Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:00 WIB
TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika
Nuri dan Tonny, owner PT Indo Tropical Group yang mengekspor rempah dalam bentuk permen jahe, serbuk-serbuk, sampai bentuk segar (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - Jahe adalah salah satu tanaman rimpang atau rhizoma yang memiliki banyak manfaat. Di Indonesia dimanfaatkan sebagai obat dan rempah atau bumbu dapur. PT Indo Tropikal Group mengolahnya menjadi permen jahe untuk komoditi ekspor. Dikemas dengan merek "Reed’s", atau sesuai permintaan pemesan.

Perusahaan keluarga yang dimotori Awwalin, Nuri, dan Tonny ini berlokasi di Karanganyar, Solo Raya.

“Pembuatan permen ini mengandalkan tenaga lokal termasuk kaum perempuan berjumlah 29 orang, juga ada satu pegawai freelance difabel yang menangani desain seperti kemasan. Apabila ada desain permintaan dari buyer, ia yang menangani. Selain itu ada puluhan tenaga kerja lelaki,” papar Nuri, salah satu owner PT Indo Tropikal Group.

“Selain permen jahe, kami juga ekspor turunannya, yaitu jahe, kunyit kuning, kunyit putih (temu putih), serta temulawak dalam bentuk serbuk maupun irisan-irisan segar, tergantung permintaan,” lanjutnya.

Usaha permen jahe rasa orisinal, juga varian paduan rasa nanas serta mangga ini dimulai pada 2017. Kemudian pada 2023, PT Indo Tropikal Group bergabung menjadi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) binaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

“LPEI sangat membantu, terutama untuk UMKM-UMKM seperti kami. Salah satu bentuk dukungannya adalah menerjunkan kami dalam pameran-pameran internasional seperti Trade Expo International (TEI) 2025 di ICE BSD City, Banten ini. Sehingga bisa membuka cakrawala kami dan menambah pasar untuk melaju ke arah global,” kata Nuri.

art nr 02 and 03 (Suara.com/CNR ukirsari)
Suasana booth LPEI dan Eximbank Indonesia di TEI 2025, ICE BSD City, Tangerang (Suara.com/CNR ukirsari)

Ekspor perdana permen jahe PT Indo Tropikal Group memiliki tujuan ke Los Angeles dan Miami, Amerika Serikat. Dalam setahun, pengiriman mencapai delapan kontainer ukuran tinggi. Setahun berikutnya, pembeli bertambah, yaitu dari Kanada, serta Denmark, dan seluruhnya bertahan sampai kini.

“LPEI selalu mengundang kami, acaranya antara lain menghadirkan narasumber dari Bea Cukai, sehingga kami selalu memperoleh informasi terbaru terkait komoditi yang dikirim ke luar negeri. Juga ada pengenalan dan pembekalan, serta diberi fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE),” jelas Nuri.

Hadir di gerai LPEI dalam TEI 2025, Nuri menyatakan bahwa pameran kali ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu.

baca juga

“Buyer lebih banyak, yaitu dari Amerika Serikat, Kanada, India, dan Pakistan. Pembeli dari dua negara Asia adalah distributor besar dan berminat untuk produk bumbu atau rempah, atau dalam bentuk serbuk,” jelasnya.

Penandatanganan kesepakatan ekspor juga dilakukan PT Indo Tropikal Group bersama buyer lewat TEI 2025. Nilai kontainer atau kemasan pengiriman mencapai sekira 35.000 USD untuk satu kontainer 40 high cube value di mana nilai rata-rata biasanya berada di kisaran 20.000-140.000 USD.

art nr 02 and 03 (Suara.com/CNR ukirsari)
PT Indo Tropikal Group dari Karanganyar saat tampil di TEI 2025 bersama LPEI (Suara.com/CNR ukirsari)

“Lewat TEI 2025 ini, kami sudah menandatangani penjualan ke Amerika Serikat, dengan distributor Kanada, yang memiliki perusahaan di Amerika Serikat. Mereka siap mengadakan kunjungan pabrik ke Karanganyar, dan setelahnya mungkin menandatangani kontrak untuk Kanada—setelah MoU untuk Amerika Serikat. Selain itu, juga ada business matching dengan Libya, juga Turki,” kata Nuri.

Perdana dikenal lewat ajang TEI, ia menyatakan bahwa produk permen jahe “Reed’s” semakin dikenal di mancanegara serta mendatangkan pembeli potensial. Termasuk peminat dari Korea di mana mereka ikut pameran di negara itu pada Juli 2025 dan Oktober langsung mengantongi kontrak.

Meskipun demikian, perjalanan si permen jahe menguak pasar internasional tidaklah mudah. Contohnya dalam menangani para pembeli baru.

“Kami gunakan sistem pertama beli putus, karena pembeli mesti menjalani semacam trial order dan trial market. Ini berbeda dengan buyer langganan kami, yang sudah tahu karakteristik produk dan pasar,” jelas Nuri.

Kemudian, tantangan lainnya adalah sertifikasi. Saat ini, PT Indo Tropikal Group telah mengantongi tujuh sertifikat. Yaitu FDA, CCP, ISO 22000, kosher, non GMO, non gluten, serta BPOM.

“Hanya kurang FFSJ, atau sertifikasi tertinggi untuk makanan. Yang satu ini audit agak rumit dan biaya paling mahal. Kami menunda dulu, sampai betul-betul ada buyer yang mensyaratkan ini,” tukas Nuri.

Ia pun lantas mencontohkan bahwa produknya adalah natural atau alami.

art nr 03 (Suara.com/CNR ukirsari)
Permen jahe buatan Indonesia ini sukses menembus pasar Amerika Serikat, Kanada, Denmark, dan sederet negara di berbagai benua (Suara.com/CNR ukirsari)

“Sebenarnya, permintaan terbanyak adalah produk organik. Pada 2018, karena permintaan jahe segar, kami sudah memiliki sertifikasi organik dari Control Union untuk satu tahun. Kurun 2018-2019 ekspor kami sampai 200 kontainer. Namun karena pesanan begitu banyak, kami sampai kewalahan untuk mengatur pesanan kepada petani-petani karena sertifikasi agak susah, biaya mahal, dan audit per tahun. Akhirnya saat itu ekspor belum mencapai kuota. Jadi yang kami ekspor termasuk jahe natural,” kisah Nuri.

Mengantongi sederet kisah sukses, pelaku ekspor permen jahe serta turunannya berupa serbuk sampai bentuk potongan segar berbagai tanaman rimpang ini berusaha memberikan kualitas produk serta layanan terbaik. Termasuk di antaranya manajemen waktu.

“Meskipun bukan kita sendiri yang membayar, pemberangkatan produk dalam kontainer baik lewat laut maupun udara sangat tergantung kondisi peak season atau low season. Saat tinggi-tingginya pengiriman, bisa terjadi rebutan kapal dan ongkos semakin naik. Kondisi ini berpotensi memberatkan para pembeli. Sehingga kita selalu mendorong para pegawai agar bekerja tepat waktu. Karena semakin molor semakin naik biaya pengirimannya. Kita harus lebih antisipasi,” tutup Nuri yang mengantongi falsafah, “Tekun berdoa dan berusaha, lalui perjalanan yang mesti ditempuh.” ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional

Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:56 WIB

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:08 WIB

PNM & Menteri PKP Berikan Pembiayaan Terjangkau untuk Renovasi Rumah Usaha Nasabah Mekaar di Malang

PNM & Menteri PKP Berikan Pembiayaan Terjangkau untuk Renovasi Rumah Usaha Nasabah Mekaar di Malang

Bisnis | Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:49 WIB

BRI Dukung UMKM dan Program 3 Juta Rumah Lewat KPP serta KPR FLPP

BRI Dukung UMKM dan Program 3 Juta Rumah Lewat KPP serta KPR FLPP

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:56 WIB

Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah

Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:39 WIB

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Kasihan Anak-anak! Pembangunan Gedung SDN Cipete Utara Molor Setahun: Jam Belajar Dipangkas

Kasihan Anak-anak! Pembangunan Gedung SDN Cipete Utara Molor Setahun: Jam Belajar Dipangkas

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:30 WIB

Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini

Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:29 WIB

Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar! Belanja dan Pesona Budaya di Bandar Lampung Expo 2026

Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar! Belanja dan Pesona Budaya di Bandar Lampung Expo 2026

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:24 WIB

Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!

Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:12 WIB

Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?

Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:05 WIB

Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:05 WIB

KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi

KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:48 WIB

Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?

Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:39 WIB

Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:38 WIB

Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama

Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:35 WIB

×