Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Investor Panik Lakukan Ambil Untung Dorong IHSG Ambruk Hari Ini, Kembali ke Level 7.900

Achmad Fauzi

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 17:29 WIB
Investor Panik Lakukan Ambil Untung Dorong IHSG Ambruk Hari Ini, Kembali ke Level 7.900
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG anjlok tajam 2,57% ke 7.915, tertekan sentimen global.

  • Pelemahan dipicu kekhawatiran risiko kredit di sektor perbankan AS.

  • Sektor energi, teknologi, dan material dasar menjadi penekan terbesar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Jumat, 17 Oktober 2025.

Tekanan jual masif membawa IHSG turun 209,10 poin atau 2,57 persen ke level 7.915. Pelemahan ini, seiring sentimen negatif dari bursa global yang tertekan oleh meningkatnya risiko kredit di sektor perbankan Amerika Serikat (AS).

Mengutip data BEI, total nilai transaksi mencapai Rp28,53 triliun dengan volume perdagangan sekitar 39,50 miliar saham.

Sebanyak 617 saham turun, hanya 135 saham yang menguat, sementara sisanya stagnan. Kapitalisasi pasar juga tergerus menjadi Rp 14.746 triliun.

Ilustrasi penurunan grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi penurunan grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Philip Sekuritas Indonesi menyebut, pelemahan IHSG tak lepas dari aksi jual di bursa Asia yang kompak terkoreksi pada perdagangan sore ini, mengikuti kejatuhan indeks saham utama di Wall Street semalam.

"Kekhawatiran meningkatnya risiko kredit di sektor perbankan AS menjadi pemicu utama," tulis Philip Sekuritas dalam riset hariannya.

Dua kebangkrutan di industri otomotif AS First Brands, produsen suku cadang mobil, dan Tricolor Holdings, dealer mobil telah menimbulkan kepanikan baru di kalangan investor.

Kedua perusahaan itu dinyatakan bangkrut pada September dan memiliki keterkaitan dengan sejumlah bank besar seperti Jefferies, UBS, dan JPMorgan.

Kebangkrutan tersebut memunculkan kekhawatiran soal longgarnya praktik pemberian pinjaman di pasar kredit swasta (private credit market) yang dinilai kurang transparan. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa potensi krisis kredit baru bisa saja sedang berkembang.

Tekanan bertambah ketika dua bank daerah AS, Zions Bancorp dan Western Alliance, melaporkan masalah kredit macet dengan dugaan penipuan oleh pihak debitur. Zions mengungkap kerugian sebesar US$50 juta dari dua pinjaman komersial di California, sementara Western Alliance telah menggugat Cantor Group V, LLC atas dugaan fraud.

Selain faktor AS, pasar juga menahan diri menjelang rilis sederet data ekonomi penting dari Tiongkok pada awal pekan depan, seperti PDB, produksi industri, penjualan ritel, investasi aset tetap, harga rumah, dan tingkat pengangguran.

Pelaku pasar juga menanti Fourth Plenum pertemuan penting Partai Komunis China minggu depan yang diharapkan memberikan arah baru bagi kebijakan ekonomi negara tersebut.

Dari sisi sektoral, tiga sektor utama menjadi penekan terbesar IHSG hari ini, yakni energi (turun 35,37 poin), teknologi (turun 20,64 poin), dan basic material (turun 16,75 poin).

Meski mayoritas saham tertekan, beberapa emiten masih berhasil mencatatkan penguatan signifikan. UNTR naik 3,75 persen ke Rp 26.950, RISE melesat 9,91 persen ke Rp 6.100, dan KONI menanjak 18,75 pesen ke Rp 2.470.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham GZCO Naik 306 Persen, Efek Spekulasi Akuisisi Happy Hapsoro?

Saham GZCO Naik 306 Persen, Efek Spekulasi Akuisisi Happy Hapsoro?

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:21 WIB

Dibuka Menguat, Tapi IHSG Langsung Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, Tapi IHSG Langsung Merosot ke Zona Merah

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:23 WIB

IHSG Hari Ini Terdongkrak Proyeksi IMF Soal Pertumbuhan Ekonomi Global

IHSG Hari Ini Terdongkrak Proyeksi IMF Soal Pertumbuhan Ekonomi Global

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:09 WIB

Terkini

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB