Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Profil PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP): Emiten Resmi Dicaplok ASII

M Nurhadi

Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:08 WIB
Profil PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP): Emiten Resmi Dicaplok ASII
PT Mega Manunggal Property Tbk.
baca 10 detik
  • Astra International (ASII) mengakuisisi penuh PT Mega Manunggal Property (MMLP) senilai Rp3,34 triliun melalui anak usahanya, PT Saka Industrial Arjaya.

  • Akuisisi tersebut diikuti dengan perombakan total jajaran manajemen, di mana figur-figur kunci Grup Astra (terutama dari Astra Property) kini memimpin MMLP.

  • Langkah ini adalah strategi Astra untuk memperkuat portofolio bisnis mereka di sektor properti industri dan logistik yang berkembang pesat.

Suara.com - PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP), perusahaan yang dikenal sebagai penyedia solusi properti industri, kini resmi berada di bawah kendali penuh PT Astra International Tbk. (ASII).

Akuisisi monumental ini dilakukan melalui anak usaha Astra, PT Saka Industrial Arjaya, yang secara efektif menggeser pemegang manfaat terakhir MMLP dari Winato Kartono ke Astra.

Transaksi pembelian saham ini, yang berlangsung pada 30 September 2025, melibatkan transfer kepemilikan sebanyak 5.764.371.329 saham MMLP.

Dengan harga akuisisi sebesar Rp580 per saham, total nilai transaksi ini mencapai angka fantastis Rp3,34 triliun.

Dalam laporan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Senin (6/10/2025) lalu, Direksi Saka Industrial Arjaya menegaskan bahwa tujuan utama dari transaksi ini adalah investasi dan mereka akan mempertahankan pengendalian atas MMLP.

Saka Industrial Arjaya mengakuisisi saham dari sepuluh pemegang saham lama MMLP, termasuk entitas investasi seperti PT Suwarna Arta Mandiri, Bridge Leed Limited, dan Provident Warehouse Pte. Ltd..

Astra International (ASII)
Astra International (ASII)

Profil PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP)

MMLP atau yang juga dikenal sebagai MMP, didirikan pada tahun 2010. Fokus utama perusahaan adalah pada sektor properti industri, khususnya dalam menyediakan gudang logistik dan gedung perkantoran.

Hingga kini, MMLP mengelola 13 aset di sembilan lokasi strategis dengan total luas sewa mencapai 368.000 m2.

baca juga

Aset-aset penting MMLP tersebar di lokasi vital logistik, seperti Kawasan Bandara Halim (Jakarta Timur), Gudang Jababeka, Unilever West Distribution Center, Lazada Cimanggis Depok, dan Gudang Manyar Surabaya.

Pasca-akuisisi, identitas korporasi MMLP mengalami pergeseran signifikan, terutama di jajaran manajemen.

Perombakan Total Jajaran Manajemen yang Kental Nuansa Astra

Bersamaan dengan rampungnya akuisisi, MMLP menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (6/10) untuk merombak seluruh Dewan Komisaris dan Direksi. Rombakan ini menempatkan sosok-sosok kunci dari Grup Astra sebagai pimpinan baru Perseroan.

Berikut adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi MMLP yang baru:

  • Komisaris Utama Wibowo Muljono (Presiden Direktur Astra Property)
  • Komisaris Frans Surjadi (Direktur Astra Property)
  • Komisaris Independen Prof. Dr. Budi Frensidy
  • Direktur Utama Ashwin Bhat (Presiden Direktur Saka Industrial Arjaya (SIA))
  • Direktur Susan Samantha (Direktur Saka Industrial Arjaya (SIA))
  • Direktur Lia Prilianty Singgih (Finance Head PT Asuransi Astra Buana (menurut LinkedIn))

Penunjukan ini secara jelas menunjukkan komitmen Astra untuk mengintegrasikan MMLP ke dalam ekosistem bisnis mereka, khususnya melalui holding properti mereka, Astra Property, dan anak perusahaan yang mengakuisisi, Saka Industrial Arjaya.

Di tengah dinamika kepemilikan ini, saham MMLP ditutup melemah tipis 1,77% ke level Rp555 per lembar pada penutupan perdagangan Selasa (7/10).

Namun, harga saham Perseroan secara keseluruhan masih mencatatkan kenaikan impresif 12,35% sejak awal tahun.

Akuisisi ini dipandang sebagai langkah strategis Astra untuk memperkuat portofolio mereka di sektor logistik dan properti industri yang terus berkembang pesat di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astra Kuasai 56 Persen Pasar Otomotif Nasional, Catatkan Penjualan 482.964 Unit pada 2024

Astra Kuasai 56 Persen Pasar Otomotif Nasional, Catatkan Penjualan 482.964 Unit pada 2024

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 13:39 WIB

China Gempur Otomotif RI, Penjualan Mobil Astra Anjlok di Bulan April 2024

China Gempur Otomotif RI, Penjualan Mobil Astra Anjlok di Bulan April 2024

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2024 | 18:03 WIB

Skandal Kecurangan Daihatsu, ASII Sebut Hanya Kempit 31,87% Saham ADM

Skandal Kecurangan Daihatsu, ASII Sebut Hanya Kempit 31,87% Saham ADM

Bisnis | Jum'at, 05 Januari 2024 | 08:51 WIB

Terkini

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!

Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:37 WIB

Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih

Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:30 WIB

Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun

Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:27 WIB

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:26 WIB

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:23 WIB

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:16 WIB

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:07 WIB

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB

Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal

Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:13 WIB

×