Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

RI Targetkan Bisa Kelola Rp180 T Wakaf, Tapi Banyak Tantangan

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 20 Oktober 2025 | 19:50 WIB
RI Targetkan Bisa Kelola Rp180 T Wakaf, Tapi Banyak Tantangan
Ilustrasi Wakaf. (Dok: Dompet Dhuafa)
baca 10 detik
  • RI terus mengoptimalkan potensi dana wakaf sebesar Rp180 triliun.
  • Meski demikian masih banyak tantangan yang menghadang dalam mengejar target tersebut.
  • Tiga tantangan utama wakaf adalah regulasi, literasi, dan nazhir

Suara.com - Badan Wakaf Indonesia (BWI) terus tancap gas mengoptimalkan potensi wakaf nasional yang diperkirakan mencapai Rp180 triliun. Melalui program Waqf Goes to Campus (WGTC), BWI menggandeng kampus dan pesantren sebagai mitra strategis untuk menggerakkan wakaf produktif sebagai pilar utama ketahanan ekonomi nasional.

Berbicara di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Wakil Ketua BWI, Tatang Astaruddin, menegaskan bahwa kampus adalah lembaga wakaf sejati karena didirikan untuk kepentingan umum dan waktu yang tidak terbatas.

"Hari ini kami punya peta jalan wakaf, visi kami wakaf adalah pilar pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional," kata Tatang di acara WGTC XV, Senin (20/10/2025).

Tatang menyoroti tiga tantangan besar yang harus diatasi. Pertama, regulasi wakaf yang dianggap sudah usang dan memerlukan kajian mendalam, di mana kampus diharapkan menjadi ujung tombak kajian ini.

Kedua, literasi masyarakat yang masih sempit, hanya memahami wakaf sebatas tempat ibadah. Padahal, wakaf kini inklusif, mencakup pengembangan pendidikan, kelestarian lingkungan, hingga agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

Terakhir, adalah kompetensi nazhir (pengelola wakaf) yang dinilai belum maksimal, meskipun sudah ada ratusan ribu nazhir wakaf tanah dan wakaf uang.

Kota Malang, yang dijuluki Kota Pendidikan dengan hampir 800.000 mahasiswa, dinilai memiliki potensi wakaf yang sangat besar. Walikota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut wakaf sebagai instrumen strategis untuk menciptakan dana abadi yang mendukung beasiswa, penelitian, dan kemandirian finansial kampus.

Sementara itu, Rektor UB, Prof Widodo, mengakui bahwa mengumpulkan wakaf produktif untuk dana abadi kampus jauh lebih sulit daripada mengumpulkan dana wakaf untuk pembangunan masjid.

"Padahal berwakaf untuk pendidikan tinggi juga merupakan amal jariyah yang tidak kalah mulianya," ujar Widodo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mega Syariah Bidik Target Penjualan Wakaf Investasi Senilai Rp 15 Miliar

Bank Mega Syariah Bidik Target Penjualan Wakaf Investasi Senilai Rp 15 Miliar

Bisnis | Minggu, 05 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Mahasiswa UNY Ciptakan Aplikasi G-Waqf, Inovasi Wakaf Hijau untuk Solusi Ekologis Islam

Mahasiswa UNY Ciptakan Aplikasi G-Waqf, Inovasi Wakaf Hijau untuk Solusi Ekologis Islam

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 09:55 WIB

Dari Gamifikasi Hingga Live Streaming: Intip Tren Filantropi Digital yang Digandrungi Gen Z

Dari Gamifikasi Hingga Live Streaming: Intip Tren Filantropi Digital yang Digandrungi Gen Z

Lifestyle | Minggu, 28 September 2025 | 09:56 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:17 WIB

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:15 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:57 WIB

×