Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bahlil Bertemu Purbaya, Tagih Pembayaran Kompensasi Listrik dan BBM

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 15:58 WIB
Bahlil Bertemu Purbaya, Tagih Pembayaran Kompensasi Listrik dan BBM
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan usai bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria di Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria di Jakarta.
  • Mereka membahas percepatan pembayaran kompensasi BBM dan listrik yang menjadi hak perusahaan-perusahaan BUMN terkait.
  • Bahlil menyebut pembayaran kompensasi BBM dan listrik untuk BUMN pada 2024 sudah diselesaikan.

     

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkap isi pertemuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria yang berlangsung di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta pada Jumat (10/10/2025).

Bahlil menyebut dalam pertemuan itu mereka membahas percepatan pembayaran kompensasi BBM dan listrik yang menjadi hak perusahaan-perusahaan BUMN terkait.

"Pertemuan dengan Menteri Keuangan dan BUMN. Itu kami bahas tentang percepatan pembayaran kompensasi dari listrik dan BBM," Bahlil ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (10/10/2025).

Bahlil menyebut untuk pembayaran kompensasi pada 2024 sudah diselesaikan.

"Terus tadi untuk Kuartal I dan Kuartal II 2025 pun sudah diketok. Jadi kami melakukan percepatan agar Menteri Keuangan bisa membayar BUMN kita yang terkait kompensasi BBM dan listrik. Dan tadi sudah clear," kata Bahlil menjelaskan.

Sebelumnya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada 30 September lalu, Purbaya dicecar soal kompensasi sejumlah BUMN yang belum dibayarkan. Beberapa BUMN itu di antaranya Pertamina dan PLN.

DPR menegaskan bahwa keterlambatan pembayaran kompensasi itu berdampak terhadap operasional keuangan sejumlah BUMN. Mendengar hal tersebut, Purbaya mengaku pihaknya sudah menyelesaikan pembayaran.

"Nanti, bulan Oktober 2025, yang triwulan pertama dan kedua, akan kami bayarkan penuh," kata Purbaya ketika itu.

Sejumlah anggota Komisi XI DPR saat itu mengingatkan Purbaya, agar jangan percaya begitu saja dengan laporan anak buahnya. Menyikapi hal tersebut, Purbaya memastikan dirinya akan memeriksa kembali daftar BUMN yang belum dibayarkan kompensasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Ultimatum Bank Penerima Dana SAL Pemerintah Turunkan Bunga Kredit

OJK Ultimatum Bank Penerima Dana SAL Pemerintah Turunkan Bunga Kredit

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 13:29 WIB

Menkeu Purbaya Ogah Tarik Pajak E-commerce Tahun Depan, Tapi Ada Syaratnya

Menkeu Purbaya Ogah Tarik Pajak E-commerce Tahun Depan, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 12:28 WIB

Sumur Minyak Rakyat Disahkan: Peluang Emas atau Ancaman Bagi Industri?

Sumur Minyak Rakyat Disahkan: Peluang Emas atau Ancaman Bagi Industri?

Video | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Bahlil: Biodiesel Bikin Devisa Negara Hemat 40,71 miliar Dolar AS

Bahlil: Biodiesel Bikin Devisa Negara Hemat 40,71 miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 20:48 WIB

Bahlil: Impor Minyak 1 Juta Barel per Hari Bikin Devisa Negara 'Bocor' Rp 776 Triliun per Tahun

Bahlil: Impor Minyak 1 Juta Barel per Hari Bikin Devisa Negara 'Bocor' Rp 776 Triliun per Tahun

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 20:41 WIB

Terkini

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB