Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

11 Gebrakan Menkeu Purbaya, Terbaru Ogah Bayar Utang Whoosh Pakai APBN

Husna Rahmayunita

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:48 WIB
11 Gebrakan Menkeu Purbaya, Terbaru Ogah Bayar Utang Whoosh Pakai APBN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara/Rivan Awal Lingga]

4. Wanti-Wanti Pemerasan ke Wajib Pajak

Dalam beberapa kesempatan, Purbaya menegaskan bahwa ia tidak akan mentoleransi praktik pemerasan atau pungutan liar terhadap wajib pajak. Ia bahkan mengingatkan langsung pejabat DJP agar berhenti memanfaatkan posisi untuk mencari keuntungan pribadi.

Ia menyebut sudah ada beberapa pegawai pajak yang diberhentikan akibat pelanggaran etik. Purbaya berharap, peringatan ini menjadi sinyal tegas bahwa reformasi birokrasi di DJP bukan sekadar jargon, tetapi benar-benar diterapkan secara nyata.

5. Tidak Naikkan Cukai Rokok 2026

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Purbaya memastikan tarif cukai rokok tidak akan naik pada 2026. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah inflasi akibat kenaikan cukai.

Selain itu, ia menilai industri hasil tembakau masih menjadi sumber pendapatan daerah penting, terutama di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dengan menahan kenaikan tarif, ia berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sambil tetap memastikan penerimaan negara stabil.

6. Benahi Coretax dengan Ahli Internasional

Sistem Coretax Administration System yang digunakan DJP akan dibenahi total. Purbaya mengundang tim ahli teknologi informasi internasional untuk memastikan sistem tersebut bekerja tanpa gangguan dan lebih efisien.

Ia menilai pembenahan digitalisasi pajak sangat penting untuk menutup celah korupsi serta meningkatkan akurasi data wajib pajak. Dengan sistem yang lebih modern, DJP diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pajak secara signifikan.

baca juga

7. Tarik Dana MBG yang Tak Terserap

Purbaya juga menegaskan akan menarik kembali dana MBG (Modal Bergulir Pemerintah) yang tidak terserap maksimal oleh lembaga atau bank penyalur. Ia tidak ingin ada dana publik yang mengendap tanpa memberi dampak ekonomi.

Dana yang ditarik akan dialihkan ke sektor atau lembaga lain yang lebih siap menyalurkannya. Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan APBN benar-benar produktif dan efisien.

8. Desak Pembangunan Kilang Minyak

Purbaya mendorong percepatan pembangunan kilang minyak domestik untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM. Menurutnya, ketergantungan energi terhadap luar negeri membuat APBN mudah terguncang oleh fluktuasi harga minyak dunia.

Ia juga mendorong BUMN energi untuk mempercepat investasi di hilirisasi migas agar Indonesia bisa mencapai ketahanan energi jangka panjang.

9. Ambil Alih Pajak dan Bea Cukai

Salah satu langkah paling berani Purbaya adalah mengambil alih langsung koordinasi antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Bea Cukai. Ia ingin kedua lembaga tersebut bekerja lebih sinkron dan bebas tumpang tindih.

Langkah ini juga diambil untuk mempercepat reformasi birokrasi di sektor penerimaan negara. Dengan sistem terpadu, pengawasan terhadap arus barang dan perpajakan diharapkan lebih transparan dan efisien.

10. Lanjut Pemotongan TKD

Purbaya melanjutkan kebijakan pemotongan Tambahan Kinerja Daerah (TKD) bagi aparatur sipil negara yang kinerjanya dinilai belum optimal. Ia menilai sistem insentif harus benar-benar berbasis produktivitas, bukan pemerataan.

Meski menuai kritik, kebijakan ini dimaksudkan agar anggaran kinerja tidak menjadi beban berlebih bagi APBN, serta mendorong ASN lebih disiplin dalam melaksanakan program kerja.

11. Dukungan ke Pasar Modal

Terakhir, Purbaya menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan pasar modal nasional. Ia menilai pasar modal adalah instrumen penting untuk memperluas pembiayaan pembangunan tanpa menambah beban utang negara.

Melalui kerja sama dengan OJK dan BEI, ia berupaya memperkuat regulasi sekaligus mendorong partisipasi investor domestik agar ekonomi nasional lebih mandiri dan tangguh.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Tunggu Pimpinan BTN Menghadap, Penyaluran Dana Paling Minim di Antara Bank Himbara

Menkeu Purbaya Tunggu Pimpinan BTN Menghadap, Penyaluran Dana Paling Minim di Antara Bank Himbara

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:10 WIB

Bahlil Bertemu Purbaya, Tagih Pembayaran Kompensasi Listrik dan BBM

Bahlil Bertemu Purbaya, Tagih Pembayaran Kompensasi Listrik dan BBM

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 15:58 WIB

OJK Ultimatum Bank Penerima Dana SAL Pemerintah Turunkan Bunga Kredit

OJK Ultimatum Bank Penerima Dana SAL Pemerintah Turunkan Bunga Kredit

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 13:29 WIB

Terkini

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:04 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:02 WIB

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:57 WIB

×