delusi kepemilikan saham publik secara signifikan.

Porsi kepemilikan masyarakat yang saat ini mencapai sekitar 27,46% diperkirakan akan turun drastis menjadi hanya sekitar 5,03% dari total saham yang beredar, atau mengalami dilusi hingga 81,7%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Akan Jadi Penyuntik Dana Besar di Pasar Modal RI

Danantara Akan Jadi Penyuntik Dana Besar di Pasar Modal RI

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 15:41 WIB

Belajar dari Whoosh, Danantara Mau Bangun Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Jika Rencananya Matang

Belajar dari Whoosh, Danantara Mau Bangun Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Jika Rencananya Matang

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 08:36 WIB

Prabowo Tunjuk Dony Oskaria Jadi Kepala BP BUMN

Prabowo Tunjuk Dony Oskaria Jadi Kepala BP BUMN

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:25 WIB

Terkini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB